
Setelah mencari apa yang kami incar masing masing dan waktu juga sudah menjelang sore akhirnya kami memutuskan untuk segera pulang. Aku gak tau kenapa mereka membeli sesuatu seperti akan ada mengadakan perayaan
"Kenapa kalian membeli itu apa kalian akan merayakan sesuatu kenapa tidak mengajakku " tanyaku kepada mereka semua
"Dan ya kalian mau kemana sampai membeli dress secantik itu bukankah kalian lebih suka dengan tas sepatu dan alat make up ya " tanyaku penasaran gak biasanya mereka membeli dress yang hampir sama dan menyuruhku membeli dress tapi berbeda dengan mereka
"Kita mau buat sesuatu aja, solnya ada teman aku yang mau menyatakan perasaanya sama orang yang dia sayang " ujar Dea
"Oh siapa aku kenal gak " tanyaku
"Mungkin, karena dia baru balik dan mungkin juga kamu gak kenal mereka aja gak kenal " jawab Dea lagi
" Teman kamu ya " tanyaku kepada Dea
" Iya " jawabnya singkat
" Kenapa Dara dan Fera juga kalian juga ada apa " tanyaku
"Kita hanya membatu temannya Dea itu karena kita juga mau berteman sama dia ya gak Dar " jawab Fera
" Benar banget tuh karena kata Dea temannya dia itu orangnya baik walau gak cantik cantik amat sih " sambung Dara
" Kenapa kalian gak kasih tau aku, aku kan juga mau bantu " ucapku
"Gak usah kamu bantu doa aja supaya dia diterima kamu juga hadir ya nanti pakai gaun itu " jawab Dea
"Iya pasti aku doain kok " jawabku
"Nanti aku make up pin kamu biar tambah cantik " jawab Fera
"Kenapa harus aku " tanyaku
"Itu karena kamu gak bisa make up sendiri Syifa kita tau kamu cantik walaupun tanpa make up tapi biar beda aja " jawab Dea
" Iya kita mau sahabat kita ini cantik biar kalah sama yang mau ditembak nanti " ujar Dara
"Gak usah aku bisa sendiri " jawabku
"Bisa apanya cuma pakek bedak sama lipstik doang anak kecil juga bisa kali malah lebih juga bisa kalau anak sekarang " ucap Dea
" Kan acaranya juga bukan buat aku ngapain aku dandan segala gak penting juga " jawbku enteng
__ADS_1
"Capek ngomong sama pokoknya ya kita make up pin kamu di hari itu gak ada penolakan " ucap Dara
"Terserah kalian ajalah yok pulang udah sore juga ni " balasku
"Emang gak pernah menang adu mulut sama kalian " batinku melirik ke arah mereka
Kita keluar dari mall menuju parkiran dan masuk ke mobil masing masing kami semua melambaikan tangan satu sama lain tanpa berpisah
Di dalam mobil aku kembali mengecek apa ada panggilan dengan nama Rendy tapi nihil tidak ada panggilan dari siapa pun dan pesan
"Kenapa dia berubah secepat ini bukankah dia udah janji gak akan ninggalin aku sampai kapanpun lalu apa ini baru saja aku memintanya untuk bilang ke aku kalau dia mencintaiku dia sudah meninggalkanku dan gak mau bicara lagi denganku " gumamku
"Rendy kenapa kamu jahat banget sama aku apa aku punya salah sama kamu sampai sampai kamu giniin aku " gumamku terus menerus
" Kamu udah berubah apa kamu gak sayang lagi sama aku tapi kenapa kamu gak bilang kenapa kamu diamin aku seperti ini " gumamku meneteskan air mata
Sepanjang perjalanan aku selalu memikirkan Rendy pikiranku benar benar kacau aku gak tau apa yang harus aku lakukan
Sampai dirumah orang tuaku juga belum pulang gak seperti biasanya
"Apa Mama sama Papa belum pulang " gumamku menghapus air mataku
Aku memarkirkan mobilku di tempatnya dan masuk ke dalam rumah
"Waalaikum salam " jawab seseorang dari dalam uang tak lain adalah bibi
"Bi Mama sama Papa belum pulang ya " tanyaku
"Iya Non Mama sama Papa nya Non belum pulang " jawab bibi
"Kalau gitu aku ke kamar dulu ya Bi " ujarku pergi meninggalkan Bibi yang masih berdiri di sampingku untuk ke kamarku
Sampai di kamar aku merebahkan tubuhku di atas sofa dekat dengan balkon kamarku
Aku berdiri menuju balkon kamarku aku berdiri melihat bintang bintang yang ada di langit yang begitu indah di malam hari
"Bintang betapa indahnya dirimu kalian selalu ada walaupun tak terlihat di pagi hari tapi kalian selalu ada bersama langit menemaninya " gumamku meneteskan air mata
" Kenapa ya bintang orang yang aku cintai selalu meninggalkan aku dulu Riski dan sekarang Rendy walaupun Riski kembali setelah sekian lama apa Rendy juga akan seperti itu apa aku akan terluka kembali kenapa aku jatuh cinta dengannya kenapa " batinku berbicara
"Sekarang aku tidak mau egois aku mau mendengar penjelasan darinya aku gak mau kembali salah paham seperti dulu ke Riski " gumamku
__ADS_1
"Aku harus meminta penjelasan langsung dari Rendy besok " batinku
Setelah merenungkan beberapa saat aku kembali ke dalam kamar dan memasuki kamar mandi untuk membersihkan diriku sekalian menyegarkan pikiran ku yang sudah sangat kacau
Setelah siap dengan ritual mandi dan memakai pakaian lengkap santai aku memakai baju kaos warna biru bermotif dan celana pendek
Aku turun ke bawah untuk makan malam sekaligus berbincang bincang dengan orang tuaku seperti sebelumnya
Sampai dibawah aku tidak menemukan siapa pun. Aku menuju ke meja makan tapi mereka juga tidak ada disana yang ada hanya makanan yang sudah dihidangkan di atas meja
"Bi " panggilku
" Iya Non ada apa " tanya bibi
" Mama sama Papa belum pulang juga " tanyaku
" Belum Non dari tadi bibi di dapur tapi belum ada suara Mama sama Papanya Non " jawab Bibi
"Kalau gitu makasih ya Bi " ucapku
" Sama sama Non kalau gak ada yang lain bibi mau balik ke dapur " ucap bibi
"Gak ada kok Bi "balasku
Aku makan malam sendiri malam ini seperti hati hari dimana aku belum mengenal yang namanya Rendy .
"Kenapa semua berubah dalam waktu singkat ya apa aku memang ditakdirkan untuk sendiri apa sahabat sahabatku juga akan meninggalkanku sendiri " batinku memasukkan nasi ke dalam mulutku aku tidak bisa lagi membuka mulutku karena air mata yang sudah jatuh di pipiku
Aku makan hanya sedikit aku tidak bernafsu untuk makan dan kembali ke kamarku, mungkin karena Rendy tidak menghubungiku sudah dua hari dan seperti tidak mengenalku saat kita bertatap muka disekolah .
Sekarang apa akan kembali seperti dulu hanya ada aku Fera Dara Dea dan juga Vino saja dalam hidupku dan aku kembali sendiri saat dirumah Mama sama Papaku sibuk dengan kerjaannya masing masing
Lamunanku buyar karena suara mobil Mama dan Papa dari luar aku turun ke bawah menghampiri mereka berdua
" Ma kenapa kalian baru pulang " tanyaku saat sudah menghampiri mereka
"Mama banyak kerjaan di kantor sudah Mama mau ke kamar dulu mau istirahat " ucapnya cuek bahkan tidak menatapku
"Papa juga banyak kerjaan kenapa baru pulang " tanyaku
"Iya Papa banyak kerjaan yang harus diurus " jawabku pergi meninggalkan aku
__ADS_1
" Kenapa mereka semua kembali berubah sih " batinku menangis aku benar benar hancur
JANGAN LUPA VOTE LIKE KOMEN DAN BINTANG LIMANYA YA GUYS