pria idaman

pria idaman
PI25


__ADS_3

"Gak " jawabnya


Aku pun mengigit tangannya Rendy yang menghalangiku


"Ah " melepaskan tangannya dari pintu mobil


"Sayang kenapa kamu gigit aku sih " teriaknya semua mata melihat ke arah kami


"Siapa suruh halangin jalan aku " balasku teriak menertawakannya


"Awas kamu ya " balasnya mengejarku


Aku lari dan Rendy mengejarku Aku gak peduli semua mata tertuju pada kami berdua dan Aku sempat melihat Vino juga ada di sana melihat kami itu lebih baik untukku dan juga Vino semenjak Dia tau kalau Aku sudah jadian sama Rendy Dia lebih menjaga jarak denganku dan Dara juga gak memaksaku lagi Dia senang karna Aku bahagia bersama Rendy Diapun memiliki kesempatan untuk dekat dengan Vino


Sampai akhirnya Rendy lelah sendiri dia hanya jalan. Aku lari ke kelas jadi Rendy tidak dapat mengejarku dan akupun juga sama sudah lelah


"Udah dong capek tau " ujarku ketika tiba di kelas


"Siapa suruh lari dan kenapa kamu gigit aku sakit tau liat ni merah kan "menunjukkan tangannya padaku


"Siapa yang mulai duluan aku gak ngerasa bersalah juga " balasku


"Kan aku cuma pengen kamu manggil sayang doang jarang jarang kamu panggil aku sayang setelah beberapa hari yang lalu itupun karena ada apa apanya " ujarnya


"Ya aku tau nanti kalau udah habis sekolah baru bisa sayang sayangan sekarang fokus sama pelajaran dulu " ujarku mengedipkan mata ke arahnya


"Hei kalian ngapain sih di pintu aja kenapa gak masuk " teriak Fera dari dalam kelas


" Tau tuh berdua tapi tunggu kenapa kalian keliatan capek banget kalian habis di kejar siapa " tanya Dara juga teriak


Aku menghampiri teman temanku yang berada di bangku yang lagi berbicara gak tau apa yang mereka bicarakan


"Kalian lagi ngapain sih " tanyaku


"Enggak ngapa ngapain sih cuma lagi bikin contekan aja " jawab Fera


"Yang lain pada kemana sih bukannya udah masuk ya " tanya Rendy


"Gak tau iya sih udah masuk tapi gak tau kenapa guru juga belum masuk " jawab Dea


"Oh Untung aja gak telat kita ya " ujarku melihat Rendy


"Yaudah kalau gitu aku mau ke kantin aja ngapain bicara sama cewek cewek pusing yang ada " ujar Rendy


"Yaudah sana siapa juga yang suruh kamu disini " balas Dea


"Yaudah kalau gitu aku ke kantin dulu ya sayang " ucapnya


"Iya sana gih " balasku


"Panggil aku sayang dulu dong " ucapnya


"Gak mau malu kali " balasku melihat teman temanku semua pada melihat ke arahku

__ADS_1


"Kalau kamu gak mau aku cium mau " mendekatiku


"Pilih mana panggil aku sayang atau aku cium " sambungnya makin mendekat ke arahku


" Ya ya yaudah kamu mau ke kantin kan sayang kamu pergi aja aku disini aja ya sama teman teman " balasku sok manis


"Ehem ehem liat tempat kali kalau mau bermesraan disini banyak jomblo " sindir Dara


"Apaan sih "jawabku menahan malu


"Makanya cari dong biar gak iri " sambung Rendy lalu menaruh tas dan pergi keluar kelas


"Oh ya sayang kalau nanti guru masuk kamu call aku ya "masuknya lagi


"Iya" jawabku singkat


"Iya sayang gitu dong jangan iya doang ulang kalau gak aku .. .." ucap Rendy


"Iya sayangku cintaku udah sana pergi "jawabku


"Nah gitu dong " meninggalkan kami


"Syifa sejak kapan Rendy jadi romantis gitu "tanya Dea


"Iya padahal dulu gak kayak gitu deh " sambung Fera


" Udah dari dulu kali " ujar seseorang dari luar yang tak lain adalah yang disebutkan namanya


"Udah ah dari pada bahas Rendy gimana kalau bahas masalah kita mau kuliah dimana ya gak " mengalihkan pembicaraan


"Aku gak tau mau kuliah dimana " jswab Dara


" Aku juga belum nemu tempat yang pas ni kalau kamu sendiri mau kuliah di mana " tanya Fera


"Aku juga belum nemu yang pas "jawbku


"Gimana kalau kita cari sama sama kalau kalian rencananya yang di luar daerah apa daerah sini atau diluar negeri mungkin " tanyaku


"Kalau aku sih pengennya ya cuma pengen aja yang di luar negeri gak tau kalian "jawab Fera


"Aku juga pengennya gitu tapi gak tau diizinin Rendy apa enggak nanti " ujarku malas


"Apa urusannya sama Rendy emang dia suami lo " Tanya Dea


" Mungkin dan insya Allah doain aja "jawabku


"Jadi benar Lo mau nikah sama Rendy


" tanya Dara kepo


" Ini cuma rahasia kita berempat ya janji "ujarku janji kelingking


"Iya "jawab mereka bersamaan

__ADS_1


"Sebenarnya aku dan Rendy rencananya habis wisuda nanti akan melaksanakan lamaran karena aku dan Rendy sebenarnya dijodohin tapi sekarang kami saling mencintai satu sama lain jadi kami menikah bukan karena perjodohan tapi karena cinta " jelasku dengan suara pelan takut ada yang dengar


"Sejak kapan kok Lo gak cerita sih sama kita " tanya Dara


"Bukannya gak mau cerita tapi belum sempat aja " jawabku


" Tapi Lo dan Rendy cocok kok banget loh " pendapat Fera


"Iya aku setuju Rendy juga kayaknya orangnya baik romantis lagi " pendapat Dara


"Tapi ini gak kecepatan ya Lo gak mau lanjut kuliah gitu gapai mimpi Lo " pendapat Dea


"Iya sih gue tau awalnya gue juga berpikirnya kek gitu tapi kan kuliah gak sama kayak sekolah udah nikah juga boleh kuliah kan dan Rendy juga izinin gue udah tanya sama dia " jawabku


"Syukur deh kalau gitu gue ikut bahagia " ujar Dea


"Iya aku juga "ujar Dara


"Kita semua ikut bahagia buat Lo " sambung Fera


"Tapi tunggu kenapa hari ini gak ada guru yang masuk sih bukannya masih ada satu hari lagi ya " tanyaku. Karena dari tadi gak ada satu guru pun yang masuk


"Gue juga gak tau bukannya malah bagus ya tapi gue kesal juga sih udah bikin contekan " kata Fera kesal karena udah terlanjur nulis contekan


"Dasar Lo ya " ujar Dea


" Tapi gak pa palah bagus juga " jawabku cengengesan


Saat kami lagi bicara dan sesekali tertawa Rendy masuk dan langsung duduk di sampingku


"Sayang kalian lagi ngomongin apa sih asik banget " tanya Rendy


"Gak ngomongin apa apa kok " jawabku lembut


"Ren Lo beneran mau nikah sama Syifa habis wisuda nanti "tanya Dara


Rendy memandang ke arahku meminta penjelasan mungkin dia pikir aku belum cerita sama mereka yang sebenarnya.


"Aku udah cerita sama mereka gak pa pa kan " ujarku


"Oh gak pa pa kok aku senang malah jadi aku gak perlu nutupin ini dari mereka " jawabnya menaruh tangannya di pundakku


"Iya aku mau nikah sama Syifa secepatnya emang kenapa " tanya Rendy ke Dara


" Iya gak pa pa tapi awas loh kalau Lo nyakitin Syifa habis Lo ya gak " ancamnya


" Iya aku janji gak akan nyakitin Syifa lagian gak usah di bilangin aku juga gak akan nyakitin Syifa kok aku itu sayang banget sama Syifa dan gak akan bikin dia nangis kalaupun dia nangis harus nangis karena bahagia dan aku juga udah janji pada diriku sendiri jadi kalian jangan khawatir " jelas Rendy


jangan lupa komen ya dan maaf kalau masih banyak typo nya maklumin aja baru karya pertama


jangan lupa vote dan like juga ya


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2