
setelah memilih tempat yang pas akhirnya kami bertiga mulai bicara
"syifa aku minta maaf sama kamu dan terima kasih kamu udah beri aku kesempatan buat jelasin ini sama kamu" ujar Riski
"udh cepat ngomongnya gak usah bertele tele to the point aja" ujarku
sedangkan Rendy hanya diam tanpa berkomentar apa apa karna dia gak tau apa yang terjadi di antara kami berdua
"iya " jawabnya
"sebenarnya aku....." ujarnya
"sebenarnya aku ninggalin kamu karna......" ujarnya putus putus
"kamu ngomong apa sih kalau kamu gak mau jelasin sekarang aku mau pergi "ujrku menarik tangan Rendy bangkit dari kursi
"tunggu " menghentikan ku
"apa" bentakku
"hidupku gak akan lama lagi Syifa "katanya yang membuat aku syok dan juga gak percaya sebenarnya
"gak usah bercanda deh aku gak akan tertipu sama kamu " ujarku gak percaya
"aku gak bercanda aku serius karna itu juga aku ninggalin kamu waktu itu "ujarnya yang membuat aku gak bisa berkata kata apapun lagi
"apa maksud kamu " tanya ku dengan air mata yang sudah jatuh di pipiku
"iya sebenarnya waktu itu aku pergi karna ingin berobat tp sayang kata dokter umurku gak lama lagi makanya aku kembali dan ingin minta maaf sama kamu untuk yang terakhir kalinya aku minta maaf " ujarnya menangis
aku melihat ada penyesalan di mata Riski
dan aku gak bisa berkata apa pun lagi
"aku minta maaf karna dulu aku pergi gak kasih tau kamu aku gak mau kamu tau yg sebenarnya aku gak mau kamu sedih aku gak mau kamu terluka aku gak mau "ujarnya lagi
"knp sekarang kenapa di saat aku sudah sangat membenci kamu kenapa kamu kembali dan kenapa kamu kembali saat aku sudah jatuh cinta pada orang lain kenapa" jawabku sambil menangis
setelah itu kami hanya menangis dan Rendy tidak berkata apa apa dan hanya memelukku saja
"udah jangan nangis aku bisa kok ngomong sama mama sama papa aku kalau kamu mau "ujr Rendy
"gak aku gak mau dia itu masa lalu aku" ujrku
"aku gak mau karna aku hubungan kalian hancur" ujr Rendy
__ADS_1
"gak aku gak mau kenapa kamu maksa sih "jawbku dengan suara keras
"aku itu suka sama kamu, kenapa km gak peka sih kalau kamu memang gak mau perjodohan ini berlanjut yaudah kamu aja yang bilang aku gak akan pernah mau hubungan ini hancur " ujarku lebih tepatnya pengakuanku
aku tau pengakuan ku ini akan membuat dia terkejut dan mungkin akan menjauhiku tp aku gak mau kehilangan untuk yg kedua kalinya aku harus mengungkapkan perasaan ku apapun yg dia putuskan aku akan mencoba menerimanya paling tidak aku tidak menyesal karna sudah memendam perasaanku sendiri
"yaudah kamu jangan nangis lagi ya aku gak mau lihat kamu menangis aku gak benci air mata yang keluar dari orang yg aku cintai" jwb Rendy
ungkapan yang mengejutkan juga bagiku
aku semakin mengeratkan pelukan ku dan ya Riski hanya diam tanpa suara dia hanya melihat kami berdua
hari ini hari yg menyedihkan bagiku dan juga hari yang bahagia bagiku hari ini aku tau cintaku tidak bertepuk sebelah tangan
setelah itu aku kembali fokus sama Riski
" maaf karena aku udah salah paham sama kamu "ujarku sambil menghapus air mataku
"kamu gak perlu minta maaf ini semua salahku" ujarnya Riski
"sekarang aku lega kamu udah maafin aku makasih sekali lagi" sambungnya
setelah penjelasan dari Riski aku kembali dan dianterin sama Rendy dan satu lagi hubungan aku sama Riski juga udah baik baik saja sekarang aku lega semua sudah jelas sekarang semua tidak ada lagi kesalah pahaman lagi dan kini aku sudah bisa mengungkapkan rasa cintaku pada Rendy dengan terang terangan tidak ada yg harus aku pendam lagi tp ya tidak bisa dipungkiri dengan pengakuan kami masing masing tadi membuat aku dan Rendy sedikit ada rasa canggung bukan karena apa apa hanya saja kami agak merasa malu saja dengan yg pernah kami katakan sebelumnya tp ya sudahlah yg penting kami sekarang bisa bersama tanpa di iming imingi dengan perjodohan kami menerima karna kami saling sayang dan cinta bukan karena perjodohan itu
sampai ke rumah aku merasa sangat deh deg gan karna aku sangat dekat dengan Rendy di memelukku yg membuat jantung ku gak bisa berhenti berdetak aku sangat bahagia dengan keadaan sekarang aku merasa semua sudah kembali malahan lebih baik
"iya kamu gak masuk dulu" tanya gugup
"gak usah lain kali aja aku salam buat mama sama papa kamu ya " ujarnya
"yaudah nanti aku kasih tau" jawbku
tp tiba tiba mama keluar
"eh nak Rendy gak masuk dulu sekalian makan siang Tante udah masak Lo" ujar mamaku
"gak usah Tante Rendy pulang aja " jawab Rendy sopan
"gak ada penolakan Tante gak suka Syifa ajak calon mantu mama masuk dong " tutur mama yang membuat muka ku memerah karna yang memanggil Rendy dengan sebutan calon mantu
setelah itu tidak ada penolakan dari Rendy lagi dia pun masuk untuk makan bersama kami bertiga karna papa ku gak ada dia masih di kantor aku berterima kasih sama mama karna aku bisa bersama dengan Rendy lebih lama lagi
setelah makan siang mama meminta ku untuk ngobrol sama Rendy aku juga tidak menolak aku membawa Rendy ke belakang rumah aku mengajak Rendy ke taman bunga favorit ku di sana kami mengobrol banyak dari kebiasaan kami masing masing kesukaan kami yang tidak kami suka dan masih banyak yang lain dan dari pembicaraan kami tadi kami jadi tau bahwa kami banyak sekali kesamaan ya begitulah yg terjadi di antara kami
tanpa kami sadari waktu sudah menjelang sore dan Rendy pun pamit untuk pulang
__ADS_1
"udah sore aku pulang dulu ya " ujarnya Rendy
"oh iya "jwbku
kami pun pergi meninggalkan taman
untuk menemui mama ku dan ya papa ku juga udah pulang entah sejak kapan dia pulang dulu aku selalu menunggu saat mama sama papa pulang tapi hari ini aku malah gak tau aku malah sibuk dengan Rendy
"ma pa Rendy mau panit" ujarku sama mama papa ku yg berada di ruang tamu
ya sekarang mama sama papa ku lebih punya waktu untukku bukan seperti dulu yang gak punya waktu untukku sama sekali bahkan untum bicara aku samgat susah aku memang harus berterima kasih pada keluarga Rendy karna dengan perjodohan ini mama sama papa ku lebih banyak waktu dengan ku
"oh yaudah sering sering dong kemari nak Rendy tante sama om kan gak ada di rumah jadi Syifa gak ada teman " ujar mamaku
"iya tante insya Allah " jawab Rendy
aku semakin kagum dengannya dia adalah idaman bagi setiap perempuan laki laki yang baik dan sangat sopan
"salam buat mama sama papa kamu ya" ujar mama ku
"iya tante kalau gitu Rendy pamit dulu ya assalamualaikum"ujarnya
"waalaikumsalam"jawab mama sama papa bersamaan
"Syifa anterin Rendy dulu ya ma pa "ujarku
"iya sana gih " jwb mama
aku pun meninggalkan mama sama papa ku untuk mengantar Rendy hanya sampai depan aja sih
"aku pulang dulu ya besok gimana aku jemput atau kamu pergi sendiri " kata Rendy sambil menaiki motornya
"terserah kamu aja " ujarku padahal sebenarnya aku ingin sekali bilang aku mau dijemput kamu tp gengsi
"yaudah besok kita berangkat bareng "katanya seperti bisa membaca pikiranku
"iya " jwabku setelah itu dia mulai mencarter motornya
"dah sampai jumpa "ucapnya sambil tersenyum sangat manis
"dah "aku juga membalas senyumnya
Rendy pun pergi dengan motornya aku menunggu dia pergi sampai dia benar benar hilang dari pandangan ku
setelah Rendy pergi aku masuk ke dalam dengan sangat bahagia
__ADS_1
nantikan cerita selanjutnya besok atau lusa ya jagan bosan bosan
sorry lama update nya tp sekarng mungkin akan setiap hari ya karna gak bisa kamana mana juga kan lagi COVID- 19