pria idaman

pria idaman
PI44


__ADS_3

"Papa juga minta maaf ya sayang " ujar Papaku


Aku semakin mempererat pelukanku tidak ada yang bisa aku katakan lagi hanya dengan pelukan untuk menjawab perkataan mereka berdua


"Aku minta maaf ya kak, kenalkan aku Nisa sepupu kak Rendy, jangan marah sama aku ya kak, kalau kakak pengen marah, marah aja sama kak Rendy aku disuruh kesini untuk membuat kakak cemburu " ujar Nisa memelukku


" Iya aku juga minta maaf ya mungkin aku sempat memikirkan tentang kamu yang tidak tidak waktu itu " jawabku membalas pelukan dari Nisa


"Iya kak aku ngerti kok "jawab Nisa melepaskan pelukannya


Dan tiba saatnya orang yang aku tunggu tunggu dari tadi untuk bicara


" He he he sorry ya kita gak ada maksud bohongin Lo kok ya kan guys kita sayang banget sama Lo " ujar Dea


"Kalian jahat banget sih sama gue udah bikin gue panas apalagi Lo " ujarku melihat ke arah Fera


" Kenapa jadi gue kita minta maaf soal ini , ini semua kita lakukan karena kita sayang sama Lo " ujar Fera


"Gue bakal maafin kalian asal kalian tepati janji kalian dulu " jawabku


"Emang kita pernah buat janji ya sama Lo? " tanya Dara


"Waktu itu kalian bilang apa? bakal kalian apakan Rendy! "ucapku


"Kalian mau apakan aku " tanya Rendy


Dea Dara dan Fera saling menatap dan


"Maaf ya Tante " ujar mereka bersamaan menatap Mama dan Papanya Rendy


" Untuk apa " tanya mereka


Plakkk


Plakkk

__ADS_1


Plakkk


Tiga tamparan sekaligus menghantam pipinya Rendy membuat aku syok


Aku pikir mereka hanya berpura pura saja dan tidak akan melakukanya


Semua yang ada disitu terkejut dengan apa yang mereka lakukan termasuk aku juga di dalamnya


"Apa yang kalian lakukan " tanyaku menghampiri Rendy dan mengusap pipinya


"Kalian kenapa nampar aku sih " ujar Rendy


"Ya maaf kita hanya ingin menepati janji " jawab Fera


"Kalian ini bikin janji apa sih sampai nampar anak Tante " tanya Mamanya Rendy


"Maaf Tante waktu itu kita janji sama Syifa kalau kita mau bikin sedikit pelajaran sama dia karena bikin Syifa nangis tapi jujur waktu itu kita cuma iseng iseng aja kok Tante biar Syifa gak curiga mana kita tahu dia malah gak mau maafin kita kalau kita gak tepati janji kita " jawab Dara


" Kalian ini ya ada ada aja tapi Tante setuju kok bisa bisanya Rendy bikin mantu Tante nangis " ujarnya


"Kan Mama udah bilang kalau mau bikin kejutan jangan sampai menantu Mama nangis lah ini kamu keterlaluan banget sih liat sekarang mantu Mama jadi sedikit kurus kek gini " jawabnya


"Mama ni ya Pa liat Mama masak lebih belain menantunya dari pada anak sendiri " ujar Rendy minta pembelaan dari Papanya


" Maaf sayang kalau para perempuan udah di depan Papa gak bisa melakukan banyak, sini " ujar Papanya Rendy


Rendy pun menghampiri Papanya dan memeluk Papanya


Dalam hati Rendy sangat bahagia dua wanita yang sangat dia sayangi saling menyayangi satu sama lain


"Sekarang kita lanjutkan acaranya ya kasian Syifa belum makan ni gara gara Lo " ujar Fera


" Urusan kita belum selesai ya awas aja Lo pada sakit tau " ujar Rendy membuat semua tertawa


"Hahahahah kan gue udah bilang sama Lo waktu itu kalau terjadi sesuatu Lo gak boleh balas dan dendam dan ni yang terjadi jadi sorry " jawab Dea

__ADS_1


"Oke kali ini gue maafin Lo Lo pada karena udah bantuin gue " ujar Rendy


Setelah acara selesai kita pulang ke rumah masing masing


"Fera Lo balik sama siapa udah dijemput abang lo" tanyaku


"Belum ni aku gak jadi nunggu kak Tama soalnya dia lagi ada urusan jadi gak bisa jemput gue tapi ini gue mau pesanin taksi online kok " jawabnya


" Mau gue anterin aja " ujar Dea


" Tapi kita kan beda arah " jawab Fera


"Kalian balik aja Fera biar Om dan Tante yang anterin " ujar Papaku


"Kalau gitu kita balik duluan ya by" ujar Dea yang satu mobil dengan Dara yang memang satu arah rumahnya


"Gak usah Tante Om aku balik naik taksi aja gak pa pa " jawab Fera


"Gak baik anak perempuan pulang sendiri ini udah malam loh " jawab Mamaku


"Ya Lo bareng kita aja " ujarku


"Kalau gak keberatan Fera bareng aku aja Tante Om kita kan searah " ujar seseorang yang tak lain adalah Ferdy


" Emang kalian satu arah " tanya Papaku


"Iya Om kita satu arah " jawab Ferdy


"Kalau gitu kamu sama Ferdy aja ingat loh harus dianterin sampai rumah " ujar Mamaku


"Iya awas aja kalau teman gue sampai kenapa napa habis Lo " ujarku


"Gak bakalan kok kalau gitu kita balik duluan ya " ujar Ferdy


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE DAN BINTANG LIMANYA JUGA YA

__ADS_1


THANKS


__ADS_2