pria idaman

pria idaman
PI29


__ADS_3

JANGAN LUPA 🤦


KOMEN✍️


LIKE👍


VOTE 👇


TERIMA KASIH


Setelah berbicara dengan Fera aku turun ke bawah tapi aku tidak menemukan atau melihat keberadaan Rendy


"Mungkin udah ke belakang duluan " gumamku pergi


Setelah sampai aku melihat Rendy juga ada disana tapi juga ada orang lain disana aku tidak tau karena mereka membelakangi ku


"Itu dia yang ditunggu tunggu sudah datang kemana aja sih sayang lama banget " ujar Mama


"Tadi ada telfon jadi Syifa angat dulu " jawabku


Dan aku melihat Mama dan Papa nya Rendy juga ada disana


"Om, Tante " ujarku melihat orang tuanya Rendy dan menyalami keduanya secara bergantian ( kalau bareng gak mungkin kan😁)


"Kapan pulang Om, Tante " tanyaku setelah duduk


"Kemaren sayang, kamu apa kabar? " tanya Mamanya Rendy


"Baik Tante, Tante sendiri apa kabar " tanyaku balik


"Tante juga baik sayang, sini duduknya dekat sama Tante " ujar Mamanya Rendy. Aku menurut dan duduk di dekat Mamanya Rendy. Emang Mamanya Rendy orang yang sangat baik siapapun yang menjadi menantu atau anaknya pasti sangat bersyukur memiliki seorang Ibu yang baik perhatian dan selalu ada buat anaknya kapanpun dan di manapun yang dia butuhkan pasti akan selalu ada


"Ehem " ujar Papanya Rendy aku menoleh ke arahnya


"Papa kenapa " tanya Mamanya Rendy


"Jadi Papa gak ditanya ni " ujar Papanya Rendy cemberut


"Ya Allah Pa Mama pikir apa tadi kamu cemburu pengen ditanyain juga " balas Mamanya Rendy lagi


"Bukan sama Mama " ucap Papanya Rendy lagi


" Terus siapa " sambung Rendy

__ADS_1


"Calon mantu Papalah siapa lagi sini sayang duduk disebelah Papa " balasnya ke Rendy


" Enggak boleh Syifa itu punya aku dia gak boleh dekat dengan laki laki lain " ujar Rendy pindah ke sampingku ditengah antara aku dan Papanya


"Hei ini Papa bukan laki laki lain " balas Papanya Rendy


"Hei sudah sudah kalian ini kayak anak kecil aja Syifa itu masih punya orang tua disini dan kamu juga Rendy kamu juga kalau kamu pengen Syifa cepat menjadi milik kamu nikahi aja dia secepatnya " ujar Papaku di tengah pertengkaran Anak dan Papanya ini


"Yaudah gimana kalau malam ini aja semua juga udah pada kumpul kan " ujar Rendy tiba tiba semua menatap ke arah Rendy


"Apa " tanya mereka barengan


"Nikah" ujar Rendy tanpa dosa


"Rendy " ucapku sedikit teriak. Aku merasa malu karenanya


" Kamu sakit ya sayang malam ini kamu ini ada ada aja ya besok gimana " ujar Mamanya Rendy


"Boleh Ma emang Mama yang terbaik " jawab Rendy memeluk Mamanya


" Mama juga udah gak sabar pengen punya cucu gimana kalau kamu Ratna setuju gak " ujar Mamanya Rendy ke Mamaku


Aku yang mendengar perkataan Mamanya Rendy tertunduk malu tidak berani melihat ke arah mereka semuanya tak terkecuali juga Rendy setelah Mamanya bilang pengen cepat punya cucu dia juga terdiam tidak menjawab apapun lagi


"Udah Lina kamu juga suka sekali menggoda mereka liat mereka jadi malu " jawab Mamaku


"Yaudah jangan lama ya ada yang mau kita bicarakan penting " jawab Papaku


"Iya Pa gak lama kok " jawabku pergi menghilang


"Lama lama bisa jantungan aku kalau kek gini terus Untung cinta coba kalau enggak " gumamku sebelum benar benar menghilang dari hadapan mereka tapi tidak sampai terdengar oleh mereka


" Dasar Rendy gak tau apa gue malu banget apalagi pas Mamanya bilang pengen cepat punya cucu astagfirullah " gumamku tak henti hentinya


Tidak mau membuang buang waktu aku kembali setelah menenangkan diriku beberapa menit di kamar mandi setelah membasuh mukaku dengan air aku kembali menghampiri mereka lagi karena aku menggunakan kamar mandi yang ada di bawah jadi enggak perlu banyak waktu untuk kembali bergabung dengan mereka


Aku duduk di samping Mamaku dan Rendy juga udah pindah ke samping Mamanya. Entah apa yang mereka bicarakan tadi setelah aku pergi ke kamar mandi tapi ada yang sedikit berbeda dari mereka


" Sayang kamu kan gak lama lagi udah lulus ni gimana setelah kamu wisuda kita bikin acara pertunangan kalian " tanya Papaku


"Aku terserah sama Papa dan Mama aja Pa " jawabku sebenarnya ada banyak pertanyaan yang ingin aku sampaikan.


Kalau udah nikah aku boleh lanjut kuliah apa enggak? Aku boleh bekerja ? menggapai semua yang aku inginkan ? atau aku hanya boleh mengurus rumah tangga aja ? .Begitu banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan walaupun Rendy sudah bilang boleh tapi gimana sama Mama dan Papanya Rendy atau dengan orang tuaku sendiri

__ADS_1


"Apa ada yang kamu ingin bicarakan sayang atau kamu mau tanya sesuatu kamu tanya aja " tanya Mamanya Rendy


" Kalau udah nikah aku boleh lanjut kuliah apa enggak " tanyaku dengan hati hati tak berani menatap mereka


" Rendy kamu gak bilang sama Syifa " tanya Papanya Rendy ke Rendy


" Rendy bolehin kok pa Rendy juga udah bilang ke Syifa " jawab Rendy


"Rendy bilang boleh kok Tante,Om tapi kalau kalian gimana " tanyaku lagi


"Sayang kita gak akan campurin urusan kalian kok kalau Rendy bolehin terus kami mau bilang apa suami kamu aja kasih izin " jawab Papanya Rendy


" Iya sayang kamu jangan khawatir kita izinin kamu kok kamu bisa ngelakuin apapun yang kamu mau tapi dalam artian masih wajar " sambung Mamanya Rendy


"Iya sayang lagian kita dulu juga kuliah setelah menikah kok ya kan Lina jadi lebih leluasa mereka gak akan macam macam lagi " ujar Mamaku


"Dan kalau ada yang deketin mereka kita akan lebih mudah menyingkirkan mereka " sambung Mamanya Rendy


"Iya dulu Mama kamu sampai batas buku nikah ke kuliah " jawab Papaku


"Iya mereka juga bawa kemana mana ke kantin kemana aja karna kita idola di sekolah ya kan Putra " sambung Papanya Rendy sedangkan para wanita diam


"Itu juga karena kalian ganjen aja " ucap Mamanya Rendy


"Enak aja kita dibilang ganjen kita ini ganteng mapan siapa yang gak mau sama kita ya kan Bram " jawab Papaku


"Jadi kalian satu sekolah dulu " tanya Rendy


"Iya sayang kita SMP satu sekolah tapi belum nikah saat itu kami menikah setelah habis SMA sama kayak yang akan kalian jalani sekarang. Kamu tau mereka dulu itu kayak film kartun Tom and Jerry tau gak kalau ketemu gak pernah akur berantem terus " jawab Mamanya Rendy


" Iya tapi sekarang mereka romantis banget Papa aja pas ketemu sama Putra waktu ketemu setelah kita berpisah tiga tahun Papa tanya udah nikah? nikah sama siapa? pas dia jawab Papa syok banget gak nyangka Tom and Jerry bisa akur dan menikah " jawab Papa Rendy


"Udah dong jangan bahas masa lalu di depan anak anak malu tau " jawab Papaku


" Iya kayak kalian dulu akur aja " sambung Mamaku


**JANGAN LUPA BINTANG LIMANYA DAN JANGAN LUPA


KOMEN


LIKE


AND

__ADS_1


VOTENYA YA


TERIMA KASIH BAGI PEMBACA JANGAN BOSAN YA**


__ADS_2