
****
jangan lupa (🤦)
like (👍)
komen (✍️)
dan
vote (👇)
ya (👌)
****
Semua terlihat senang dan bahagia kami bertukar nomor ponsel dengan teman temannya Rendy
Tak terasa waktu sudah menjelang sore kami terlihat dari warna langit yang kini mulai berubah warna menjadi jingga karena kami berada di pantai jadi lebih terasa dan kami memilih pulang ke rumah masing masing. Karena Fera yang tidak bawa mobil dan Dia juga beda arah sama Dea, jadi Dea punya alasan lagi buru buru itu alasan aja sih sebenarnya kami sekongkol berdua supaya Fera pulang sama Ferdy saja mau gak mau dia harus bareng Ferdy ya gitulah karena kami lihat Ferdy juga orangnya baik kalau jodoh gak akan kemana dan gak bakal lari juga
"Sampai ketemu besok kita duluan ya " ujar Rendy melambaikan tangannya
Setelah itu kami meninggalkan mereka semua
"Sayang habis ini kita mampir ke mini market dulu ya " ujarku setelah Rendy melajukan mobilnya
"Ngapain ke mini market lagi " tanyanya masih fokus ke depan
"Mau beli es krim dulu ni hari ini kan panas jadi beli es krim dulu biar adem dikit lagian stok dirumah juga udah habis " balasku
"Oh ya udah iya kalau gitu " jawabnya
" ke mini market aja harus ada alasannya udah nyebelin nyeselin lagi untung sayang coba kalau enggak udah aku bikin ayam geprek ni orang " batinku tersenyum
"Ngapain kamu senyam senyum gak jelas atau jangan jangan kamu lagi yang kerasukan " ujarnya
" Emang gak boleh aku senyum lagian kalau aku senyum berarti aku sangat bahagia " balasku bohong tapi gak juga sih aku memang senang
Di perjalanan kami ngobrol sepanjang jalan ada saja yang kami obrolin tak terasa mini market di depan mata Aku seperti melihat seseorang yang aku kenal tapi tidak memberi tahukan Rendy
"Mungkin perasaan aku aja kali ya " batinku membuka pintu mobil
"Kamu tunggu disini aja gak lama kok " ujarku
"Yaudah aku tunggu sini aja jangan lama " jawabnya
" Gak lama kok Kamu mau gak " tanyaku sebelum turun
"Boleh " balasnya
"Mau yang rasa apa " tanyaku
" Rasa sayang aku ke kamu gak akan tergantikan " gombalnya tersenyum manis
"Dasar tukang gombal serius ni " ujarku balas senyum
__ADS_1
" Aku juga serius, serius banget malah " jawabnya masih tersenyum
"Rendy sayang " ujarku dengan muka serius udah lama gak ada jawaban yang pas malah bikin geram tau gak walaupun suka tapi lama lama gemas juga
"Iya iya judes amat sih lagi PMS ya terserah kamu aja samain aja sama kamu juga boleh " jawabnya masih tersenyum
"Dari tadi kek " balasku turun dari mobil
"Jangan lama lama sepi tau gak ada kamu aku nanti aku rindu " gombalnya lagi
"Kata dilan berat " balasku beranjak pergi
"Kan dilan bilang ke milea bilangnya berat ini kan dilan yang bilang ke milea jadi gak bakal berat dong kalau berat juga sanggup " balasnya sedikit teriak
"Dasar gombal " balasku teriak
Setelah turun dan masuk ke mini market aku pergi mencari es krim aku membeli lumayan banyak sekalian untuk stok dirumah jadi gak pa pa kalau banyak tapi aku melihat Riski juga ada di sana tapi tidak berniat menyapanya
" Hy Fa " sapa seseorang yang suaranya aku kenal
"Hy juga lagi ngapain? " tanyaku hanya untuk basa basi dan benar saja dia Riski sang pangeran hati yang lama alias mantan
" Lagi cari minum aja, kamu sendiri lagi ngapain? " tanyanya
" Gak jauh beda dari kamu aku lagi cari es krim " jawabku sambil jalan ke kasir
" Oh sama siapa? baru pulang sekolah? " tanyanya mungkin karena aku masih menggunakan pakaian sekolah
"Sama Rendy, bukan habis jalan jalan tadi " jawabku membayar ke mbak kasirnya
"Gak makasih udah aku kasih juga kok " balasku
"Berdua sama Rendy aja ?" tanyanya
"Enggak kok rame rame tadi " balasku membukakan pintu hendak keluar
" Oh aku pikir cuma berdua! lain kali kalau jalan jalan rame rame ajak aku dong aku bosan dirumah terus "ucapnya
" Kamu emang gak keluar "tanyaku
"Enggak diizinin sama mama " jawabnya dengan muka lemas
" Emang kenapa gak diizinin "tanyaku
"Kamu lupa ya kan aku lagi sakit jadi mama gak kasih izin " ucapnya
"Oh maaf aku lupa "jawbku merasa bersalah juga aku benar benar lupa sama penyakitnya Riski
"Ok nanti deh kalau aku pergi aku ajak kamu yaudah aku duluan ya istirahat jangan banyak keluar semangat aku yakin kamu bakal pulih kok " ujarku memberi semangat
Aku bicara sama Riski lumayan lama jadi aku lari ke arah mobil Rendy takut yang nunggu kelamaan yang ada ngambek nanti
Belum juga masuk baru bukan pintu udah ditanyain
" Kamu kemana sih belinya lama banget niatnya kalau kamu gak balik semenit lagi mau aku samperin kedalam capek nunggu disini tau gitu mending aku ikut tadi " ujarnya
__ADS_1
"Iya maaf ketemu Riski tadi " jawabku
" Ketemu Riski mantan kamu itu ketemu mantan sampai gak ingat calon suami nunggu disini hampir diambil orang " jawabnya judes
" Iya kan aku juga udah minta maaf kamu cemburu " jawabku
"Siapa juga yang cemburu seperti yang dilan bilang cemburu itu buat orang yang gak percaya diri aku ini sangat percaya diri lagian ngapain juga cemburu aku lebih ganteng juga dari mantan kamu itu tapi jujur ya kalau sama si vampir itu ada tapi cuma dikit " jawabnya
"Vampir mana " tanyaku gak ngerti apa yang di bicarakan Rendy
" Yaudah lah gak penting juga " jawabnya
"Ok balik ke yang tadi aja baiklah karena calon suami kamu ini baik dan pengertian jadi kali ini aku maafin kamu tapi kalau di ulangi lagi aku nanti bakal kasih hukuman " jawabnya
"Makasih calon suamiku sayang atas pengertiannya "
jawabku tersenyum manis sebenarnya masih penasaran siapa yang Rendy maksud
"Kamu tersenyum kek gitu gak ke mantan kamu itu " tanya mengintrogasi
" Emang kenapa " tanyaku
"Kamu jangan senyum kek gitu ke orang lain ke mantan kamu apalagi sama si Vampir itu " ujarnya melajukan mobilnya
" Emang kenapa siapa sih yang kamu maksud " tanyaku lagi penasaran
"Kalau kamu senyum kek tadi yang ada aku ada saingan banyak sama si Vampir aja udah cukup kan aku udah bilang gak penting " ujarnya
"Ingat gak boleh senyum yang berlebihan ke orang lain kecuali " menggantungkan kata katanya
" Kecuali" tanyaku
" Kecuali sama calon suamimu ini " jawabnya senyum
"Dasar " ujarku
"Emang kenapa aku ini calon suami kamu jadi kamu harus nurut sama aku " ujarnya
"Iya calon suamiku yang super bawel dan nyebelin terserah kamu aja " jawabku
"Calon istri yang cantik dan manis gak boleh loh ngatain calon suami kayak gitu gak baik " balasnya
"Kalau gitu calon istrimu ini minta maaf ya " ujarku
" hahahaha " Rendy tertawa lepas entah apa yang bikin dia tertawa seperti itu
" Kenapa kamu tertawa " tanyaku
"Kamu lucu banget sih sayang jadi pengen cium kamu deh " ujarnya mencubit pipiku
"Ah sakit" keluhku
" Bisa gak sih gak usah cubit cubit sakit tau " memegang pipiku sendiri
Aku ingatkan kembali jangan lupa like
__ADS_1
komen dan votenya ya