Putri Kesayangan

Putri Kesayangan
Bukan salahmu


__ADS_3


"ibumu itu dia terlahir di kekaisaran yang besar dan makmur, dia juga seorang tuan putri sama sepertimu, sifatnya yang ceria dan selalu tersenyum juga sama sepertimu, tapi kekaisaran tempatnya lahir bukanlah kekaisaran biasa, apa kamu tau di dalam tubuhmu mengalir darah Eno?"


"darah Eno? apa itu ayah?"


"bangsa Eno adalah manusia jang spesial, fisik mereka kuat dan secara alami tubuh mereka mempunyai sihir begitu mereka terlahir"


"oohh apakah itu alasan saya bisa menggunakan sihir? karena saya putri ibu?"


"hmm .. bangsa Eno cenderung memiliki sihir penyembuh, dulu mereka di kenal sebagai bangsa terkuat karena penduduk dan kaisarnya memiliki fisik yang sehat dan kuat"


"tapi ayah .. saya tidak pernah mendengar tentang kekaisaran yang berisikan bangsa Eno" tanya Rere penasaran.


"mereka sudah tidak ada"


"hah? mksud ayah?"


"ibumu itu tuan putri dari kekaisaran Groi, orang tua maupun saudaranya sangat menyayanginya, tapi aku dan ibumu membuat kesalahan"

__ADS_1


"DEG"


"ke-kesalahan? kesalahan apa ayah?"


"bangsa Eno memang bangsa yang kuat tapi mereka memiliki kelemahan, wanita dari bangsa Eno tidak bisa mengandung anak dari manusia biasa sepertiku, mereka akan mati begitu melahirkan bayi yang berdarah campuran, jadi sejak dulu kekaisaran Groi membuat peraturan siapapun tidak boleh menikah dengan bangsa manusia sepertiku apapun alasannya, mau laki laki atau perempuan mereka harus menikah dengan sesama bangsa Eno"


"la-lalu ibu?"


"itulah kesalahan kami berdua, aku tidak tau tentang sejarah kekaisaran mereka ataupun tentang bangsa Eno, aku jatuh cinta pada ibumu dan selalu mengejar ngejar dia, lalu kami berdua menikah diam diam dan akhirnya ada kamu.


Ibumu baru menceritakan sejarah bangsanya saat kamu berusia 4 bulan dalam kandungannya, aku tidak mau berbohong Re jujur saja aku dulu meminta ibumu untuk menggugurkanmu, aku tidak mau kehilangannya tapi ibumu menolak dan justru memilih kabur.


Saat aku berusaha mencarinyaa kekaisaran Groi justru mengibarkan bendera perang, kaisar beranggapan bahwa aku telah dengan sengaja menikahi putrinya hanya dengan tujuan untuk menguasai Groi.


" ... "


"aku tau aku keterlaluan membicarakan hal ini pada anak 7 tahun sepertiku, kamu boleh marah tapi memang benar begitu kenyataannya, aku tidak ingin menyembunyikan kenyataan apapun darimu" ucap Ano saat menyadari putrinya diam saja.


"ja-jadi alasan ibu meninggal itu kare.."

__ADS_1


"Zizi mati karena kesalahanku, andai aku tidak mengejar ngejar dia pasti dia masih hidup"


"tapi ayah..."


"Re kamu tidak salah apapun, terlepas apa yang terjadi itu semua sudah takdir, andai aku bisa mengulang waktu mungkin aku akan tetap menikahi ibumu"


"kenapa begitu? padahal ayah tau ibu akan mati🥺"


"karena ..."


"tok tokk"


"ya?"


"maaf Kaisar, tuan Alvin berpesan supaya kaisar segera ke ruang rapat"


"ahh aku lupa, baiklah" Ano langsung berdiri.


"a-ayah🥺"

__ADS_1


"tenanglah Re, seperti yang aku bilang tadi kematian ibumu bukan salahmu, itu sudah jadi pilihannya untuk melahirkanmu, dan kamu tidak salah apapun"


Setelahnya Ano langsung pergi ke ruang rapat sementara Rere di antar Nando ke kamarnya, anak ceria itu terlihat sangat murung setelah mendengar cerita ayahnya, dan entah sejak kapan dadanya terasa sangat nyeri.


__ADS_2