
Setelah berdebat dengan hal yang sebenarnya tidak penting sama sekali kita masuk ke mobil kita masing masing menuju rumahnya Fera seperti yang sudah disepakati bersama
15 menit kemudian.......
Akhirnya kita sudah sampai dirumahnya Fera. karena rumahnya Fera tidak terlalu jauh dari sekolah hanya membutuhkan beberapa menit saja apalagi kalau jalan aman alias tidak macet.kita sudah memarkirkan mobil di tempatnya di halaman depan rumahnya Fera yang memang sangat luas
"Akhirnya gue kerumah Lo lagi ya udah lama gue gak kesini kangen gue sama Mama sama Papa Lo mereka ada di dalam gak " ujarku
"Lo sih gak pernah main lagi ke sini semenjak Lo pacaran sama si Rendy brengsek itu kita mah sering ke sini ya ga Fer " jawab Dea
"Iya iya tapi boleh gak sekarang gak usah bahas Rendy " ujarku
"Mana ada jam segini mereka di rumah paling bentar lagi tapi pasti gak keburu kita ada jadwal lagi setelah ini Lo jangan lama lama disini nanti gue sama mereka yang ke rumah Lo " ujar Fera mengingatkan
"Yok masuk gak capek apa berdiri disini terus gue mah capek mau masuk kalau kalian masih kuat ya silahkan " sambungnya beranjak pergi
"Iya siapa juga yang mau berdiri disini " jawab Dea
Kami masuk ke dalam rumahnya Fera yang mewah dan megah karena dia merupakan anak dari pengusaha sukses.
Setelah kami masuk dan Fera menyuruh bibi yang ada di rumahnya membuat minum kami pergi ke atas lebih tepatnya ke kamar Fera
"Kita mau ngapain ni " tanyanya sudah duduk di atas kasurnya
" Gimana kalau kita nonton " jawab Dea
"Boleh tuh " jawab Dara
"Tapi laptop gue lagi di bengkelnya gimana dong " ujarnya lemas
"Kalau gitu kalian tunggu disini dulu " ujarnya bangun dari tempat duduknya beranjak pergi
"Mau kemana Lo " tanyaku
"Mau pinjem punya Abang gue dulu siapa tau dikasih " ujarnya memegang gagang pintu lalu menghilang dibalik pintu
Diantara kami semua hanya aku anak tunggal mereka semua punya kakak dan juga adik
"Pasti mereka gak pernah kesepian gak kayak aku udah sendiri gak punya saudara mana Mama sama Papa kerja terus " batinku
"Lama banget sih tu anak pasti gak dikasih deh sama Abangnya kalau gak dikasih kita ngapain ni " ucap Dara
" Tau ni kakaknya Fera pelit amat sih " sambung Dea
" Kalau gak dikasih kita suruh Syifa aja yang minta pasti dikasih " ujar Dara
"Kenapa jadi gue " tanyaku
__ADS_1
"Kan Lo juga tau kakaknya Fera suka sama Lo " jawab Dea
"Gak mau gue " jawbku
Kebiasaan buruk mereka adalah menjual namaku untuk meminta sesuatu ke kakaknya Fera yang katanya menyukaiku entah apa yang ada di pikiran mereka
Saat asik berdebat Fera masuk dengan membawa laptopnya dan disusul bibi di belakangnya
"Akhirnya Lo muncul juga lama banget sih " ujar Dea
"Ini non makanan sama minumannya " ujar bibi
"Makasih ya Bi " Ujar kami bersamaan
"Kalau ada apa apa panggil bibi aja " ujar bibi
"Iya Bi pasti kok " jawab Fera
"Kalau begitu permisi " jawab bibi
" Oh ya non Syifa dapat salam dari den Tama" ujar Bibi belum menutup pintu . Tama adalah kakaknya Fera satu satunya
"Biasa! gue harus nyebut nama anak satu ini baru dikasih gue jadi bingung " ujar Fera menunjuk ke arahku dan duduk dengan muka kesal
" Kenapa pada nyalahin gue sih " ujarku kesal dengan mereka semua yang selau menjual namaku untuk meminta apapun dari kakaknya Fera
"Kalau gak pakai nama Lo kak Tama pasti gak akan kasih " jawab Dara
"Iya Syifa sayang gue aja yang adiknya bingung kenapa kalau sama Lo dia baik lah kalau gue selalu aja ribut dulu baru dikasih " jawab Fera
"Iya selama Lo gak kesini kita kalau butuh apa apa susah tau gak" ujar Dea
"Kenapa " tanyaku gak paham arah pembicaraan mereka
"Ya karena gak ada nama yang bisa kita pakai buat bujuk kakak gue yang nyebelin dan nyeselin itu kalau dia suka sama Lo kenapa gak bilang aja sih heran gue sama gue aja berani masak bilang suka sama Lo susah banget " ujar Fera sedikit berteriak
"Lo kenapa teriak sih gue bisa dengar kali " jawabku
"Emang kenapa sih " tanya Dara
Fera tidak menjawab hanya saja memberi kode lewat matanya yang menunjukkan ke arah cermin
"Kenapa sih " tanya kami bersamaan dan berbalik . Dan terlihatlah yang sedang mengintip siapa lagi kalau bukan kakaknya Fera
" Iya kenapa sih kakak Lo itu ya gak jentelman banget bilang cinta aja susah banget " ujar Dea dengan suara sedikit keras dan mungkin itu di sengaja
" Iya benar tu apa karena Rendy ya tapi kan sekarang Rendy sama Syifa lagi marahan " sambung Dara
__ADS_1
"Kalian ini apa apa an sih gak jelas banget gue sama Rendy baik baik aja kok " ujarku tidak mau memberi harapan palsu pada kakaknya Fera
" Bukannya Lo yang bilang akhir akhir ini Rendy cuekin Lo " jawab Dea
"Udah udah mendingan kita nonton aja dari pada ngomongin hal yang gak penting yang ada nanti kakak gue kalau dengar ini jadi senang gue gak mau ya kakak gue nanti sakit hati Lo kan tau kalau Rendy cuma pur " ujar Fera dan langsung ditutup mulutnya sama Dea
" Kenapa sama Rendy Fer dan Rendy cuma apa " tanyaku
"Gak pa pa kok Lo kan tau si Fera ngomongnya gimana yaudah kita nonton yok " ujar Dea
"Kalian gak nutupin apa apa dari gue kan " tanyaku
"Gak ada kok emang apa yang bisa kita tutupin dari Lo ya kan guys " sambung Dara
"Kita nonton apa ni Drakor Hindi atau apa " ujar Fera menuju pintu menutup pintunya sengaja biar kakaknya pergi
" Terserah kalian aja aku lagi gak mood " ujarku
" Ayolah hari ini kita nurut apa kata Lo aja ya kan tapi nanti nurut apa kata kita " jawab Dea
"Tapi benar kan kalian gak nutupin apa apa " tanyaku sekali lagi (again )
" Iya " jawab mereka kompak
" Baiklah kita nonton oppa hari ini " jawabku
" Ok makanya kita nanya sama Lo karena kita semua pecinta Drakor jadi kita tau apa pilihan Lo " jawab Dea
"Kalau gitu kenapa harus nanya lagi " jawabku
" Siapa tau Lo mau nonton Indonesia hari ini ya kan " jawab Dara
" Bagus juga tu idenya " jawabku karena aku tau mereka gak akan setuju
" Aku terima jawaban pertama " jawab Fera
"Setuju " jawab Dea dan Dara bersamaan
"Katanya apa yang gue mau kok gak jadi " ujarku
"Gak kita sudah mengetuk palu dan gak bisa diganggu gugat pilihan pertama yang paling tepat " jawab Dara
**JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN BINTANG LIMANYA YA GUYS
AKU UCAPKAN TERIMA KASIH BANYAK SAMA KALIAN SEMUA BERKAT KALIAN KARYAKU SUDAH BERHASIL KONTRAK SEKALI LAGI TERIMA KASIH
I LOVE YOU BUAT KALIAN SEMUA
__ADS_1
JANGAN BOSAN YA MAMPIR TERUS**