pria idaman

pria idaman
Merasa bangga


__ADS_3

''Kalian tenang aja aku gak akan pisahin kalian kok, kalian masih bisa ketemu sebebas kalian asal gak ada cowok terlebih lagi zombie itu?'' ucap Rendy.


''Zombie?,'' seru mereka semua


''Itu siapa namanya Vin '' ujar Rendy


''Vino,'' ucap mereka lagi


''Iya itu, kenapa kalian seperti menyerangku begini,'' tutur Rendy


''Kamu sih anak orang di bilang zombie ada ada saja,'' ujar Syifa.


''Lagian siapa suruh dia suka sama kamu?,'' ucap Rendy.


''Lo aja yang bucin nya minta ampun,'' ucap Ferdy.


''Kayak Lo gak aja,'' ujar Rendy membela diri.


Lama bercanda mereka tidak sadar kalau acara sudah mau di mulai dan para orang tua juga sudah datang termasuk orang tua Syifa dan Rendy.


Orang tua Rendy dan Syifa datang secara bersamaan. Betapa bahagianya Syifa di hari kelulusannya Mama dan Papanya hadir di tengah tengahnya memberi dukungan penuh padanya selama ini bahkan ke dua orang tuanya tidak pernah datang ke sekolah kalau ada pertemuan para orang tua mereka terlalu sibuk dengan kerjaan mereka masing masing.


''Terima kasih ya Allah engkau telah memberikan kebahagian untuk hamba terlebih lagi engkau memberikan sosok yang begitu sempurna untuk hamba semoga dia adalah jodoh hamba sampai til jannah Aamiin.,'' Batin Syifa melihat ke arah Rendy dan orang tuanya secara bergantian.


Di pengumuman kelulusan Rendy mendapat penghargaan sebagai murid paling berprestasi dengan nilai terbaik. Syifa juga tidak mau kalah dia mendapat juara kedua setelah Rendy. Betapa bahagianya orang tua mereka melihat anaknya yang berprestasi dan membanggakan untuk mereka.


Keluarga Rendy memang bukan pertama kalinya menerima penghargaan karena Rendy adalah anak mereka yang sangat cerdas maka dari itu pula Papanya Rendy sangat percaya pada kemampuan Rendy dalam menangani perusahaan.

__ADS_1


''Mama sama Papa merasa sangat bangga kamu sayang,'' ujar Mamanya Syifa memeluk Syifa dengan rasa bangga sekaligus merasa bersalah karena selama ini dia tidak pernah ada untuk anaknya tersebut dan ketika keluarga mereka mulai rukun Syifa sudah di jodohkan itu artinya tidak lama lagi mau tidak mau Syifa akan pergi darinya.


''Papa juga bangga sekali sama kamu, selamat hari kelulusan ya sayang, kamu mau apa untuk kelulusan kamu ini?,''tanya Papanya Syifa


''Syifa gak mau apa apa kok Pa dengan Papa sama Mama hadir hari ini aja itu merupakan hadiah dan kado terbaik untuk Syifa, terima kasih sudah mau hadir di hari kelulusan Syifa,'' tutur Syifa memeluk kedua orang tuanya secara bersamaan.


''Sama sama sayang,'' jawab mereka bersamaan.


Momen haru juga tidak kalah Rendy rasakan di hari ini karena ini merupakan awal baginya karena setelah ini dia akan masuk ke dalam perusahaan Papanya sekaligus akan menjadi seorang suami di usianya yang masih sangat muda untuk orang yang dia cintai. Namun umur bukanlah jaminan untuk mendirikan keluarga yang bahagia dia percaya dengan menikah akan menyelamatkannya dari segala fitnah dunia yang semakin bebas ini.


''Selamat anak Papa memang selalu jadi yang terbaik tapi jangan senang dulu ini baru awal kamu akan menghadapi ujian yang sebenarnya setelah ini.,''tutur Papanya Rendy.


''Iya sayang Papa kamu benar apalagi sebentar lagi kamu akan menikahi Syifa, Mama harap kamu jangan pernah menyakiti hati perempuan sebaik Syifa Mama tahu kamu masih sangat muda untuk menikah tapi Mama percaya kamu adalah laki laki yang bertanggung jawab seperti Papa kamu,'' ujar Mamanya Rendy.


''Mama sama Papa tenang aja aku akan menjadi laki laki yang bertanggung jawab seperti apa yang Mama sama Papa perlihatkan kepadaku selama ini, terima kasih sudah mau menjadi orang tua yang baik untuk Rendy selama ini, Rendy bangga memiliki orang tua seperti kalian ini,'' ujar Rendy memeluk Mama dan Papanya secara bergantian.


''Apa kamu sudah siap kalau Papa memberimu alih perusahaan,'' tanya Papanya Rendy melepaskan pelukannya dari Rendy.


''Kalian kan sudah lulus gimana acara pernikahan kalian apa kalian akan mengundang teman teman kalian?,'' tanya Papanya Rendy.


''Aku juga tidak tahu Pa mungkin hanya teman sekelas aku sama Syifa saja yang di undang dan beberapa teman teman aku yang lain yang akrab sama kami aja juga semua guru mungkin,'' tutur Rendy.


Tidak ada yang mereka sembunyikan karena pernikahan bukan sesuatu yang haram yang harus di sembunyikan dari semua orang yang ada takutnya malah fitnah yang tersebar mereka ingin jujur pada dunia,apalagi orang tua mereka adalah para pengusaha sukses.


Di hari kelulusan semua orang tua yang hadir pasti merasa terharu dengan kelulusan semua anak anaknya tidak ada perkecualian. mungkin ada beberapa yang nasibnya kurang beruntung yang tidak mendapat dukungan dari orang tuanya.


Saat mereka semua saling bertutur sapa dengan para orang tua lain yang hadir, Tama kakaknya Fera yang hadir bersama orang tuanya menghampiri Syifa bersama orang tuanya dan disitu ada keluarga Syifa dan juga keluarga sahabat Syifa maupun sahabat Rendy yang lain.

__ADS_1


''Selamat Syifa kamu memang selalu melakukan yang terbaik selama ini,'' ucapan Tama memberi selamat kepada Syifa wanita yang dia sukai selama ini.


''Terima kasih kak, terima kasih juga selama ini kakak udah bantuin aku dan kami semua kalau lagi ada tugas, yang tidak bisa kami kerjakan' jawab Syifa.


''Kamu akan kuliah di mana? apa kuliah yang sama dengan Fera?,'' tanya Tama lagi.


''Inn syaa Allah kak, kami akan kuliah di kampus yang sama dan sahabat kami yang lain juga,'' jawab Syifa.


''Apa kakak hanya akan memberi selamat kepada Syifa saja bahkan aku adik kakak saja belum mendapat selamat dari kakakku sendiri, sebenarnya adik kakak itu aku apa Syifa sih,'' Fera pura pura merajuk.


''Udah kalian jangan bertengkar di sini jangan buat Mama sama Papa malu,'' tegus Mamanya Fera sudah sangat paham dengan kedua anaknya. Lebih baik mencegah bukan.


Sedangkan Rendy dari tadi sudah bermuka masam melihat interaksi Tama dan juga Syifa, bahkan Syifa asik berbicara dengan Arya dan melupakannya dari tadi.


''Perkenalkan kak ini orang tua aku'' ujar Syifa.


Mereka saling memperkenalkan diri masing masing bagi kedua orang tua Syifa maupun Rendy tidak merasa asing dengan kakaknya Fera karena dia juga salah satu pengusaha sukses di usia muda.


Tiba giliran Rendy yang memperkenalkan diri dia ingin berbicara terus terang kepada Tama dan tidak mau menutupi siapa dirinya karena dia merasa kalau kakaknya Fera menyukai calon istrinya, tapi di sisi lain dia menunggu Syifa yang mengatakannya langsung pada Tama bukan dirinya.


Jangan lupa komen like and vote ya teman teman sekalian dan hadiahnya ya


tambahkan di daftar favorit kalian


mampir juga di karya author yang lain


CINTA PERTAMA YANG SEMPURNA

__ADS_1


author tunggu di sana juga ya


terim kasih


__ADS_2