Putri Kesayangan

Putri Kesayangan
Lita dan Lisa


__ADS_3


"dasar kakek tua b*jingan, kamu pikir kamu bisa lari dariku?" seru Nando penuh amarah.


Setelah membantai hampir seluruh penghuni rumah lelang Nando langsung mencari sosok laki laki tua yang membeli tuan putrinya, amarahnya kian memuncak saat tau bahwa kakek tua tersebut adalah psyco yang suka menyiksa gadis gadis cantik.


2 jam lalu saat dia kembali ke istana Nando mendengar teriakan dari kamar Felic, begitu masuk matanya melotot melihat Felic tengah memeluk tubuh tuan putrinya dalam keadaan mengenaskan.


Rasa khawatir dan takutnya langsung berubah menjadi amarah, gadis kecil yang memiliki senyum menawan dan selalu ceria itu tak sadarkan diri dengan luka sayatan di sekujur kaki dan tangannya, rambut indah panjangnya juga berantakan karena di potong asal.


"bunuh! jangan sisakan satupun!" begitulah perintah yang Ano berikan kepadanya.


Tanpa menjawab perintah kaisarnya Nando langsung menghilang dan melakukan pembantaian, kabarnya pun langsung menyebar karena letak rumah lelang ada di pusat kota yang ramai, tapi karena Ano tidak terlihat maka dia sama sekali tidak peduli.


"si-siapa kamu? apa maumu?" tanya laki laki itu kelabakan.


"nyawamu .. aku mau nyawamu" ucapnya penuh penekanan.


Tanpa mengancampun kehadiran Nando sudah secara alami membawa tekanan menyeramkan karena aura pembunuh yang terkumpul dalam dirinya, di tambah lagi kali ini dia datang dengan di penuhi amarah.


Di istana


"Rere!" seru Felic begitu melihat Rere membuka mata.


Mata gadis kecil itu menatap sekelilingnya, begitu matanya menangkap sosok bibinya anak itu langsung menangis sejadi jadinya, Felic pun tak kuasa menahan air mata mendengar keponakan tercinta menangis sesegukan.


Kaisar data bersama Nando dan Alvin begitu pelayan menyampaikan bahwa Rere telah sadar, luka di tubuh gadis itu sudah di obati dengan obat dan dokter terbaik agar tak berbekas namun Ano tau, luka dan trauma di pikiran anak itu takkan semudah itu hilang.


"Rere putriku" ucap Ano langsung mendekap putrinya.


"ayaaahh sa-saya ta-takuuut😭"


"tenang lah tenang, mereka yang sudah menyakitimu sudah kuhukum, mereka takkan bisa menyentuhmu lagi" ucapnya dengan memeluk erat putrinya.


"hiks ka-kakek tua itu jah haaat, d-dia meh nyayat tangan dan kah kiku huhuu di-dia juga memotong rambutku huaaa ayaahhhh😭😭😭" tangisnya semakin kencang.


"iya ayah tau, sekarang kamu tenang yaa? b*jingan tua itu sudah mendapatkan hukumannya jadi kamu tidak perlu takut"


"huhuu hikkss hikss" tangisnya masih terus sesegukan.

__ADS_1


"hentikan tangisanmu, dadaku terasa sakit" ucap Ano lirih.


"a-ayah sakit hik" ucapnya sesegukan.


"ya .. dadaku sakit melihatmu begini, jadi berhentilah menangis"


"ta-tapi saya tah kut, ba-bagaimana kalau paman dan ka kakek jahat itu kembali?"


"tidak akan! aku memastikan mereka takkan bisa mendekatimu"


"be-benarkah hikks?"


"iya, aku tidak berbohong"


"saya percaya ayah" memeluk erat.


Ruang laboratorium


"bagaimana perkembangannya?"


"sudah hampir 95% tuan"


"baik tuan, satu bulan ini adalah masa terahirnya tinggal di selaput ikan ini"


"hmm, bgaimana kabarnya?"


"bulan lalu dia datang kemari untuk menjenguk adiknya, saya rasa dia masih sibuk mempertahankan area selatan"


"kalau dia berkunjung katakan Kaisar ingin berjumpa"


"baik tuan"


"hhh andai saja waktu itu anak ini sudah stabil Wolf knight pasti tidak akan mati sebanyak itu"


"maafkan atas ketidak becusan saya tuan"


"itu bukan salahmu, tapi aku harap kamu berusaha lebih keras lagi, tuan putri membutuhkan anak ini"


"a-apa? tuan putri?"

__ADS_1


"kamu mungkin tidak dengar karena tenggelam dalam ruangan ini, tapi seminggu lalu tuan putri di culik dan mengalami beberapa hal menakutkan, Kaisar ingin menempatkan anak ini di sampingnya seperti Nando"


* * * *



Lalita dan Lalisa adalah sepasang kakak beradik yang terlahir di area selatan kekaisaran, mereka berdua adalah putri dari raja dan ratu laut, ayah mereka adalah nelayan perkasa yang mampu menaklukan ombak seganas apapun di laut selatan, sedangkan ibu mereka adalah penyelam handal yang bisa bertahan selama 10 menit di air tanpa bernafas.


Dua bersaudara tersebut memiliki sigat dan nasib yang berbanding terbalik, mereka menjalani hari masing masing dengan sangat berbeda.



Lalisa gadis dingin berusia 19 tahun yang beraura gelap, sejak kecil dia sudah terjebak di dalam perang melawan monster di area selatan dan di doktrin untuk menjadi mesin pembunuh,kemanapun kakinya melangkah maka di sana akan tercium aroma amis dari lautan darah monster yang dia bunuh.



Lalita gadis manis berusia 17 tahun yang murah senyum, dia adalah manusia pertama yang bisa mengendalikan monster, 17 tahun lalu saat ibunya mengandung dirinya terinfeksi oleh virus yang di keluarkan bangkai monster, sejak lahir gadis itu bertubuh lemah dan seperti mayat.


Saat usia mereka 5 dan 3 tahun kedua orang tuanya mati, mereka di bawa oleh neneknya ke sebuah tempat pengungsian, di sana neneknya pun mati dan meninggalkan 2 balita itu sendirian.


Sebuah organisasi gelap membawa dua anak malang tersebut untuk di jadikan kelinci percobaan, Lisa di doktrin menjadi mesin pembunuh dan Lita di jadikan manusia uji coba, tidak ada yang bisa membayangkan sekelam apa masa lalu kedua saudara tersebut, yang jelas masa lalu mereka gelap dan mengerikan.


Pertemuan dua saudara itu dengan Kaisar sekitar 4 tahun lalu, saat Ano ikut turun perang melawan monster di selatan laki laki itu melihat kedua bersaudara itu sedang saling bertarung, adiknya mengendalikan monster monster untuk menyerang kakaknya dan kakaknya matian bertahan hidup.


Rupanya keduanya sedang berusaha kabur dari organisasi yang mengekang mereka, namun naasnya di tengah perjalanan keduanya di hadang monster, melihat Lisa bertarunh sendirian Lira merasa tak enak hati, anak itu menggunakan kekuatannya sampai melewari batas dan berakhir kehilangan kendali.



Mata gadis itu akan memerah dan urat di seluruh tubuhnya akan menonjol keluar saat anak itu kehilangam kendali, hanya organisasi yang mengendalikan merekalah yang mempunyai obat untuk membuat Lita kembali menjadi manusia normal.


Untungnya saat Lisa berada di ujung tanduk rombongan Ano dan Wolf knight datang mendekat, mereka membantai habis para monster dan itu membuat Lita tak sadarkan diri, ilmuan yang ada di istana sangat tertarik meihat gadis kecil berusia 13 tahun mampu mengendalikan monster dan mencoba untuk menelitinya.


Awalnya Lisa menolak keras saat ilmuan istana mencoba meneliti adiknya, menurut pemikirannya itu seperti baru saja keljar dari mulit singa malah terjebak di mulut harimau, tapi setelah Alvin membujuknya dan membuat oerjanjian akan menyembuhkan adiknya Lisa pun setuju dan mengijinkan dokter meneliti adiknya.


Selama 4 tahun penuh Lita berada dalam pengawasan para ilmuan istana dan Lisa melanjutkan misinya untuk membantai monster, namun kali ini Ano membayarnya mahal untuk tiap tetesan keringat yang Lisa keluarkan.



"tunggulah sebentar lagi, kamu akan terbebas dari kantung itu dan bisa dengan sesuka hati mengendalikan monster" gumam Alvin sambil menagap Lita.

__ADS_1


__ADS_2