Putri Kesayangan

Putri Kesayangan
Ferenita tuan putri kami


__ADS_3

"duduk di sofa dengan tenang!" perintah Veano tanpa menoleh.


"baik"


Di sebelah kanannya ada Alvin yang sibuk menjelaskan isi dokumen di tangannya setelah menyapa sebentar, di meja tempat Rere duduk sudah tersedia teh hangat dan beberapa camilan.


Rere hanya duduk diam memandang Ano dari jarak hampir 20 meter, tapi itu sudah jadi kepuasan sendiri untuk anak itu.


"makanlah"


"hmm?"


"kue kue itu di makan saja"


"boleh?"


"iya"


"terimakasih😊" dia tersenyum.


"emm apa aku boleh keluar sebentar?"


"kenapa? kalau ngantuk tidur saja😒"


"tidak saya mau mengambil buku sejarah"


"kamu sudah lancar membaca?"


"sudah, berkat Sir Edmund😊"


"hmm ambilah"


Rere langsung turun dari sofa dan berjalan ke arah ruang baca pribadinya, meski selama 1 tahun Veano bersikap acuh padanya tapi segala kebutuhannya terpenuhi,bahkan dia juga membuatkan 1 ruang besar khusus untuknya.


"kenapa kamu mengikutiku?" tanya Rere.


" ... "


"kamu yang selalu di samping Baginda kan?" tanyanya lagi.


"swushhh" kumpulan kabut kebiruan berkumpul di depannya


"apa tuan putri bisa melihatku?" tanya sosok yang keluar dari kabut.


"iya"


"sejak kapan?"


"emm🤔 mungkin sekitar 6 atau 7 bulan lalu" jawabnya sambil berpikir.



Vernando Chailil adalah pemuda misterius yang di sebut sebagai Ksatria bayangan, kemampuannya dalam menyembunyikan diri dan hawa keberadaan membuat sosoknya semakin misterius, bahkan sejauh ini hanya ada beberapa orang saja yang pernah melihat sosoknya karena dia selalu bersembunyi di bayangan Kaisar.


Ksatria bayangan merupakan tangan kiri Veano, dia yang memiliki tanggung jawab atas keselamatan Veano selama beberapa tahun ini, Vernando sebetulnya hanya pemuda korban perang yang di tolong Veano 8 tahun lalu, usianya baru 10 tahun saat bertemu Kaisar Heibe.

__ADS_1


Saat Veano berperang dengan kekaisaran Firo dia baru menduduki tahta selama 1 tahun, siapa sangka kaisar muda yang berusia belasan itu mampu memenangkan peperangan yang terlihat mustahil, saat dia kembali ke Kaisaran sosok Vernando mencuri perhatiannya karena anak itu satu satunya yang selamat di area perang.


Seolah bisa melihat potensi Vernando kecil Veano mendidiknya dengan keras, bahkan Veano juga memberi guru sihir untuknya dan benar saja selama belajar 5 tahun Vernando menjadi sosok penyihir misterius yang selalu ada di sisi Veano.


Kemampuannya bahkan sulit di deteksi oleh penyihir dari asosiasi penyihir sekalipun, jadi dia sangat heran saat Rere mengetahui keberadaanya yang terkenal misterius.


"apa tuan putri seorang penyihir?" tanya Vernando penasaran.


"penyihir? aku hanya bisa melihat sesuatu yang tidak bisa di lihat orang lain" jawabnya polos.


"ma.."


"tuan bayangan tolong ambilkan buku itu" tunjuk Rere ke sebuah buku bercover hitam.


"baik"


"ayo kembali ke ruang kerja Baginda" ucapnya meggandeng tangan Vernando.


"t-tuan putri"


"ya?"


"apa anda tidak takut denganku?" tanya Vernando cemas.


"tidak, tuan bayangan memiliki warna seperti langit di sore hari, jadi aku tidak takut😄"


"warna langit di sore hari? apa maksudnya?"


"mau ku beri tau?"


"yaa kalau tuan putri berkenan"


"baik"


"tapi sebelum itu tuan bayangan harus janji jangan memberi tahu siapapun karena ini rahasia" ucapnya mengacungkan jari kelingking.


"apa termasuk pada Baginda?"


"emm🤔 kalau Baginda mungkin lebih baik aku memberi tahu sendiri"


"baiklah"


"kalau begitu dengar aku bisa melihat warna di setiap mahluk hidup, semua yang ada di dunia ini memiliki warna dan warna tuan bayangan berwarna orange dan orange artinya hangat tapi karena tuan bayangan mempunyai beberapa warna abu yang tercampur itu membuat tuan bayangan sedikit misterius" jelas Rere.



"hangat? saya?" tanya Vernando tak percaya.


"hehee ayo cepat aku ingin ke Baginda" ucapnya langsung pergi.


* * * * *


"tuan putri nyonya Felicia mengirum kado" ucap Anna semangat.


"kado? memangnya aku ulang tahun"

__ADS_1


"emm tidak, tapi nyonya juga mengirim surat"


"suratm mana mana?" tanya Rere semangat.


*Rere keponakanku tersayang yang paling cantik, bibi punya kabar bahagia untukmu sayang, tapi sebelum itu bibi minta maaf untuk beberapa bulan ke depan bibi tidak bisa datang menemuimu, tapi kalau kamu merindukanku minta saja Bel untuk mengantarkanmu kemari.


Rere apa kamu ingat saat terakhir kita bertemu? kamu bilang kamu akan segera memiliki adik kan? sebenarnya bibi sangat sedih saat kamu bilang kalau adik yang kamu maksud itu adalah anakku, saat aku pulang tiba tiba aku sakit dan kamu tau apa yang dokter bilang saat memeriksaku?


kamu benar Re kamu akan segera punya adik, aku sangat senang sampai seharian menangis karena tak percaya, entah itu kebetulan atau tidak tapi aku sangat senang karena kamu sudah tau kalau kamu akan punya adik.


datanglah kemari saat kamu merindukanku.


salam sayang Bibi Felic yang paling cantik*.


Rere tersenyum lebar saat membaca surat tersebut, memang sebulan lalu saat terakhir kali bertemu dengan bibinya anak itu bisa melihat ada warna baru yang samar di area perut Felic, dan anak itu tau bahwa warna samar itu adalah warna dari bayi yang ada di perut bibinya.


"Anna ayo jalan jalan"


"ehh tiba tiba?" tanya Anna bingung.


"aku sedang sangat senang sekarang dan aku mau ke taman belakang"


"baiklah, tapi karena sekarang sudah masuk musim dingin tuan putri harus memakai pakaian hangat" ucapnya langsung bergegas mengambil pakaian hangat.



"kyaaa😍 astaga kenapa tuan putri kami sangat lucu" ucpnya merasa kagum.


"apa Anna tidak bosan setiap hari mengatakan aku lucu?"


"tidak! bahkan meski tuan putri sudah tumbuh dewasa saya tidak akan pernah bosna memuji kelucuan tuan putri, ehh tapi kemungkinan tuan putri akan tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik🤔, ahh tuan putri kuharap tuan putri jangan terlalu cepat tumbuhh😣" ucap Anna gemas sendiri.


"apa aku harus selamanya kecil begini? kalau iya maka sia sia aku makan banyak😌"


"hhh tidak juga, saya hanya berharap semoga waktu seperti ini tidak cepat berlalu, saya sangat senang bisa melayani tuan putri🤗"


"terima kasih Anna😄"


"hikkk🙊 harusnya saya yang berterimakasih, kesempatan merawat tuan putri selucu ini adalah kebahagiaan yang akan saya ingat seumur hidup"


Setelah selesai bersiap Rere dan beberapa dayang keluar ke taman istana, sepanjang jalan tidak ada hentinya para pelayan menyapanya, terutama para pelayan yang sudah melayani kediaman kaisar beberapa tahun ini, mereka merasa kehadiran Ferenita mengubah aura di setiap sudut bangunan, apalagi mereka merasa Baginda kaisar sudah tidak semenyeramkan dulu.



"Anna apa selama ini aku tinggal di istana sebesar ini🤔"


"tentu saja tuan putri"


"apa karena aku tidak pernah keluar aku jadi baru menyadari kalau istana sebesar ini? kurasa butuh waktu beberapa hari untukku bisa berkeliling ke seluruh ruangan" celetuk Rere serius.


"pastinya, lagi pula ini kan istana bagian belakang kalau bagian depan lebih mewah dan besar lagi😄"


"ini msih seperti mimpi, aku yang dulu tinggal di jalanan sekarang tinggal di istana sebesar ini"


"tuan putri tolong jangan berkata seperti itu🥺"

__ADS_1


"tidak papa Anna, meskipun kenanganku tidak terlalu bagus tapi aku tidak akan pernah melupkannya🙂"


"💘💘💘💘 uhhh tuan putri kami" para dayang serempak mendapat panah cinta dari ketulusan hati tuan putri Ferenita


__ADS_2