Rasa Ini

Rasa Ini
joe


__ADS_3

Hari ini Nat akan bertemu dengan Mona. Sudah lama rasanya dia dan Mona gak bertemu. Dia sangat senang akhirnya bisa bercanda lagi dengan Mona. Karena hari ini hari libur, jadi Mona bisa menemani Bela seharian.


"Nat aku ikut ya" kata Ryan tadi malam saat tau Nat akan keluar dengan Bela.


"Jangan donk, kalau kamu ikut nanti Mona jadi kaku. Aneh. Gak enakbjuga ntar aku cuekin loh" kata Nat menolak.


"Memang kamu mau kemana?"


"Cuma makan aja kok, abis itu jalan ke Mall pingin nonton. Terus gak tau ntar gimana" kata Nat.


"Jadi aku gak boleh ikut ni?" kata Ryan lagi.


"Gak boleh."


"Oke, kamu besok hati-hati ya. Kalau ada apa-apa hubungi aku"


"Siap bos" kata Nat sambil memberi hormat. Ryan tertawa melihat tingkah Nat.


Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya Mona datang.


"Naaaatt aku kangen" kata Mona sambil memeluk Nat. Kemudian mereka tertawa.


"Aku juga... Kok beberapa lama gak ketemu kamu tambah ndut gini sih Mon?" kata Nat.


"Kalau aku stress atau banyak kerjaan aku pinginnya makan Nat. Ini juga semua gara-gara kamu dan pacar kamu" kata Mona.


"Kok gara-gara aku sih Mon? Emang dasar kamu doyan makan kali?" kata Nat tertawa.


"Udah ah cepat pesan makan aku udah laper ni." kata Mona. Kemudian gak menunggu lama meja mereka dipenuhi dengan pesanan Mona. Melihat itu Nat sampai bingung bagaimana menghabiskannya.


"Ini emang abis Mon, kamu pesan begini banyak?" kata Nat.


"Tenang aja Nat, semua ini aku bida habisin. Ini rnak loh" kata Mona sambil mengunyah ayam goreng. Melihatnya Nat merasa udah kenyang.


"Ya udah kamu makan dulu aku mau ke toilet." kata Nat. Kemudian dia pergi ke toilet, tapi belum sampai ke toilet ternyata dia gak sengaja menabrak seseorang dan menumpahkan minuman yang sedang dipegang orang itu.


"Aduh maaf... Maaf gak sengaja" kata Nat merasa gak enak hati. Cowok yang dia tabrak tersenyum.


"Gak papa kok, aku juga tadi jalan gak lihat-lihat" kata cowok itu sambil membersihkan bajunyabyang tersiram air minum. Melihat itu Nat semakin gak enak hati.

__ADS_1


"Yah jadi basah baju kamu. Gimana donk. Atau aku beliin baju dulu ya biar kamu bisa ganti" kata Nat menawarkan.


"Eee gak usah. Gak papa kok. Bentar juga kering."


"Beneran gak papa?" kata Nat memastikan. Cowok itu tersenyum.


"Ya udah. Aku permisi ya. Sekali lagi maaf banget" kata Nat, cowok itu tersenyum sambil mengangguk. Kemudian dia melanjutkan ke toilet. Keluar dari toilet Nat melihat cowok tadi ada di depan toilet cowok, dia sepertinya sudah membersihkan bajunya. Melihat Nat dia tersenyum kemudian kembali ke tempatnya.


"Nat tadi itu kamu ngobrol ama siapa?" kata Mona setelah Nat kembali ke meja mereka. Makanan diatas meja sudah banyak berkurang.


"Ooh tadi itu aku gak sengaja nabrak orang, dia lagi pegang minum tumpah deh kena bajunya" kata Nat menjelaskan.


"Terus kamu kenalan gak ama cowok itu?"


"Nggak lah."


"Kok gak kenalan si... Aku lihat dia ganteng banget. Gak kalah ganteng dari bos Ryan. Kan kalau kamu kenalan aku juga bisa kenal. Siapa tau aku ama dia berjodoh" kata Mona.


"Masih ganteng Ryan ah. Dia tuh paling ganteng, keren, baik" kata Nat. Mona tertawa.


"Duuuhh yang lagi kasmaran kentutnya aja wangi kayaknya" kata Mona. Nat tertawa.


"Buruan yukk katanya kita mau nonton, nanti gak dapet tiketnya" kata Nat.


"Wah kereen."


Setelah makan mereka pergi ke bioskop.


"Masih ada waktu setengah jam untuk masuk, kita ngopi dulu yuk Nat." kata Mona.


"Kan kita abis makan Mon"


"Yah ngopi kan gak bikin kenyang juga. Aku traktir cappucino gimana?" kata Mona. Nat gak bisa menolak kalau ditawarin kesukaannya itu.


"Okee" kata Nat akhirnya.


Ternyata di tempat minum kopi Nat bertemu dengan cowok tadi lagi. Dia tersenyum sambil mendekati Nat.


"Haii.. Boleh gak aku duduk disini. Soalnya udah penuh gak ada kursi lagi." kata cowok itu sambil menunjuk kursi disebelah Nat.

__ADS_1


"Disini aja... Disitu ada orang duduk" kata Mona tiba-tiba. Dia menaearkan kursi di sebelahnya. Nat tersenyum dia ingat Mona ingin kenal dengan cowok ini.


"Iya deket dia aja. Disini ada orang" kata Nat. Akhirnya cowok itu duduk di sebelah Mona.


"Eh kita belum kenalan. Namaku Joe" kata cowok itu. Kemudian Nat dan Mona memperkenalkan diri. Mereka ngobrol dengan senang. Ternyata Joe adalah orang yang asyik dan selalu nyambung kalau ngobrol, apapun topiknya.


"Eh bentar lagi film di mulai. Yuk kita masuk" kata Nat setelah melihat jam fi handphonenya.


"Pada mau nonton ya?" kata Joe.


"Iya.. Kamu mau ikut?" kata Mona cepat.


"Gak deh. Aku harus ketemu seseorang" jawab joe menolak.


"Ketemu pacar?" kata Mona. Sepertinya dia memang tertarik dengan joe.


"Bukan.. Bukan.. Ketemu saudara, aku belum punya pacar. Belum laku" kata Joe.


"Masa ganteng-ganteng gak laku si." kata Mona. Joe tersenyum kemudian dia pamit.


Mona dan Nat masuk ke dalam bioskop. Mona duduk agak di tengah, Nat di sampinngnya. Samping Nat lagi kosong. Hari ini bioskop lumayan penuh hanya beberapa kursi kosong. Saat lampu dimatikan ada seseorang yang duduk di samping Nat. Tiba-tiba orang itu memegang tangan Nat. Dengan spontan Nat menarik tangannya. Dia nyaris berteriak. Tapi orang itu segera menutup mulut Nat.


"Ini aku.. Jangan teriak. Ganggu orang" ternya itu Ryan. Nat menarik nafas panjang. Mona terlihat cuek dengan kedatangan Ryan.


"Kok kamu bisa disini? Gimana kamu bisa dapet tiketnya?" kata Nat bingung. Kemudian dia melihat ke arah Mona.


"Kamu yang beliin Ryan tiket ya?" kata Nat pada Mona. Mona hanya tersenyum penuh arti.


"Udah gak usah ngambek aku yang nyuruh Mona beliin aku tiket." kata Ryan sambil menggenggam tangan Nat. Akhirnya Nat hanya mengalah. Dia senang juga bisa nonton bareng Ryan, walaupun gak sesuai rencana. Dia menyenderkan kepala di pundak Ryan. Sangat nyaman.


"Tadi cowok itu siapa Nat? Yang duduk dengan kalian?" kata Ryan. Ternyata Ryan tadi melihatnya pantas saja Mona gak kasih Joe duduk di sebelah Nat.


"Itu tadi aku gak sengaja tumpahin minum ke bajunya. Jadi ya gitu aja kita kenalan, dan Mona sepertinya tertarik. Kata dia cowok itu gak beda jauh dari kamu" kata Nat sambil berbisik di telinga Ryan karena takut mengganggu yang lagi nonton.


"Menurut kamu gimana cowok itu?" kata Ryan penasaran pandangan Nat seperti apa.


"Mmmm.. Biasa aja"


"Kalau aku?"

__ADS_1


"Kamuuu tuuu.... Luar biasaa. Gak ada yang bisa samain, kesayanganku" kata Nat, Ryan tersenyum senang. Dia mencium kening Nat.


"Ssst jangan ngobrol mulu, berisik" kata Mona protes. Nat dan Ryan tersenyum. Mereka melanjutkan nonton. Mereka menikmati saat saat bersama, sangat nyaman


__ADS_2