Ranjang Pengkhianatan (Balas Dendam)

Ranjang Pengkhianatan (Balas Dendam)
Episode_069


__ADS_3

Pesta digelar dengan sangat meriah. Elle pun menyumbangkan suara emasnya yang dulu sempat menjadi penyanyi di cafe. Axel yang tidak tahu begitu terpukau mendengar istrinya bernyanyi. Pria itu menatapnya dengan penuh cinta, pandangan mereka bertemu. Axel pun akhirnya naik ke panggung untuk menemani istri tercintanya.


Dalam keadaan lengah, Leo yang menyamar sebagai pelayan pun menghampiri Carla yang tengah bersama Lexi. Bayi mungil itu berada di kereta bayi. Jose pun ikut menjaga Lexi, tapi sayang, ia dan Carla yang begitu menikmati pesta dengan sajian suara emas Elle, tak memperhatikan pelayan datang menyodorkan segelas minuman kepadanya.


Dalam sekejap, kereta bayi itu sudah tidak ada. Jose yang menyadari langsung mengedarkan pandangan. Ia tak melihat kereta bayi yang ada di sebalah Carla.


"Di mana, Lexi?" tanya Jose pada Carla. Carla tidak menjawab, ia langsung menoleh ke arah samping. Seketika wajahnya menjadi panik.


"Lexi? Di mana, Lexi?" Carla beranjak dari tempatnya.


Elle yang berada di atas panggung melihat ke arah Carla. Elle tidak meneruskan bernyanyi, tatapannya terus memperhatikan wanita itu. Axel yang bingung pun langsung menoleh ke arah mana pandangan Elle tertuju.


"Lexi," ucap Elle, "Lexi di mana? Aku tidak melihat kereta bayi anakku." Elle langsung turun dari atas panggung. Axel ikut menyusul istrinya. Para tamu yang hadir kebingungan saat nyanyian terhenti belum pada waktunya.


"Mis," panggil Elle, "di mana putraku?" tanyanya, Elle melihat ke arah sekitar, Lexi benar-benar tidak ada, "Daddy, cari Lexi!" Elle panik tak terkira, ia langsung pergi untuk mencari anaknya di sekeliling area gedung.


"Jose, apa yang terjadi? Di mana anakku, bukankah kalian ditugaskan untuk menjaganya? Kenapa bisa lengah?" Axel pun ikut panik, lalu ikut mencari Lexi menyusul istrinya.

__ADS_1


* * *


"Lexi ...," teriak Elle sembari menangis.


Axel datang dan menghampiri istrinya. "Tenangkan dirimu, Lexi pasti ketemu," ujarnya.


"Bagaimana bisa aku tenang, anakku hilang." Elle kembali menangis.


Tak lama, Jose pun datang bersama Carla. Elle yang melihat kembali menanyakan Lexi kepada Carla. "Mis, kenapa Lexi bisa hilang?"


"Carla, tolong jaga Elle. Aku akan menyusul Jose," kata Axel. Axel segera menyusul Jose.


"Non Ell, maafkan aku. Aku sudah lalai," ucap Carla. Elle tidak menjawab, ia terus menangis. Keadaan di pesta itu sedikit ricuh karena sang pengantin ikut panik saat tahu Lexi menghilang.


Sementara Axel dan Jose, mereka memperhatikan siapa yang menjadi pelayan saat mendekat ke arah Carla dari cctv. Disaat itu juga kereta bayi langsung menghilang, keberadaan Lexi di samping Carla tidak tersorot oleh camera cctv. Sehingga Jose mencurigai pelayan itu yang mendorong kereta bayinya.


"Sepertinya pelayan itu yang membawa Lexi," ucap Jose.

__ADS_1


"Putar kembali rekamannya, zoom gambarnya pas pelayan itu," pinta Axel. Tangan Axel mengepal saat mengenali pelayan itu dari tubuhnya. "Leo, tidak salah lagi dia menyamar sebagai pelayan."


"Aku akan segera menemukan Lexi," kata Jose.


_


_


_


Sebelum pergi, Jose dan Axel menemui Elle dan Carla. Tubuh Elle melemas, memikirkan nasib anaknya. "Bagaimana? Lexi sudah ketemu?" tanya Carla.


"Aku akan mencarinya, bawa Elle pulang" titah Axel.


"Aku tidak mau pulang, aku mau ikut menacari Lexi," tutur Elle. Elle langsung mendekat ke arah suaminya, tapi tubuhnya terasa berat hingga akhirnya Elle pingsan.


"Carla, kamu pulang bersama Elle. Pastikan Elle tidak menyusul," kata Axel. Carla mengangguk. Elle langsung di bawa ke mobil dan diantar oleh supir. Sedangkan Axel dan Jose pergi untuk menemui Leo.

__ADS_1


__ADS_2