pria idaman

pria idaman
Pertunangan resmi


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat tiba hari ini, hari yang mereka tunggu yaitu hari pertunangan Syifa dan Rendy secara resmi. Semua telah siap pada posisi masing masing, para undangan juga sudah berdatangan satu persatu. Yang hadir di hari itu kebanyakan adalah para investor investor dari kalangan bisnis Papa Mahendra maupun Papa Surya.


Acara di adakan di salah satu gedung terkenal dan mewah di kota tersebut, sama sama anak tunggal dari keluarga yang tidak biasa bukanlah hal yang sulit untuk di lakukan.


Syifa sangat cantik di hari itu dengan balutan gaun yang indah di tambah lagi wajahnya yang cantik dan badannya yang indah bak bidadari. Semua terpesona melihat kecantikan Syifa.


Rendy juga tidak kalah tampan dia sangat tampan dan juga sangat gagah di hari itu, Rendy terlihat sangat berbeda dari Rendy sebelumnya karena Rendy sangat jarang menggunakan baju formal seperti hari ini dengan tuxedo putih menambah aura ketampanannya, Syifa sempat tertegun melihat penampilan Rendy yang sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Karena saat fitting Rendy tidak mencobanya di depan Syifa jadi dia tidak tahu seperti apa begitupun Rendy terpana dengan kecantikan calon istrinya itu.


''Kalian hari ini sangat cantik dan juga tampan,'' ucap Fera.


''Kalian juga," ujar Syifa.


Acara akan segera di mulai semua tamu juga sudah datang, sebelum memulai acara Papanya Rendy selaku dari pihak laki laki yang mulai membuka acara dengan sedikit pidato.


''Terima kasih kepada semua yang telah hadir di hari kebahagiaan anak anak kami, hari ini kita akan menyaksikan pertunangan anak anak kami yang sangat kami cintai Rendy dan Syifa, dan di hari ini saya juga akan mengumumkan kepada rekan rekan bisnis saya yang telah hadir di sini kalau saya telah menyerahkan perusahaan kepada anak saya Rendy secara resmi dan mulai sekarang Rendy yang akan menangani perusahaan secara menyeluruh saya hanya akan memantau saja , untuk mempersingkat waktu kita mulai saja acara intinya terima kasih," kata Papa Mahendra di sambut tepuk tangan meriah dari para undangan yang hadir.


Acara penukaran cincin sudah di lakukan itu artinya mereka sudah resmi menjadi pasangan tinggal menunggu hari pernikahan saja, tinggal satu langkah lagi mereka akan menjadi suami istri yang sah di umur yang masih sangat muda.


"Selamat ya, untuk kalian berdua, semoga lancar sampai hari H," ujar Vino yang hadir di hari itu.


"Terima kasih udah hadir Vin," ucap Syifa.


"Sama sama, aku juga senang untuk kamu Syifa," ujar Vino lagi.

__ADS_1


"Jaga Syifa baik baik, kalau kamu menyakitinya sedikit saja aku akan mengambilnya dari kamu," ancam Vino.


"Lo tenang aja gak akan ada celah buat lo untuk mengambil Syifa dari gue," tantang Rendy percaya diri.


"Gue pegang kata kata, tapi ingat gue gak main main sama omongan gue kalau gue denger sedikit saja Syifa terluka karena lo, gue akan ambil paksa Syifa apapun caranya," ucap Vino.


Untungnya tidak ada lagi Dara di tengah tengah mereka kalau saja Dara mendengar apa yang di katakan Vino pasti hatinya sangat sakit melihat laki laki yang dia sukai terang terangan menunjukkan sikap sukanya terhadap temannya sendiri bahkan di depan tunangannya.


"Apa kalian di sini akan mulai ribut lagi, sudahlah Vin, sekarang Syifa milik Rendy mending Lo cari yang lain aja," ucap Ferdy.


"Fera maksud lo," ucap Vino


,"Awas lo jangan macam macam sama gue," ucap Ferdy memukul lengan Vino.


" Gak Fera juga dong masih banyak yang lain,Dara mungkin," ucap Ferdy asal.


"Dara kan gak ada di sini," jawab Vino.


,"Dea tu nganggur," ucap Ferdy.


"Gak sudi gue sama dia, lagian juga gue udah punya cowok sendiri jadi sorry," timpal Dea.


,"Siapa juga yang mau sama cewek kayak lo," ucap Vino.

__ADS_1


,"Kalian ini sama saja, oh iya kita temuin orang tua kita dulu ya kalian lanjut aja," ucap Rendy menggandeng tangan Syifa mesra.


"Jangan lama lama, ingat belum muhrim," ucap Vino


"Sirik aja," ucap Rendy tambah menggandeng Syifa.


Mereka semua menikmati acaranya dengan suka cita Rendy juga banyak di kenalkan oleh Papanya kepada semua rekan bisnis yang selama ini telah setia bersama mereka.


Rendy dan Syifa menyapa seluruh undangan yang datang yang mereka temui. Sampai berakhirnya acara pertunangan mereka dengan senyum di wajah ke dua belah pihak karena suksesnya acara ayang mereka gelar. Mereka kembali ke rumah dan berkumpul di rumah Syifa melepas penat dan lelah.


"Tinggal satu langkah lagi kalian sudah menjadi suami istri, selamat berbahagia sayang," ucap Mama Sarah kepada Syifa.


" Tinggal menghitung hari kita sudah jadi besanan," ujar Mama Clara.


"Berarti setelah ini kalian tidak bisa untuk ketemu dulu sampai hari pernikahan kalian tiba," ucap Papa Surya.


," Kok gitu Om" bantah Rendy


" Itu sudah menjadi tradisi keluarga kita sayang," ucap Mama Clara.


"Gak bisa gitu dong, Syifa kan kerja di kantor sekarang jadi pasti bisa ketemuan," ucap Rendy.


"Dua hari Papa kasih waktu dua hari setelah itu kalian tidak bisa ketemu sama sekali sampai hari pernikahan kalian, gak ada yang protes kalau protes gak jadi sama sekali," ucap Papa Surya.

__ADS_1


"Kamu gak protes sayang, kita gak bisa ketemu satu minggu "ucap Rendy


__ADS_2