
Tidak ada kata dariku stelah ungkapan dari Rendy seingatku ini pertama kali ungkapan dari Rendy untukku walau hanya melalui telefon tapi sudah membuatku merasa bahagia dan tidak bisa berkata apa apa lagi
"Apa kamu bisa mengatakan saat menatap mataku " tanyaku
"Apa kamu belum percaya apa sikapku selama ini kurang membuktikan kalau aku benar benar mencintaimu " tanyanya lagi
"Bukan untukku itu lebih dari kata cukup tapi aku hanya ingin mendengarnya dari mulutmu langsung kalau kau memang benar benar mencintaiku " ungkapku
"Baiklah kalau kamu mau aku mengatakannya secara langsung aku bisa melakukanya hanya saja aku memerlukan waktu untuk itu " jawabnya
"Kenapa kamu memerlukan waktu apa kamu tidak benar benar mencintaiku " tanyaku tapi tidak ada jawaban dari Rendy karena telfon telah terputus
"Apa dia tidak benar benar mencintaiku lalu kenapa selama ini dia selalu baik padaku dan bukankah barusan saja dia bilang mencintaiku" tanpa sadar cairan bening keluar dari mataku
"Apa aku melakukan kesalahan selama ini kenapa dia memerlukan waktu " gumamku lagi
Malam ini membuatku tidak bisa tidur dan dengan kata katanya Rendy aku selalu memikirkannya sepanjang malam hingga tidak bisa tidur
Pagi hari aku bangun dan menatap mataku sendiri yang seperti mata panda aku kembali mengingat apa yang Rendy ucapkan semalam dan membuatku kembali menjatuhkan air mata
Tapi aku berusaha tidak memikirkannya karena masih ada ujian hari ini aku bergegas mandi dan turun kebawah menghampiri orang tuaku
"Sayang kenapa dengan mata kamu apa kamu habis menangis " tanya Mamaku
"Iya sayang mata kamu sembab banget " sambung Papaku
"Tidak mungkin hanya karena semalam Syifa begadang Ma, Pa " jawabku berbohong aku tidak mau mereka tau apa yang sebenarnya terjadi denganku
"Kenapa kamu begadang sayang " tanya Mamaku lagi
"Aku belajar Ma kan masih ada ujian " jawabku lagi masih berbohong
" Sudah sekarang kamu sarapan kamu berangkat bareng Papa kan sayang " ujar Papaku lagi
"Tapi tunggu apa kalian udah baikan " tanyaku
__ADS_1
"Udah dong sayang Mama kamu gak bisa marah lama sama Papa kamu ini " jawab Papaku dengan PD nya
"Terserah Papa aja " jawab Mamaku
Selesai sarapan aku berangkat sekolah diantar Papaku. Hari ini aku merasa bahagia dan juga merasa sedih. Aku bahagia karena aku diantar sama Papaku untuk pertama kali dan merasa sedih dengan sikap Rendy semalam.
"Kenapa ketika aku selalu merasa kecewa walau aku bahagia kenapa ya Allah " batinku
Aku sampai di sekolah tepat pada waktu seperti biasanya sebelum teman temanku sampai aku selalu sampai duluan biasanya aku bersama Rendy tapi hari ini aku sendiri karena Rendy tiga belum sampai tidak seperti biasanya
"Makasih ya Pa udah mau anterin Syifa " ujarku
"Iya sayang Papa senang kok kalau gitu kamu masuk sana " ucap Papaku
"Kalau gitu Syifa masuk dulu Assalamualaikum " ucapku
"Waalaikum salam " jawabnya
Setelah melihat mobil Papaku pergi dari hadapanku aku masuk kedalam sekolah dan pergi ke parkiran untuk melihat apakah motor Rendy ada di sana tapi sayang tidak ada motor Rendy disana
"Kenapa sekarang dia berubah ya apa dia juga akan membatalkan pertunangan ini juga ada apa sebenarnya " gumamku melewati koridor sekolah
"Vino kamu ngapain disini " tanyaku
"Pertanyaanku belum kamu jawab ngapain kamu disini sendiri " tanya lagi
" Aku hanya mau kesini aja " jawabku
"Lalu kenapa kamu menangis" tanyanya lagi
"Aku gak nangis " jawbku
"Orang lain kalau liat kamu juga tau kalau kamu habis menangis " jawanya menatapku
"Aku hanya sedih aja aku akan pergi dari sekolah ini terlalu banyak kenangan di sekolah ini " jawabku berbohong aku gak mau Vino tau tentang masalahku apalagi setelah pernyataan dia dulu
__ADS_1
"Aku tau bukan itu yang sedang kamu pikirkan tapi tidak apa apa kalau kamu tidak mau menceritakannya sama aku, aku bisa ngerti " jawabnya
"Kamu memang teman yang baik Vin wanita yang bisa mendapatkan kami pasti sangat beruntung " batinku
" Kamu sendiri ngapain disini " tanyaku mengalihkan pembicaraan
"Tadinya aku hanya ingin keliling aja tapi aku melihatmu sendiri disini jadi aku menghampiri kamu " Jawabnya
"Gimana ujian kamu lancar " tanyaku seperti biasanya
"Lancar kalau kamu gimana " tanya Vino balik
"Aku juga lancar hanya saja aku merasa deg degan aja mungkin karena ujian terakhir aku disini " jawabku
Dari dulu hubungan kami bisa dikatakan dekat aku selalu menceritakan apa yang aku alami selama ini ke Vino kami cukup akrap tidak ada kata rahasia di antara kami tapi setelah adanya Rina disitu aku mulai menjaga jarak dengan Vino aku tidak mau berurusan dengan Rina dan setelah aku tau kalau Dara juga menyukai Vino apalagi setelah pengakuan perasaan dia yang sebenarnya dia dan aku juga tidak bisa menyalahkan Vino dengan perasaanya terhadapku aku sebenarnya juga pernah menyukai Vino sebelum kehadiran Rina dan juga Dara tapi semua perasaanku telah hilang mungkin perasaanku berbeda dengan perasaan Vino terhadapku aku hanya takut kalau Vino akan menjauh dariku sebagai teman buka yang lain bukan perasaan cinta hanya perasaan persahabatan tidak lebih dari itu
Aku bahagia memiliki teman yang sangat baik seperti Vino dia selalu pengertian dan penuh dengan perhatian dengan semau teman temannya bukan hanya aku saja dan karena itulah aku menghilangkan perasaanku ke Vino karena sikap baik dia bukan hanya untukku saja tapi untuk semua orang yang ada di sekitarnya dia yang ada di sekelilingnya dia selalu bersikap bak wanita mana yang tidak suka dengan pria yang sangat baik seperti dirinya yang melihat perhatiannya pasti bisa salah paham juga sama seperti diriku
Aku tidak langsung ke dalam kelas karena masih ujian pintu masih dikunci karena belum masuk aku pergi ke taman sekolah sendiri
Tak perlu waktu yang lama untuk sampai di taman karena sangat dekat dengan ruang ujianku
"Apa karena selama ini aku selalu bersikap kasar ya sama Rendy makanya dia berubah sekarang tapi kenapa sekarang saat pertunangan kami hanya menghitung hari " batinku kembali meneteskan air mata
Bel bunyi pertanda ujian akan segera dimulai aku kembali dari taman memasuki ruang kelasku yang sudah di penuhi dengan anak anak termasuk sahabat sahabatku dan juga Rendy
" Dari mana Lo Syifa tapi kenapa mata Lo sembab kek gitu Lo habis nangis ya
" tanya Fera
" Enggak kok semalam cuma gak bisa tidur aja kok " jawbku berbohong
"Oh aku pikir kenapa tadi dari mana Lo " tanya Fera lagi
"Dari taman " jawbku
__ADS_1
"Ngapain Lo disana sama siapa " tanya Dea
JANGAN LUPA VOTE LIKE KOMEN DAN BINTANG LIMANYA YA GUIS