pria idaman

pria idaman
PI28


__ADS_3

GAK BOSAN AKU INGATKANπŸ‘©β€πŸ«


JANGAN LUPA 🀦


LIKEπŸ‘


COMENT ✍️


VOTE πŸ‘‡


❀️


πŸ’“πŸ’“


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


*****


"Bisa gak sih gak usah cubit cubit sakit tau " memegang pipiku sendiri


"Lagian kamu lucu banget sih " ujar Rendy melihat ke arahku sekilas


"Yaudah fokus kamu kan lagi nyetir " ujarku kesal


Setelah itu tidak banyak lagi yang kita bicarakan aku sangat kesal sama Rendy karna mencubitku tadi aku sangat tidak suka pipiku di cubit karna ini sangat sakit sekali lagi pula dia seperti bukan mencubit karna gemas tapi karna kesal saking sakitnya


Tak lama kami sampai dirumah dan melihat mobil kedua orang tuaku juga ada di rumah mungkin mereka udah pulang pikirku


"Sayang itu mobil mama sama papa kamu kan " tanya Rendy


"Iya kok tumben ya pulang cepat " tanyaku


"Mana aku tahu sayang kan aku juga baru pulang sama kayak kamu " ujar Rendy


" Oh iya ya " cengengesan


Setelah turun dari mobil Aku masuk duluan karna gak biasanya mama dan papaku pulang seawal ini biasanya sekitar pukul sembilan atau paling awal jam delapan .


"Assalamualaikum " ucapku


Tapi gak ada sahutan sama sekali bahkan bibi pun gak ada entah kemana


" Rendy lama banget " gumamku


" Rendy kamu di mana sih lama banget " teriakku


Tapi tidak ada sahutan dari Rendy aku pergi ke kamarku untuk membersihkan diri


"Nanti aku akan turun lagi dan mencari mereka " gumamku sambil naik tangga menuju kamarku


Beberapa menit aku sudah selesai membersihkan diriku. Aku turun ke bawah untuk menemui penghuni rumah yang lain tapi tidak seorangpun di sana, jadi aku pergi melihat ke taman belakang biasanya mereka ada di sana dan benar saja mereka berkumpul semua disana entah apa yang mereka lakukan disana. Aku menghampiri mereka dengan diam diam aku akan mengejutkan mereka semua siapa suruh tidak memberi tahuku kalau mereka berkumpul disini


"Kalian kenapa tidak memberi tahuku kalau kalian ada disini " ujarku tiba tiba


Aku berhasil mengangetkan mereka semua termasuk Rendy juga ada disana juga

__ADS_1


"Sayang kamu bisa tidak kalau datang ucap salam dulu " ujar Mamaku kesal


" Siapa suruh tidak memberi tahuku " jawabku santai duduk di samping Rendy


"Iya tapi enggak harus mengagetkan juga kan " sambung Papa


" Kamu juga kenapa enggak ngajak aku tadi dan enggak memberi tahuku capek aku cari tahu " ujarku


"Jadi kamu mencariku " tanya Rendy mengedipkan matanya


"Tidak aku tidak mencarimu saja tapi mencari kalian semua " jawabku sengaja mengeraskan suaraku agar bisa terdengar oleh Papa dan Mamaku dan melihat ke arah mereka berdua.


"Kamu aja yang lama sayang " jawab Papaku


"Kenapa aku yang lama aku juga tadi sebelum ke kamar aku sudah mencari kalian tapi gak ada dan Rendy juga tadi dia mau simpan mobil tapi lama banget ya aku masuk aja dulu " jelasku


"Yaudah kalau gitu yang penting kita enggak kemana mana kan kita masih disini " jawab Rendy


" Yaudah aku lapar dari tadi mencari kalian "ujarku


"Kamu belum makan kan? makan yok! "ajakku kepada Rendy


"Yaudah ayok aku juga udah lapar ni "ujar Rendy


"Yaudah kalian makan sana " ujar Mama


"Mama gak makan " tanyaku


"Mama dan Papa udah makan tadi tinggal kalian berdua yang belum makan sana gih " ujar Mama


"Setelah makan kalian kesini ya ada yang mau Papa tanyakan sama kalian berdua " sambung Papa


"Iya mau bicara apa sih serius banget " tanyaku baru beranjak pergi


"Yaudah ayok tadi katanya lapar aku udah lapar banget ni yok kamu mau bikin aku kelaparan ya " ujar Rendy menarik tanganku supaya pergi


" Iya aku juga lapar kali emang kamu aja yang punya perut aku juga " balasku


"Ya maka dari itu cepat " balas Rendy masih menarik tanganku


" Bisa gak sih gak usah tarik tarik sakit tau " ujarku berusaha melepaskan tangannya Rendy dari pergelangan tanganku


"Ya maaf gak sengaja habisnya kamu jalan lama banget sih " ujarnya tidak merasa bersalah masih menarik tanganku


"Aku gendong aja mau " tanyanya lagi berhenti dan menatapku


" Enggak usah lagian rumah aku gak sebesar rumah kamu juga yang harus kamu gendong " jawabku pergi meninggalkan Rendy setelah berhasil melepaskan tanganku darinya


"Tungguin dong " ujarnya


"Cepetan gak pakek lama " jawabku tanpa berhenti ataupun melihat ke arah Rendy


Sampai di meja makan aku mengambil nasi dan lauk pauknya untuk Rendy dan untukku sendiri. Setelah itu tidak ada omongan lagi hanya ada suara piring saja.


Setelah selesai makan aku mau ke kamar dulu niatnya mau mengambil smartphone


"Kamu duluan aja ya aku mau ke kamar dulu " ujarku


" Yaudah aku tunggu disini aja kalau gitu " jawabnya


" Yaudah terserah kamu aja " jawabku meninggalkan Rendy


Sampai di kamar aku mencari smartphone setelah menemukannya aku melihat ada beberapa panggilan yang tidak terjawab. Aku membuka dan melihat


"Kenapa Fera yang menelpon ku "gumamku

__ADS_1


" tumben banget " batinku


Niatnya aku ingin menelpon balik tapi Fera kembali menelpon


" Halo Fer ada apa kok tumben Lo nelpon gue biasanya kalau ada pr doang " ujarku


" Lo tau aja tapi Lo gak lagi sama Rendy kan " tanyanya dari seberang


"Enggak emang kenapa kamu mau bicara sama Rendy " tanyaku


"Enggak usah kok masak Lo harus keluar dulu " jawab Fera


"Kalau Lo perlu gue bisa panggil kok " jawabku


" Katanya Lo lagi gak sama Rendy " ujarnya


"Lo lagi dimana sih " tanyanya lagi


"Dimana lagi ya dirumah lah" jawabku


" Dirumah siapa " tanyanya


"Di rumah gue Fer " jawabku


"Terus mau panggilin Rendy kerumahnya " tanyanya


"Ya enggak lah gila apa gue " balasku


"Terus Lo bilang tadi mau panggilin Rendy


"Dia di bawah " jawabku


"Oh kalau gitu nanti Lo aja yang nanya kalau gue tanya langsung ke orangnya yang ada malu gue " ujarnya


"Lo mau nanya apa sih dari tadi gak jelas banget " ujarku mulai kesal


"Tapi Lo janji ya jangan ketawain gue ya dan jangan bilang sama yang lain dan Lo juga harus bilang ke Rendy supaya jangan ngomong ke orang lain " ujarnya


"Iya cepat ngomong gue buru buru ni Bokap gue nunggu ni " jawabku


" Iya iya gue minta WA si Ferdy dong " ujarnya


"Hahahaha dari tadi Lo muter muter gak jelas Lo cuma mau minta WAnya si Ferdy doang " jawabku tertawa


"Iya jangan ketawa dong " jawabku aku tau dia pasti sangat kesal karna aku ketawain dia


" Iya sorry bukannya Lo pulang bareng dia tadi " tanyaku masih tertawa


"Iya gue pulang bareng dia tadi dia orangnya asik banget jadi aku lupa minta WA nya tadi keasikan ngobrol Lo punya gak " ujarnya


"Gue sih gak punya nanti deh gue minta Rendy dulu tapi gue gak tau dikasih apa enggak " jawabku


" Ya pasti di kasih lah " jawabnya


"Yaudah nanti gue minta udah dulu ya gue mau nemuin bokap gue dulu " ujarku


" Iya jangan lupa ya " balasnya


"Eum " jawabku


"Ya udah Assalamualaikum " ujarku menutup panggilan


"Waalaikum salam " jawabnya


JANGAN LUPA LIKE KOMENT DAN VOTE YA MAAF KALAU MASIH ADA TYPONYA

__ADS_1


__ADS_2