
Entah bagaimana ini semua terjadi. Hana, Rhena, dan Ayah Hana berada dalam satu mobil saat ini. Ayah baru saja menghubungi Shana. mereka bertiga bermaksud untuk menjemput Shana di sekolah. Merasa hal ini sudah diluar kendalinya, Hana segera mengirim pesan singkat pada Shana tentang keadaan yang terjadi saat ini. Mau tidak mau, siap atau tidak, Hana dan Shana akan bertemu satu sama lain. Rhena masih tak bisa percaya hal ini. Ia segera mengambil ponsel dan menghubungi Mama Shana yang saat ini berada di Inggris. Beliau harus ikut menjelaskan apa yang sudah terjadi selama ini.
“yohooo….Rhena sayang… ada apa menelepon? Kamu rindu mama?” ucap Mama diseberang telepon. Suaranya terdengar sangat riang gembira sekali.
Rhena sengaja menyalakan speaker eksternal ponsel tersebut. Agar Ayah dan Hana mendengarnya.
__ADS_1
“Mama harus pulang malam ini juga !! Mama harus jelaskan semua ini padaku, pada Shana, pada Hana dan pada Pak Shiki Chizuru.” Teriak Rhena berkata tegas tanpa basa basi.
Hening. Tak satupun terdengar suara di seberang telepon. Seolah sambungan terputus tiba-tiba.
“kenapa? Mama terkejut? Bagaimana bisa selama ini Mama membohongi kami? Mama bilang Papa sudah meninggal, lalu yang ada dihadapanku saat ini, siapa? Siapa Shiki Chizuru itu?” teriak Rhena tak terima dengan keadaan yang selama ini ternyata hanya kebohongan. Air matanya menetes perlahan. Betapa teganya ibunya berbohong selama ini.
__ADS_1
“mana yang lebih penting, aku dan Shana atau perusahaan Mama?! Kami tunggu kepulangan Mama malam ini di rumah.” Sambungan terputus.
Rhena menyeka air matanya dan melanjutkan perjalanan mereka ke sekolah Hana. Dalam perjalanan menjemput Shana, mereka bertiga hanya hening tak berkata apapun. Hana tak berani berkata apapun, ia takut hal itu membuat terbongkar penyamaran ini. Hana sudah mengirim pesan singkat pada Shana untuk menjelaskan sekilas keadaan disini. Satu hal yang Hana sadari saat ini, bahwa Ayah kandungnya mempunyai hubungan dengan Mama Shana. kemungkinan besar Ayah Hana adalah Ayah kandung Shana dan Rhena. Hal itu berarti Hana dan Shana adalah saudara kandung. Hana memejamkan matanya. Cepat atau lambat, semua akan mendapat penjelasan.
Hana sangat mengenal jalanan ini. Jalanan yang hampir setiap hari ia lewati. Ini jalan menuju sekolahnya. Ya…mereka sedang menjemput Shana. mobil berhenti di depan sebuah sekolah yang sudah membawa sejuta kenangan untuknya. Ayah segera keluar dari mobil dan menanti di luar halaman sekolah. Hana dan Rhena hanya diam di dalam mobil. Wajah Rhena masih terlihat marah karena kebohongan yang sudah ia telan selama hampir 17 tahun. Tak lama menunggu, Shana keluar dari sekolah dan berjalan menuju Ayah yang dari tadi sudah menunggunya. Shana menyadari jika mobil yang dipakai mereka itu adalah mobil milik Rhena. Shana segera mendekat ke arah Ayah dan mencoba berbicara sesuatu. Rhena terlihat sangat terkejut melihat kemiripan Hana dan Shana. tanpa berfikir lama, Ayah menyuruh Shana untuk masuk ke dalam mobil. Betapa terkejutnya Rhena memandang Shana dan Hana secara bergantian.
__ADS_1
“kalian……….bisa sangat mirip seperti ini?” tanya Rhena masih terbengong dengan peristiwa unik di hadapannya.
Shana hanya diam. Demikian pula Hana. Rhena langsung melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah Shana.