
Setelah mengobrol cukup banyak di kantin akhirnya bel masuk pun berbunyi kami pun langsung bayar makanan kami masing masing dan langsung meninggalkan kantin sebelum kami terlambat masuk karna sekarang adalah jam mata pelajaran Pak Killer aku selalu bertanya kenapa pelajaran Pak Killer selalu di jam jam yang tidak tepat seperti di jam pertama dan di jam setelah istirahat bukankah itu bukan jam yg tepat untuk guru yang bawaan nya marah kalau anak muridnya telat tp itulah yg terjadi di sekolah ini guru guru killer seperti itulah yang di tempatkan di jam pertama atau setelah istirahat walaupun aku tau ini adalah untuk kebaikan kami untuk kedisiplinan kami semua tp tetep saja sangat menjengkelkan buat ku
saat kami baru saja duduk di bangku dan setelah itu guru killer pun masuk
"Untung saja coba kalau telat habis aku pasti" gumamku setiap pak killer itu masuk
Tp beda hal hal nya dengan Rendy walaupun dia telat dia malah santai masuk mungkin dia tidak tau siapa yg mengajar sekarang
"Hy kamu kenp baru masuk" ujarnya pada Rendy tengan wajah tegasnya
"Maaf pak tadi saya ke toilet sebentar jadi telat " jawab Rendi dengan sopan
"Km anak pindahan ya " tanya Pak Killer memang ini pertama kali bertemu
"Iya pak " jawab Rendi lagi
"Walaupun kamu anak baru disini tapi saya tidak suka ada anak yg masuk tidak tepat waktu di jam pelajaran saya jadi kamu bisa mengikuti pelajaran setelah pelajaran saya kamu paham kan maksud saya? karna kamu anak baru cukup berdiri saja di luar dan jangan ulangi lagi kalau km ulanggi saya akan hukum kamu lebih dari ini ngerti" jawab Pak Killer lagi
"iIya pak saya ngerti" jawab Rendi dan langsung keluar karna itulah hukuman bagi yg telat masuk pelajarnnya untung gak di suruh bersihin toilet atau berdiri di depan tiang bendera
aku sebenarnya kasian melihat rendi kena hukuman seperti itu
"Kenapa dia nurut banget ya tapi kenapa waktu itu dia seperti itu apa sebenarnya dia itu anak baik ya karna terciduk sama aku aja dia seperti itu karna dia malu " batin ku
"Ah aku knp sih" gumamku
"Km knp " tanya Dara yang dduk di belakangku
"Aku gak pa pa kok " jawabku malu karana kedengeran sama Dara
"Lo yakin lo gak pa pa " tanyanya lagi
"Gue gak pa pa kok tenang aja " jawabku sambil tersenyum lagi agar lebih meyakinkan lagi
"Oh yaudah " jawabnya lagi dan langsung memperhatikan papan tulis lagi
"Hampir aja knp sih gue sekarang selalu teringat ama tu anak sih " batinku
"Syifa " panggil seseorang
"Syifa " panggilnya lagi dengan suara keras yg membuat aku terkejut
"Ah iya " jawabku gugup
"Knp km melamun dan tidak memperhatikan pelajaran saya " jawabnya dengan tegas
"Maaf pak " jawabku dengan nada yg sama
__ADS_1
"Km knp gak biasanya km kayak gini apa ada yang km pikirkan " ujarnya yg kini sudah merubah nada suaranya
"Gak kok Pak saya gak pa pa" jawabku
"Ya udah sekarang km jangan melamun lagi ya kali ini saya maafkan km tp kalau lain kali saya akan hukum km sama seperti Rendi" kata Pak Killer dengan nada tegasnya
" Iya pak"jawabku lega karna tidak dihukum
Flashback
Sebenarnya aku agak heran sama Pak Killer ini di saat aku bersama dengannya dia itu baik berbanding balik dengan yang lain bahkan ada yg menyatakan bahwa Pak Arya guru killer itu suka sama aku tp aku gk percaya sama sekali akan hal itu karna mustahil itu yang terjadi melihat sikap nya yg seperti itu bagiku dia biasa saja walau aku akui
sebenarnya Pak Arya adalah guru yang sangat tampan dan masih muda dan banyak siswi lain juga yg menyukai Pak Arya tp ya itu ada tantangan yg agak susah meraka taklukkan yaitu bagaimana cara mengendalikan Pak Arya yg super galak dan pritektif dan satu lagi sebenarnya ada salah satu guru yang menyukai Pak Arya tp Pak Arya tidak pernah merespon hal itu entah apa yg terjadi sama Pak Arya ini aku jg heran dan kenapa hingga saat ini Pak Arya juga belum menikah padahal dia juga sudah bisa dibilang sangat mapan di saat umurnya masih bisa dibilang sudah cukup untuk menikah dan pertanyaanya apa ada wanita yg mau ketika cowoknya orang yg dingin cuek walaupun sangat tampan tp tetap saja itu akan mengurangi persentase ketampana walaupun tidak semuanya ya
Flash off
Setelah pelajaran pak revan selesai aku melihat Rendi masuk ke dalam dengan wajah yg tak bisa di ajak bicara aku sempat mendengar dia berkata sesuatu
"Baru masuk udah dapat hukuman" gumamnya dia pikir aku gak bisa dengar
"Makanya yg disiplin dikit dong udah tau Pak Arya orangnya disiplin gk suka kata terlambat masih aja telat" ucapku
"Iya kan gue udah bilang tadi gue ke toilet bentar dianya aja yg gk tau prikemanusiaan dan gue mana tau kalau dia kek gitu" jawabnya
"Makanya lain kali jangan telat lagi kalau gak mau dihukum" ucapku lagi
"Yaudah sih knp sih lo bawel banget " ujarnya
"Udah telat gue udah terlancur dihukum gak usah lo ingetin lagi gue juga udah paham " ujarny yg membuatku semakin kesal pdnya
"Dasar nyesel gue ngingetin dia tau gitu biarin aja di hukum terus " batinku yg masih menatapnya kesal
"Apa lo masih liatin gue punya masalah sama gue" tanyanya
"Lo knp sih nyeselin banget sekali baik setelah itu enggak lo knp punya masalah apa lo sama gue " jawabku lagi
"Kan gue yg tanya duluan kok malah tanya balik" ujarnya
"Susah ngomong sama lo dasar orang gila " ucapku yg membuat dia menoleh kearahku
"Kenapa" ucapku lagi dengan nada yg agak tinggi
"Lo yg gila malah nagatain gue " ucapnya
"Lo knp senang banget sih bikin gue naik darah " ujarku
"Lo nya aja yg aneh lo yg mulai dan malah ngatain gue " jwbnya lagi
__ADS_1
"Dasar " gumamku
Setelah itu tidak ada yang bicara lagi aku sibuk dengan hp ku dan dia aku tidak tau walau dia disampingku tp aku sangat kesal pdnya aku tidak mau bicara lagi pdnya
Flash back
"Sebenarnya aku senang liat kamu kesal dan marah karena itu kamu semakin cantik dan imit itu membuat aku semakin suka sama kamu" batinku sejak tidak ada percakapan lagi di antara kami
Sebenarnya aku ingin sekali berteman sama kamu tp aku tahan karna kejadian tempo hari karna aku masih malu
tanpa dia sadari aku selalu memperhatikannya dan tersenyum kalau dia sedang marah atau kesal akibat ulahku
dan sekarang aku merasa menyesal karna itu dia tidak mau bicara lagi padaku tp biarlah nanti juga bicara lagi tinggal menunggu waktunya saja
Flash off
Aku merasa bosan sekarang dan aku ingin pergi dari tempat ddkku karna guru tidak masuk mungkin ada rapat di kantor itu membuatku tak tau harus berbuat apa dan aku ingin mengajak teman temnku untuk keluar dari kelas tp saat aku mau bangun dari tempat dusuk ku tiba tiba kakiku tersandung bangku dan hampir membuatku jatuh untung ada yang menangkapku
"Kenapa sih harus dia yang menyelamatkan ku lagi dan ini bukan yg pertama kali" batinku
Sebenarnya aku sih gak apa apa kalau dia menyelamtkan aku itu tidak masalah kalau aku sendiri dan gak ada teman teman ku tp ini semua mata pasti lagi memperhatikan kami sekarang dan membuat aku merasa malu
"Cie....cie...." terdengar suara dari ruang kelas
dan aku langsung melepaskan diri dari Rendi
"Hati hati kalau jalan " ucapnya saat melepaskan ku dan langsung pergi meninggalkan kelas
"Aku masih belum bilang makasih dia udah pergi dasar cowok aneh " gumamku dan lansung menghampiri teman teman ku
"Keluar yok bosan tau disini gak ada guru juga " ucapku pada mereka dan langsung menariknya
"Ayo kita mau kmn" tanya dara
"Kemana aja deh yg penting gk disini" jawabku
"Untung mereka gak tanya soal yang tadi" batinku
Saat di luar tiba tiba pertanyaan yg aku kira gak akan ditanyakan malah keluar dari mulut Fera
"Giman tadi " tanyanya
"Gimana apanya " jawabku sok gak tau
saat itu aku gak lihat kalau ada seseorang dihapanku dan langsung menabraknya
"Lo......''
__ADS_1
Jangan pernah meremehkan orang lain karna itu tidak baik suatu saat kamu pasti membutuhkan orang tersebut di hidupmu kelak
LIKE AND COMENT