Queen VS Princess

Queen VS Princess
Keep our secret, please


__ADS_3

“jadi….kalian?! bagaimana bisa mirip?” tanya Cleanne yang terkejut melihat Shana dan Hana duduk bersebelahan. “apa ini mimpi? Tolong cubit aku ! tolong bangunkan aku !! tolong tampar aku !!! eh…jangan !! nanti wajahku tidak cantik lagi.”


Hana menahan tertawa melihat tingkah konyol Cleanne ketika melihat keanehan di depan matanya. Sedangkan Shana hanya melipat kedua tangannya. Ia terlihat marah. Tentu saja, Hana meneleponnya pada saat ia akan berangkat sekolah. Hasilnya Shana buru-buru datang kesini karena panggilan darurat.


“nah, kamu bikin masalah apa lagi di hari pertama pertukaran kita season 2 ini?” tanya Shana pada Hana. Terlihat sekali kalau ia sedang kesal pada Hana.


“maafkan aku, Sha. ini benar-benar kecerobohanku.” Jawab Hana dengan menunduk.


“aku semakin pusing ! cepat katakan, yang mana Shana?!” tanya Cleanne yang masih syok dengan apa yang terjadi.


“Cleanne, aku disini. Maafkan aku tak memberitahu apa-apa tentang ini. Aku sendiri tak tahu harus menjelaskan seperti apa. Ini semua terjadi juga awalnya karena kecelakaan.” Jawab Shana mencoba menenangkan Cleanne.


“lalu siapa dia? Kenapa dia ada disini? Untuk apa kalian bertukar posisi?”


“oh… dia Hana. Hana Chizuru. Ini kedua kalinya kami bertukar posisi. Yaa… awalnya karena masing-masing dari kita punya alasan sendiri untuk melakukan pertukaran. Yah…. Mungkin sebenarnya bukan alasan, tapi pelarian.” Jelas Shana sambil tersenyum pahit.


Hana hanya menunduk diam membiarkan Shana menjelaskan semuanya. Ia takut membuat masalah lagi. Sedangkan Cleanne duduk manis mendengarkan penjelasan Shana.


“sejak kapan kalian bertukar posisi seperti ini?” tanya Cleanne yang kini sudah mulai tenang dan menerima situasi.


“ini semua juga gara-gara kamu salah menyeret orang !!” jawab Shana yang kembali kesal. Matanya melotot ke arah Cleanne.


“kenapa aku?” tanya Cleanne yang langsung terkejut dengan perubahan situasi.

__ADS_1


“kau salah mengira kalau Hana adalah aku. Kau main seret aja saat berada di mall.”


“apaaa?! Jadi sejak saat itu kalian bertukar posisi? Pantas saja ada perubahan sikap aneh padamu saat itu.” Jelas Cleanne mencoba mengingat peristiwa di mall saat ia salah mengambil Hana. “pantas saja selama itu kamu jadi baik banget sama Tadashi. Aku sampai kaget.”


“APAAA???!!!!” Shana terkejut mendengar ucapan Cleanne. “apa yang kau lakukan, Hana?!”


“memangnya kenapa? Tadashi kan orang yang baik. Dia juga lucu.” Jawab Hana polos.


Shana menepuk jidatnya. Seandainya ia bisa memotong-motong tubuh Hana lalu memakannya hidup-hidup.


“jangan bersikap baik pada Tadashi.” Ucap Shana melarang Hana mendekatinya.


“Sha, sudahlah. Hana tak ada sangkut pautnya.” Bujuk Cleanne.


“kita…. Gimana?” tanya Hana ikutan berdiri.


“sementara kita tetap bertukar posisi saja. Usahakan tidak ada orang lain yang tahu soal ini. Aku juga berusaha menjaga sikap agar tak ketahuan.” Jawab Shana meninggalkan Cleanne dan Hana.


“kau dari SMA mana, Hana?” tanya Cleanne yang masih duduk manis di kursinya.


“hanya sekolah kecil di Tokyo.” Jawab Hana sambil menyeruput jus yang ia pesan.


“tadi Shana bilang kalau kalian punya alasan masing-masing untuk bertukar posisi. Boleh aku tahu apa alasan Shana untuk bertukar posisi?”

__ADS_1


Hana terdiam sejenak. Ia mengingat kembali peristiwa beberapa minggu lalu. Matanya kemudian berkedip-kedip menatap Cleanne. “sebenarnya saat itu akulah yang meminta untuk pertukaran. Shana tak menginginkannya. Tapi kemudian ia sepakat dengan pertukaran ini.”


“lalu kenapa kamu ingin bertukar posisi?”


“aku hanya ingin melarikan diri. Aku menyukai kakak tiriku. Aku gak sanggup bersamanya setiap hari. Itu menyiksaku.” Jawab Hana sambil menunduk.


“apa kakak tirimu tahu kalau kamu menyukainya?” tanya Cleanne sambil menyantap kentang gorengnya. Ia terlihat tertarik dengan masalah Hana. “kenapa kamu gak bilang aja perasaanmu yang sebenarnya?”


Hana menggeleng. Ia hanya menghela nafas berat. “kenapa aku harus bilang? Itu memalukan. Lagipula kakakku sudah punya pacar. Mana mungkin aku mengatakan.”


“no no no…. awalnya aku juga menganggap hal itu memalukan. Tapi berkat Shana, aku jadi gak malu lagi buat ungkapin perasaanku.” Jawab Cleanne sambil tersenyum malu. “eh,,, saat aku balikan sama Misaki, yang menyatukan kami saat itu, kamu atau Shana?”


“oh….. itu aku, Cleanne. Kalian masih akur kan?” tanya Hana santai.


“ternyata kau. Makasih banyak ya, Hana. Kamu itu anak yang baik. Cobalah untuk jujur pada kakakmu itu.” Ucap Cleanne sambil memeluk Hana yang masih menyantap kentang goreng. “kamu sendiri yang menyuruh untuk jujur pada perasaan, kan?”


“mungkin kamu benar. Tapi aku gak berani, Cleanne. Aku takut setelah kejadian itu malah kakakku menjauhiku.”


“susah juga, ya.” Jawab Cleanne sambil memegang dagunya. Berpose seperti seorang detektif.


“lagipula aku punya pacar sekarang. Itu gara-gara Shana. Dia menerimanya saat menyamar menjadi diriku.”


“apaaaa?!!!! Kamu punya pacar tapi suka sama orang lain?! Lalu, kamu terpaksa menerima ulah Shana?” Cleanne menanyakannya sambil menahan tawa. “hahahahaha…. Dia itu benar-benar seenaknya sendiri.”

__ADS_1


Tawa Cleanne kembali meledak. Kali ini Hana hanya minum juice tanpa pedulikan Cleanne.


__ADS_2