pria idaman

pria idaman
Bertemu Reno


__ADS_3

"Berani, kenapa enggak?, tapi tunggu dulu emang apa yang ada di pikiran kamu, atau kamu mikir yang aneh aneh ya?" tebak Rendy membuat Syifa malu.


"Enak saja, enggak" bantah Syifa.


" Terus kenapa reaksi kamu menunjukkan yang lain, ayo ngaku mikir apa?" goda Rendy.


" Gak mikir apa apa, emang kamu mau bilang apa sih?" bantah Syakilla lagi.


"Aku tadinya bilang takut khilaf itu maksudnya...." Rendy menghentikan kalimatnya untuk membuat Syifa penasaran.


''Maksudnya?" ulang Syifa.


'' Khilaf untuk makan kamu" bisik Rendy lalu kabur.


''Dasar kamu ini, tadi bilangnya aku yang berpikir aneh aneh" ucap Syifa mengejar Rendy. Jadilah mereka kejar kejaran di bibir pantai seperti anak kecil.


Syifa sudah lelah mengejar Rendy yang larinya sangat cepat bukan cepat tapi Rendy pintar mengelak saat akan di tanggap Syifa walaupun sudah di depan matanya.


"Aku menyerah" ucap Syifa berhenti mengejar Rendy.


"Cepat banget menyerahnya ayo kejar lagi" tantang Rendy.


" Capek" jawab Syifa ngos ngosan.


"Baru segini udah capek, kamu gak pernah olahraga?" tanya Rendy.


" Olahraga tapi kalau lagi enggak males aja" jawab Syifa.


" Makanya olahraga biar kuat" ujar Rendy.


" Capek benget ya, kamu tunggu disini aku cari minum dulu" ucap Rendy.


" Jangan lama lama" ucap Syifa.


" Cuma di situ kok" tunjuk Rendy dan Syifa mengangguk paham.


Rendy pergi membeli minum untuk mereka berdua, saat Rendy membeli minum tidak sengaja Syifa melihat Reno bersama dengan seorang wanita yang datang ke arahnya.


" Syifa ngapain di sini, sendiri aja?" tanya Reno teman Syifa.

__ADS_1


" Lagi santai saja, gak, aku sama Rendy" jawab Syifa.


" Siapa pacar kamu" sambung Syifa.


" Iya, kenalkan namanya Tania, cantik kan?" ucap Reno bangga.


" Yang ke berapa?" tanya Syifa tahu siapa Reno.


" Jangan mulai, aku udah insaf" ucap Reno.


" Jangan dengarkan dia ya sayang, dia itu sebenarnya suka sama aku tapi gak mau ngaku aja" ucap Reno mencoba menjelaskan pada pacarnya.


" Jangan mengada ngada ya, jangan mudah percaya sama ini anak Tania , hati hati aja, banyak modusnya" ucap Syifa tidak mau kalah.


"Syifa jangan gitu dong" ucap Reno seperti kesal.


"Siapa sayang?" tanya Rendy tiba tiba sudah berada di samping Syifa.


"Reno sayang, playboy kelas kakap" jawab Syifa mencoba mengisengi Reno.


" Benar sayang, kamu playboy kelas kakap," tanya Tania pacarnya Reno.


"Awas lo ya" ancam Reno ke Syifa.


" Awas emang mau apa?" tanya Rendy.


" Kenapa lo bisa mau sih sama cewek modelnya kayak dia, udah cerewet, gak bisa jaga mulut" ucap Reno kesal.


" Kamu juga kenapa mau sama cowok modelnya kayak dia ini, udah muka pas pasan, playboy lagi" bela Rendy.


"Cukup" ucap Syifa dan Tania bersamaan.


" Kenapa kalian jadi bertengkar begini?" ucap Syifa.


" Aku lagi bela kamu sayang" ucap Rendy.


" Kalau kalian mau ribut cari tempat lain, Tania kita ke sana saja yok dari pada lihat kelakuan dua pria ini" ajak Syifa.


" Ayo, malas juga sama cowok playboy" ucap Tania.

__ADS_1


"Sayang, jangan percaya sama dia, itu dulu, Syifa jangan gitu dong, kita mau nikah sebentar lagi" ucap Reno.


"Ternyata playboy juga bisa punya niat menikah" Syifa benar benar iseng.


"Ayo Tania malas hadapi Reno, sayang aku ke sana dulu ya sama Tania kamu sama Reno saja, ajarin dia biar gak playboy lagi" ucap Syifa menarik Tania pelan menjauh dari kedua laki laki itu.


"Syifa mau ngomong apa sih sama calon istri gue, jangan sampai gak jadi nikah gara gara Syifa, kalau itu sampai terjadi aku pastikan pernikahan kalian juga gak jadi" ancam Reno, sudah tahu hubungan Rendy dan Syifa karena dia ikut hadir di acara pertunangan mereka walaupun Syifa belum memperkenalkan Reno pad Rendy hari itu makanya Rendy tidak mengenal Reno.


" Pasti Syifa lagi kasih wejangan buat Tania biar matanya terbuka, kalau kamu itu gak baik buat dia" jawab Rendy tertawa lepas.


Mereka seperti sudah mengenal lama padahal baru tadi di perkenalkan Syifa tapi mereka sudah terlihat akrab satu sama lain.


''Bukk" Reno meninju bahu Rendy, bukannya marah atau membalas Reno, Rendy malah semakin tertawa melihat ekspresi khawatir Reno terlihat jelas dari wajahnya.


" Ternyata lo udah benar benar insaf jadi playboy, sepertinya takut banget kehilangan cewek tadi," ucap Rendy masih saja tertawa.


" Cocok lo sama Syifa sumpah, suka banget bikin orang kesal, kalau Syifa bukan cewek dan teman kecil gue, udah gue tonjok tau gak?" ucap Reno yang kesal beneran.


" Kalau sama gue? lo gak berani, takut ya?" ucap Rendy.


" Siapa yang takut, gue cuma kasian aja lihat Syifa masak pas acara pernikahannya, suaminya babak belur enggak lucu dong" jawab Reno.


" Bilang aja takut gak usah cari alasan," kata Rendy.


"Bukan takut, tapi gue kasian nanti Om Surya tanya gue lagi kenapa bikin lo babak belur, kalau gue bilang yang sejujurnya yang ada Om Surya bukan belain gue malah semakin mojokin gue, dia tahu gue banget" jawab Reno.


"Lo kenal calon mertua gue?" tanya Rendy tidak tahu kalau hubungan Syifa dan Reno sejauh ini.


"Kenal banget bukan kenal aja, gue udah bilang kalau gue sahabat Syifa dari kecil jadi tahu". jawab Reno.


''Ceritain dong masa kecil Syifa penasaran gue" ujar Rendy penasaran dengan masa kecil calon istrinya.


Reno mengeluarkan sesuatu di dalam celananya itu adalah sebuah dompet.


Apa yang akan di tunjukkan Reno kepada Rendy?


Jangan lupa


like komen vote fav karena itu sangat berharga untuk author🙏

__ADS_1


__ADS_2