Rasa Ini

Rasa Ini
Ryan


__ADS_3

Hari ini setelah Nat menyelesaikan pekerjaannya dia ingin melepas kepenatannya, dia memutuskan untuk menikmati musik di salah satu cafe terkenal di kota ini. Dia duduk di sudut ruangan, didepannya ada secangkir cappucino kesukaannya. Hari ini Rey mengatakan ada pekerjaan di luar kota untuk beberapa hari. Jadi Nat ingin merayakannya. Sudah lama sekaki dia tidak merasakan sebebas ini. Alunan musik yang sedang ditampilkan membuat Nat terasa nyaman. Dia menikmatinya sambil menutup mata. Sampai dia terkejut karena tiba-tiba ada yang memegang tangannya. Seorang anak muda duduk di samping nya dan dua lainnya berdiri di hadapannya sambil tertawa


" siapa kalian?" kata Nat sambil menarik tangannya yang masih dipegang oleh pemuda disampingnya.


" aduh cantik cantik kok galak, kita kan baik mau nemenin kamu. Sendirian kan?" kata pemuda itu sambil tangannya menyentuh pipi Nat.


" kalian jangan kurang ajar ya..!" kata Nat smbil menepis tangan pemuda itu. Mereka tertawa mendengar bentakan Nat. Nat mendorong pemuda yang ada di sebelahnya. Pemuda itu terjatuh tapi tiba tiba salah satu pemuda di hadapannya memukulnya. Saat pemuda itu akan memukul Nat lagi tangannya tertahan oleh seseorang.


" siapa kamu, berani ikut campur hah!?"


" aku adalah pemilik tempat ini, dan aku gak suka kalian orang orang bodoh menghancurkan bisnisku. " katanya tenang. Kemudian dia menyuruh orang-orang itu pergi.


" cewek sialan lihat saja nanti kalau ketemu lagi" umpat salah satu pemuda itu. Pemilik cafe itu mendekati Nat.


" hai... Kamu gak papa kan?" Nat yang dari tadi menunduk mamberanikan diri mengangkat wajahnya. Matanya tiba tiba terbelalak dan jantungnya bekerja lebih cepat ketika melihat orang itu. Lelaki yang telah menolongnya, sang pemilik cafe terkenal itu ternyata dia adalah orang itu. Yang tidak sengaja menabraknya waktu itu. Lelaki yang selama ini mengganggu pikirannya. Nat tidak tau apa yang sedang dirasakannya. Dia tidak mengenal orang ini tapi seperti sudah membuat kesan yang dalam di hati Nat.

__ADS_1


"Ini lebam, ke kantorku yah ada obat disana" kata lelaki itu sambil membantu Nat berdiri. Seperti di sihir, Nat hanya menurut tanpa berkata apa-apa. Setelah sampai di kantornya Nat disuruhnya duduk di sofa. Dari sana Nat dapat melihat sudut dimana dia tadi duduk. Dari sebuah kaca.


"Sini aku olesin salep nya, ini akan mengurangi nyeri dan supaya tidak bengkak"


"Terimakasih, biar aku sendiri aja." Nat mengambil obat yang dipegang lelaki itu. Nat mencoba mengoles bekas pukulan di wajahnya itu. Tapi lelaki itu segera merebut obatnya.


" kamu kurang pas mengolesnya. Biar aku oleskan" lelaki itu mengoleskan obat dengan lembut. Muka Nat memerah. Jantungnya semakin berpacu.


"Terimakasih, aku permisi dulu. " Terimakasih untuk semuanya" kata Nat berpamitan setelah selesai memoles obat.


" namaku Nat... Nathania" kata Nat sambil membuka pintu kantor Ryan.


Cafe sudah sepi pengunjung ternyata memang sudah malam.


"Mudah-mudahan masih ada taksi" gumam Nat sambil keluar cafe. Jalanan sudah tidak begitu rame, walaupun masih ada kendaraan lalu lalang. Tetnyata baterai handphone Nat habis. Dia mengurungkan niat memesan taksi online. Akhirnys dia hanya menunggu taksi yang lewat.

__ADS_1


"Sudah malam begini, apa masih ada taksi ya, hhh... Pingin refreshing tetap aja ada kesialan, masa harus pulang jalan kaki" gerutu Nat. Hampir setengah jam dia berdiri di pinggir jalan, tapi belum juga dapat kendaraan untuk pulang.


"Belum dapat taksi?" tiba-tiba Ryan sudah di samping Nat.


"Eh... Iya nih. Mungkin sudah malam jd sudah jarang taksi. Tunggu sebentar lagi mungkin akan ada taksi lewat" jawab Nat ragu.


" sekalian ikut aku yuk, kamu pulang kemana?"


"Gak usah biar aku tunggu sebentar lagi" tolak Nat halus.


"Ini udah malam loh... Blm tentu kamu dapat taksi untuk pulang. Apalagi perempuan sendirian di pinggir jalanll Kalau ada orang jahat kamu gak takut?" mendengar kata Ryan, Nat mulai bimbang.


"Tapi apa gak repotin kalau ikut kamu?"


"Gak kok, ayo mobil aku masih di parkiran cafe". Nat mengikuti Ryan ke arah parkiran.

__ADS_1


__ADS_2