pria idaman

pria idaman
PI40


__ADS_3

"Ujian telah selesai begitupun dengan hubungan aku dengan Rendy apa akan selesai juga "batinku


"Ada apa kenapa kamu melamun " tanya Dea


"Aku sebenarnya ada yang pengen aku ceritain sama kalian " ujarku


" Mau cerita apa " tanya Dara


" Gak jadi " ucapku tidak jadi menceritakan pada mereka karena mungkin mereka akan terbebani dengan ini


"Syifa kita ini sahabat kamu kami siap mendengar apa yang kamu ingin katakan jadi katakanlah kita akan mendengarnya " jawab Fera jarang jarang dia berbicara bijak seperti itu


"Sebenarnya ....." mengantungkan kalimatku


" Syifa " ujar Dea


"Sebenarnya aku mau cerita sama kalian kalau " suara telfonku menghentikanku untuk melanjutkan ucapanku


"Siapa " tanya Fera


" Rendy " jawabku


"Kenapa gak diangkat " tanya Fera lagi


" Gak lagi males " jawbku mematikan hpku


" Kalian lagi marahan ya " tanya Dea


"Sebenarnya itu yang mau aku ceritain sama kalian kemarin saat aku ke cafe aku melihat Rendy dengan perempuan lain dan sikap Rendy juga akhir akhir ini berubah aku curiga kalau dia punya selingkuhan kemaren pas aku lihat dia sama wanita itu aku ingin menghampirinya tapi saat itu aku bersama dengan Vino jadi aku tidak jadi menghampiri mereka " titahku mulai meneteskan air mata


"Awas aja kamu tenang aja Syifa aku janji akan menamparnya saat aku bertemu dengannya " ujar Dea


"Iya kamu tenang aja dia akan mendapat tamparan dari kita kita " sambung Dara


"Tapi kenapa kamu bisa sama Vino " tanya Fera mengintrogasi


"Kalian jangan salah paham dulu tadinya aku nunggu angkutan umum tapi tidak kunjung datang niatnya mau pesan taksi online tapi keduluan Vino jadi aku ikut dia " jawabku menjelaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman


"Kenapa kamu nunggu angkutan umum bukannya kamu balik bareng Rendy seperti biasanya " tanya Dara


" Kan aku udah bilang kalau Rendy akhir akhir ini tidak peduli lagi denganku bahkan saat aku minta penjelasan darinya dia tidak menjawab apa apa dia menyuruhku agar tetap fokus ujian dan tidak memikirkannya " jawabku sedih


" Kenapa kamu gak bilang ke kita kan kita bisa anterin kamu pulang kalau kayak gitu " ujar Fera


"Aku gak mau menyusahkan kalian " jawabku dengan jujur


"Syifa kita ini sahabat sudah sewajarnya kita selalu bantuin teman yang lagi kesusahan " ujar Dara


"Udah dari pada ngomongin hal yang buat mewek gimana kita bahas soal rencana kita aja " usul Dara

__ADS_1


"Sampai lupa gimana dengan besok malam aku udah atur semuanya dan mereka juga sudah menyiapkan semuanya " Dea


"Mereka ada siapa aja " tanyaku


"Ya teman temanku yang lain kan gak mungkin aku mengaturnya sendiri " jawab Dea tersenyum


" Bisa tapi aku minta izin sama Mama dan Papa dulu " jawbku


"Kalau masalah itu kamu tenang aja aku sudah memintanya sama orang tua kamu dan besok malam gak sore kita kerumah kamu buat dandanin kamu seperti yang sudah kita rencanakan " ujar Fera


" Kapan kalian minta izinnya kok aku gak tau " tanyaku


" Gak penting itumah yang penting sekarang kamu sudah mendapat izin dari mereka " jawab Dea


" Malam bukannya acaranya hari ya " tanyaku


"Aku memilih malam karena lebih romantis aja apalagi kalau ada banyak bintang pasti sangat indah " jawab Dea


" Ok kalian ke rumah besok kalau gak ada acara dandan segala bisa gak sih ribet banget yang dibuat acara untuk siapa kok aku yang harus dandan segala sih "bantahku


"Pokoknya gak ada penolakan besok kita ke rumah kamu dan acaranya jam delapan malam kita kerumah kamu sore " jawab Dara


" Kenapa kalian perginya sore bukannya acaranya malam ya " tanyaku


" Karena kita gak mau telat dan satu lagi sekalian mau numpang makan jarang jarang kita makan rumah kamu bahkan tidak pernah emangnya gak boleh ya " tanya Dara


" Bukannya gak boleh tapi barusan Dea bilang acaranya jam delapan dan gak bilang mau numpang makan juga kan " jawabku tersenyum


"Iya aku tau terus sekarang kita mau kemana ni " tanya Fera


" Hari ini aku belum memikirkan akan kemana siapa yang punya ide kita mau kemana hari ini " tanya Dea


" Aku juga gak tau mau kemana cafe udah biasa bioskop gak ada film yang pengen kita nonton dan pantai sudah sering " jawabku


"Kita ke taman aja yang tidak jauh dari rumahku gimana " usulku


" Gak " jawab Dea Dara dan Fera kompak


"Ada apa dengan kalian kenapa bisa jawab bareng gitu " tanyaku sedikit terkejut karena suara mereka yang seperti mau mengajak perang


"Jangan kesana " jawab Fera


"Kenapa jangan kesana di sana enak loh indah tamannya aku selalu ingin kesana tapi selalu tidak sempat " jawabku


"Kita kesana lain kali aja ya sekarang jangan " jawab Dara


" Iya benar aku setuju sama Dara kita ke tempat lain. aja ya gimana kalau kita ke rumah aku aja " usul Fera


"Ngapain. kita ke rumah kamu emang ada apa di rumah kamu " tanya Dea

__ADS_1


"Emang gak ada apa apa tapi dari pada kita gak tau kemana kita kerumah aku aja " jawab Fera


"Boleh juga udah lama aku gak kesana " jawbku


" Kalau gitu kita juga setuju tapi sebelum itu kita mampir di mini market dulu beli cemilan yang banyak " ucap Dara


" Dasar tukang makan " balas Dea


" Emang kenapa kalau aku tukang makan emang kamu gak makan nanti biasanya juga sama " jawab Dara


"Kalian sama aja tukang makan " sambung Fera


" Kamu juga " jawab Dara dan Dea bersamaan membuat Fera terkejut


" Bisa gak sih kalau ngomong sendiri aja bisa budek aku " jawab Fera kesal


"Emang di antara kalian gak ada yang benar ya semua sama " sambung Fera


" Emang kamu benar " jawab Dea


"Gak juga sih " jawab Fera cengengesan karena memang itu kanyataanya


"Kalian ini suka banget berantem gak jelas apa manfaatnya sih kalian berantem kek gitu " jawabku


"Jelas ada manfaatnya " jawab Fera


" Apa " tanya Dea


"Pertama kita lebih mengenal satu sama lain kedua hidup itu harus kek gini jangan datar terus biar ada warna " jawab Fera


"Emang di antara kita ya lo yang paling gak waras warna apaan Fera " tanya Dara


"Warna apa aja kita sesekali harus ada pertengkaran biar tambah sayang gitu " jawab Fera


"Kali ini aku setuju sama Fera " jawbku


"Syifa kamu jangan terpengaruh sama omongan tu orang " ujar Dea


" Emang kenapa masalah gitu jarang jarang Syifa di pihak gue " ucap Fera menang


" Aku setuju kalau ada sedikit pertengkaran kita akan tambah sayang satu sama lain apa yang diucapkan Fera ada benarnya juga kita harus memberi sedikit warna dalam hidup " ujarku


" Kalau kalian mau disini sampai kapan sih katanya mau ke rumah Fera kapan kita jalannya " ucap Dara


"Gara gara dia sih ngajak bicara terus " jawab Dea


" Kenapa jadi aku yang salah " tanya Fera


" Gak usah berdebat lagi kita sekarang aja jalannya ayo ke mobil masing masing " ucapku menengahi mereka

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN BINTANG LIMANYA YA GUYS YANG SUDAH MAMPIR JANGAN BOSAN


__ADS_2