pria idaman

pria idaman
Masa lalu


__ADS_3

Reno mengeluarkan sesuatu di dalam celananya itu adalah sebuah dompet.


''Ini" Reno memperlihatkan sebuah foto anak kecil yang lagi mengandeng tangan.


''Itu Syifa sama gue waktu kecil,ganteng gue kan" ucap Reno memuji dirinya sendiri.


''Ini beneran Syifa, gemuk banget tapi gemoyy," ucap Rendy.


"Tapi tunggu, kenapa lo simpan foto Syifa di dompet lo, lo suka sama Syifa?" tanya Rendy baru sadar.


" Hanya sebagai kenangan masa kecil saja gak lebih, lagian itu udah lama banget yang penting sekarang lo yang dia pilih, jaga adik gue baik baik, kalau lo sakiti dia apalagi main tangan gua gak akan segan segan bikin lo masuk kuburan, rumah sakit paling gak" ancam Reno, walaupun sering bertengkar dan Syifa sering membuatnya emosi Reno sangat menyayangi Syifa dan sudah menganggap Syifa seperti adik kandungnya sendiri.


"Siapa lo ngancem ngancem gue?" ucap Rendy.


''Gue orang ke dua yang akan bunuh lo kalau lo alasan kenapa Syifa tersakiti" jawab Rendy.


''Pertama siapa?" ucap Rendy pura pura tidak tahu.


"Jangan pura pura bego" jawab Reno.


" Kalau gue bisa bikin lo masuk rumah sakit maka Om Surya bisa bikin lo mati di tempat" ucap Reno.


''Kalau bicara gak usah terlalu berlebihan lah, ya kali bisa mati di tempat, dia baik begitu" jawab Rendy belum kenal betul dengan Papanya Syifa.


" Kalau lo masih bisa ngomong seperti itu berarti lo belum kenal Om Surya atau lo juga gak tahu siapa Papa lo sendiri" ujar Reno membuat Rendy semakin penasaran apa sebenarnya yang mau di bicarakan Reno.


''Maksud lo apa sih dari tadi muter muter gak jelas, yo the point aja gak usah bertele tele," ucap Rendy mulai kesal.


" Untuk yang ini gue tidak punya hak untuk bicara, kalau lo mau tahu tanya saja sama Papa lo" jawab Reno.

__ADS_1


Reno memang memiliki usia yang tidak jauh dari Syifa maupun Rendy paling hanya tiga tahun saja, tapi Reno sudah sangat mengenal orang tua Syifa, Papanya Syifa juga yang selalu mengajarinya karate dan taekwondo untuk menjaga diri. Syifa juga di ajarkan oleh Papanya tapi tidak sedetail Reno yang seorang laki laki.


Reno belajar banyak hal dari Papanya Syifa terutama dalam masalah dunia bisnis, yang keras dan juga seram.


"Lo mau bohongin gue?" ucap Rendy gak percaya.


" Itu hak lo, percaya atau tidak yang penting gue udah memperingati lo agar jangan main main sama Om Surya kalau gak mau mati" ucap Rendy.


''"Aah Syifa bicara apa sih sama Tania dari tadi gak selesai selesai" ucap Reno mengganti topik pembicaraan.


Rendy masih bengong dan menerka apa yang di maksud Reno barusan.


''Apa Om Surya mafia ya, atau dia pernah bunuh orang terus di multilasi,'' pikir Rendy dalam hati.


" Gak usah di pikirkan" tutur Reno.


Rendy dan Reno duduk di pinggir pantai menunggu Syifa dan Tania sambilan Rendy mengulik ngulik masa kecil Syifa dari Reno, sedangkan Syifa dan Tania lagi sibuk membicarakan Reno.


" Aku kenal Reno dari teman aku, kamu sendiri kenal di mana? sepertinya kalian sudah sangat akrab" ucap Tania balik tanya.


"Aku sama Reno kenal dari kami masih kecil, dia sudah seperti kakak aku sendiri" jawab Syifa.


"Maaf kesannya aku terlalu ikut campur urusan kalian, tapi aku mohon jangan sakiti Reno ya, dia laki laki yang baik dan bertanggung jawab" tutur Syifa.


" Bukannya tadi kamu bilang dia playboy kenapa sekarang beda" ucap Syifa.


" Dulu dia pernah jatuh cinta sama wanita, cinta banget tapi wanita itu nyakitin perasaan Reno, Reno benar benar menangis waktu itu, mengunci diri, penampilannya sudah gak terurus lagi," Cerita Syifa.


''Terus apa yang terjadi? apa hubungannya sama jadi playboy?" tanya Tania.

__ADS_1


''Dia hanya mencari pelampiasan saja dengan membuatnya terlihat seperti badboy, tapi saat aku melihat tatapan matanya sama kamu tadi aku yakin dia sudah benar benar jatuh cinta lagi" tutur Syifa.


" Kenapa kamu begitu yakin?" tanya Tania.


''Dulu saat aku bilang kalau dia adalah playboy di depan teman wanitanya, dia sangat cuek dan biasa saja, membiarkan wanita itu pergi tanpa ada niatan mengejar atau sekedar menjelaskan, tapi sama kamu dia bahkan terlihat sangat kesal padaku tadi" jelas Syifa


" Jadi jangan membuat dia kecewa lagi, walaupun kami sering bertengkar kalau bertemu tapi jujur aku sangat menyayanginya dalam artian sebatas sayang adik kepada seorang kakak saja, jangan berpikir yang macam macam" tutur Syifa


" Kamu tenang saja, aku akan menjaga dia baik baik apalagi sebentar lagi kami akan menikah,'' jawab Tania.


"Sudah berapa lama kalian kenal?" tanya Syifa penasaran karena setau dia Reno tidak sedang dekat dengan siapapun karena kalau Reno dekat dengan wanita Syifa pasti tau atau mungkin Reno benar benar serius kali ini makanya tidak memberi tahukan Syifa.


''Belum lama, mungkin baru sebulan," jawab Tania.


''Sebulan dan kalian akan segera menikah, kakakku memang luar biasa kalau sudah jatuh cinta, tapi kenapa dia tidak memberitahuku" ucap Syakilla.


" Untuk yang itu aku gak tahu tanya saja sama orangnya, tapi dia udah kasih tahu Om, sama Tante kok" jawab Tania.


''Berarti cuma aku yang gak tahu, bahkan orang tuaku saja udah tahu, benar benar itu anak, awas aja, aku kerjain" ucap Syifa memikirkan sesuatu.


Dalam mode begini semua ide jahil dari kepalanya akan keluar dengan sendirinya.


''Aku butuh sedikit bantuan kamu calon kakak ipar, bantuin aku dalam misi ini ya please," ucap Syifa meminta bantuan Tania.


Kira kira apa ya ide jahil Syifa kali ini?


Jangan lupa


like, komen, vote, and fav.

__ADS_1


karena itu sangat berarti bagi author


terima kasih🙏


__ADS_2