Rain Poor

Rain Poor
1


__ADS_3

Lonceng berbunyi nyaring diatas menara, Suara langkah kaki kuda berderap diatas jalanan berdebu, menyusuri padatnya jalan yang penuh orang berlalu lalang. Tembok ibukota melingkari Bangunan didalamnya, Tembok yang baru dibuat empat tahun lalu Terlihat jelas masih baru. Dibuat kokoh untuk mengantisipasi serangan musuh saat terjadi perang besar antara Romawa dan Garduete, yang berakhir dua tahun kemudian dengan kemenangan mutlak di tangan Garduete. Sekarang negeri ini adalah salah satu dari dua negeri terbesar selain Argueda.


Banyak perubahan yang terjadi di negeri ini. Bangunan-bangunannya, Lingkungannya, Semua nyaris menunjukan perubahan yang signifikan. Sudah berapa lama Aku meninggalkan tempat ini ?


Aku berhitung dalam hati dan terkejut menyadari bahwa Aku sudah lima tahun ini menghilang. Kabur di perjalanan bulan maduku untuk bersama Kakak laki-lakiku yang gila -Lekky Darmount (Baca : Water Ripple).


Aku merapatkan kain yang kupakai untuk menutupi rambutku. Hawa terasa panas, wajahku berkeringat di bawah cadar yang kupakai. Di dalam kereta seorang Pria duduk mengobrol dengan Pria yang lebih tua. Menceritakan bagaimana pernikahan kerajaan antara Pangeran Riana dan Putri Marsha harus ditunda sampai semua masalah ini berakhir. Masalah yang membuatku harus kembali kemari.


"Aku dengar Iblis ini dibangkitkan oleh calon Ratu terdahulu" Kata Pria itu dengan suara berapi-api. "Dia benar-benar wanita jahat, Pangeran pernah hampir mati karena menyelamatkannya. Dan Dia malah mengkhianati Pangeran saat Pangeran Sera berhasil mengalahkan Rasyamsah dan menjadikan Argueda negara terbesar. Dia meninggalkan Pangeran kita demi harta dan tahtah yang lebih besar"

__ADS_1


"Apakah Calon Ratu yang terdahulu sangat cantik ?"


"Cantik ?, Untuk apa cantik kalau hatinya seperti iblis. Untunglah sekarang Pangeran Riana bersatu kembali dengan kekasih pertamanya"


Aku menatap ke bukit-bukit yang Kami lewati. Kereta sedikit goyah saat jalanan menanjak. Sudah lima tahun berlalu.....Rasanya seperti mimpi. Lima tahun....


Aku merenung, Selama lima tahun ini Aku menghilang, Hidup bersama Lekky. Selama itu Aku sudah banyak berubah. Tidak ada yang percaya jika sekarang Aku bisa berkelahi, memanah atau bermain pedang. Sudah banyak hal yang kulalui bersama Lekky. Kakakku itu, Setelah beberapa lama bersamanya, Aku menyadari kalau Dia sebenarnya sangat ingin mati. Ya semenjak istrinya dibunuh oleh Bangsawan dari Argueda, Dia seperti tidak punya keinginan hidup lagi. Membuatku sangat ingin menjaganya, Bagaimanapun juga Dia adalah satu-satunya keluargaku.


Kisah cinta Lekky sendiri sangat rumit. Dia memiliki banyak wanita sebagai teman tidurnya, Namun jika Dia menemukan wanita yang menarik hatinya, Dia akan sangat memuja dan melindungi wanita itu. Sebelum istri nya yang sekarang, Lekky pernah mempunyai kekasih, Tapi kekasih ini kabarnya mengkhianati Lekky dan malah menjebak Lekky sehingga Dia nyaris tertangkap oleh kerajaan Argueda untuk menebus gadis itu yang berpura-pura ditawan. Beruntung Lekky menyadari di saat yang tepat, Dia berhasil lolos dengan bantuan wanita yang menjadi istrinya di kemudian hari. Sayangnya, Istrinya ini saat itu masih menjadi Istri seorang Bangsawan Argueda, Dia sering mendapatkan perlakuan buruk dari suami dan keluarganya. Lekky tanpa peduli status wanita itu, merebut dari suaminya dan menikahinya. Namun Bangsawan itu berhasil menangkap istrinya dengan memanfaatkan orang tuanya sebagai tawanan, Lalu memancungnya dihadapan para pelayan. Lekky menghabisinya malam itu juga beserta seluruh pengikutnya.

__ADS_1


Dari hasil pernikahan Mereka memiliki seorang anak yang saat ini berusia delapan tahun bernama Ferlay. Aku sudah menganggap Ferlay sebagai anakku sendiri. Justru yang membuatku heran, Ferlay lebih mirip diriku ketimbang orang tuanya. Sering jika Aku bersama Ferlay orang akan menyangka Dia adalah anakku.


"Sebentar lagi Kita akan sampai, persiapakan identitasmu nona" Seru kusir kuda membuyarkan lamunanku. Aku menganggukan kepala mengerti. Mengambil tas yang kubawa dan mencari identitasku. Kedua Pria yang dari tadi mengobrol tampak berpaling saat melihat identitas yang kubawa.


Kereta telah sampai di gerbang pemeriksaan. Pergerakan iblis yang dipimpin oleh jelmaaan kakek Bangsawan Dalto mulai meresahkan. Pendeta suci sampai turun tangan dan memanggil Kami , Orang-orang yang dipilihnya melalui mimpi untuk berkumpul di Garduete. Lekky telah tiba di sini tiga minggu yang lalu. Aku memilih bertahan di luar ibukota sampai merasa cukup siap untuk datang. Bukan hanya Aku dan Lekky, Pangeran Sera juga dipanggil dan kabarnya Dia sudah berada di Garduete.


Aku tidak tahu bagaimana caraku untuk muncul lagi didepan Mereka. Aku sungguh tidak ingin mengacaukan hidup mereka. Pangeran Riana pada akhirnya bertunangan dengan Putri Marsha setahun yang lalu, Seharusnya Mereka menikah tahun ini, Namun karena ada masalah pergerakan iblis ini, mereka menundanya. Dan Pangeran Sera, Aku justru merasa sedih melihatnya. Dia memilih menyerahkan mahkotanya kepada Pangeran Arana saat dipaksa untuk menikah lagi. Dia tetap tidak ingin melanggar sumpahnya untuk menikahiku seorang. Aku tidak bisa mengabaikan panggilan pendeta suci. Mau tidak mau Aku harus kembali ke Garduete.


Aku turun dari kereta dengan jantung berdebar.

__ADS_1


Aku kembali


__ADS_2