Reinkarnasi Menjadi Vampire Membawa Perdamaian Di Dunia Lain

Reinkarnasi Menjadi Vampire Membawa Perdamaian Di Dunia Lain
Chapter 10 : Petualang


__ADS_3

Di depan bangunan guild petualang Ferisu berjalan perlahan memasuki guild itu bersama dengan Licia.


Jadi ini guild petualang, ku pikir akan hanya ada petualang dari ras beastman saja. Ternyata ada juga manusia, demon, dan dwarft berada disini..


Ferisu pun berjalan menuju ke meja resepsionis untuk mendaftar kan dirinya dan Licia sebagai petualang.


"Selamat datang, apa ada yang bisa ku bantu?". Ujar staff guild.


"Yah, aku ingin mendaftar sebagai petu-". Ujar Ferisu.


"Bwahahaha kau dengar itu!? Dia ingin menjadi petualang!". Ujar petualang 1 dari ras manusia sambil tertawa.


"Ini bukanlah tempat bagi bocah bau kencur sepertimu, kenapa kau tak pulang saja dan menyusu pada ibumu!". Ujar petualang 2.


"Hei, tenang lah bro. Dia hanya anak kecil, tak perlu membuat keributan".Ujar petualang 3.


Ferisu pun hanya diam dan tak meladeni ucapan mereka.


"Hei kalian! Berhentilah mengolok-olok orang baru!". Ujar staff guild itu dengan ketus.


"Hah? Oi Filia, apa bocah ini adalah tipe mu? apa bocah seperti itu bisa memuaskan mu di malam hari? Aku bahkan lebih baik dari kakekmu, aku akan memberikan mu barang bagus malam ini". Ujar petualang 1.


"Kalian ini! apa kalian bisa menunggu sampai urusan ini selesai!". Ujar Staff guild.


"Yah yah". Ujar petualang 1.


"Hummphh". Ferisu pun tertawa kecil.


Melihat hal itu para petualang itu pun terprovokasi dan terbawa emosi.


"Hoi bocah! apa yang kau tertawakan!". Teriak petualang 1 dengan ketus.


"Bajingan! apa kau menertawakan kami!". Ujar petualang 2 dengan ketus.


"Hei kalian berdua tenanglah". Ujar petualang 3 menenangkan temannya.


"Kita duel abis lo daftar bocah sialan!". Ujar petualang 1.


...----------------...


"Apa aku bisa mendaftar?". Ujar Ferisu pada resepsionis itu.


"Tu~tunggu apa kau yakin? begitu-begitu mereka tetap lah petualang. Kamu harus berhati-hati". Ujar Filia.


Ferisu pun hanya tersenyum membalas ucapan Filia.


"Ahem... Baiklah, izinkan aku memperkenalkan diri ku dengan benar. Nama ku adalah Filia, aku adalah resepsionis atau penerima tamu di guild ini. Aku harap bisa bekerja sama dengan anda, dan ini adalah formulir pendaftarannya". Ujar Filia.


Ferisu pun mengisi formulir pendaftaran itu, begitu pula dengan Licia. Setelah selesai mengisi formulir, Filia pun mengambil kertas itu dan memberikannya pada staff yang lain.


"Baiklah, selagi menunggu kartu guild kalian, aku akan menjelaskan tentang tingkatan petualang dan hal yang perlu kalian ketahui". Ujar Filia.


Guild petualang di bagi menjadi struktur peringkat, yakni H-S. Berawal dari peringkat terendah yaitu H, pada peringkat ini petualang tak akan di berikan misi yang berkaitan dengan pertarungan. Misi pada peringkat ini hanya misi yang mudah seperti membersihkan selokan, mencari kucing yang hilang dan lainnya. Pada peringkat ini biasanya misi hanya di lakukan di dalam kota saja.


Peringkat G, F, dan E. Pada peringkat ini masih tergolong sebagai tingkatan pemula bagi para petualang.


Peringkat D dan C di anggap sebagai veteran. Peringkat B dan A adalah petualang tingkat lanjut.


Dan juga ada peringkat S yang hanya di dapat oleh 5 orang di dunia ini. Petualang di tingkat ini memiliki kekuatan yang sudah menentang batasan normal.


"Apa kau punya pertanyaan soal itu?". Ujar Filia.


"Jadi bagaimana seorang pemula bisa di promosikan dari H ke G?". Tanya Ferisu.


"Penguji guild harus mengevaluasi kan kemampuan anda". Jawab Filia.


"Aku mengerti..". Ujar Ferisu.

__ADS_1


"Kalau begitu pindah ke informasi quest". Ujar Filia.


Quest setiap peringkat di tempelkan pada papan yang berbeda-beda sesuai dengan peringkatnya. Jika ingin mengambil quest petualang hanya perlu mengambil kertas yang di tempel di papan dan membawanya ke meja resepsionis untuk penerimaan quest itu.


Jumlah hari dan rincial lain sudah tertulis di kertas quest secara rinci. Jika seorang petualang tidak bisa menyelesaikan questnya tepat waktu, guild akan mengambil 30% hadiah quest sebagai pinalti.


Dari peringkat petualang mereka hanya bisa mengambil quest yang lebih 1 tingkat dari peringkat mereka. Jika seorang petualang ingin menaiki peringkat mereka, mereka akan melalui ujian khusus seperti quest atau pun sparing dengan penguji.


Jadi jika ingin menaiki peringkat aku hanya perlu duel atau pun mengambil quest khusus? Tapi untuk sekarang, aku tak punya tujuan khusus untuk menaiki peringkat ku.


"Baiklah, selanjutnya kita akan membahas tentang party". Ujar Filia.


Dalam hal kelompok para petualang memiliki rank sendiri untuk party. Party terdiri dari beberapa petualang baik sama tingkatan atau tidak. Party bisa mengambil quest yang 2 tingkatan lebih tinggi dari peringkat party mereka.


Para petualang bisa membuat party mereka sendiri atau pun bergabung dengan party orang lain.


Hoaamm... Party yah... Untuk saat ini aku tak punya pikiran untuk membuat party. Lagi pula sekarang sudah ada putri elf ini, jika menambah orang lagi sepertinya akan merepotkan.


"Baiklah itu semua pelajaran untuk hari ini. Jika kau menemukan sesuatu yang tak kau mengerti jangan ragu untuk bertanya padaku". Ujar Filia.


"Secara teknis, guild tak di perbolehkan untuk ikut campur dalam masalah para petualang jadi tolong berhati-hati". Ujar Filia dengan kawatir.


"Huft.. Jadi, mereka menunggu sampai registrasi ku selesai yah? apa kartu ku sudah selesai?". Ujar Ferisu.


"Yah sebentar lagi". Balas Filia.


"Bisakah aku mengajukan 1 pertanyaan terakhir". Ujar Ferisu dengan senyum kecil.


"Jika aku bisa mendemonstrasikan kemampuan bertarungku cukup tinggi, apakah aku bisa langsung di naikkan dari peringkat H ke G?". Ujar Ferisu dengan serius.


"Eh!? ah, yah itu benar". Balas Filia dengan kaget.


"Baiklah, kalau begitu aku mengajukan kenaikan peringkat. Tolong penggilkan orang yang berwenang untuk menjadi saksinya". Ujar Ferisu dengan santai.


"Y~yah aku akan segera memanggilnya!". ujar Filia.


"Kau membuatku menunggu lama bocah sialan, ayo kita sparing di luar. Aku akan memberimu pelajaran keras sebagai petualang". Ujar petualang 1.


Mereka pun berjalan keluar dari guild diikuti oleh Ferisu, Licia hanya menonton di pinggir.


"kami akan membuatmu menyesal karena berani bertarung dengan kami Wolf Fang". Ujar petualang 2.


"Wolf Fang? fufu.. kukira nama nya itu snot goblin, karena terdengar lebih cocok untuk kalian". Ujar Ferisu dengan ekspresi senyum mengejek.


Baamm!!!


Petualang 1 memukul tanah dengan kapan nya begitu keras.


"Bocah! kupikir kau harus pergi dengan merangkak dan memohon belas kasihan. Tapi sekarang apa kau pikir bisa pulang kerumah dengan keadaan masih hidup!? setelah membuat kami marah!". Ujar petualang 1.


"Hmmph... Hanya gertakan kecil dari orang berotak kosong seperti mu". Balas Ferisu sembari tersenyum mengejek.


"Vang*sat! Mati kau bocah!". Teriak petualang 4 yang berlari menyerang Ferisu.


"Hmph..". Ferisu pun tersenyum.


Ia menghindari serangan dari petualang itu dan menedang mukanya dengan bergerak begitu cepat.


"Apa!?". Ujar petualang 2 kaget.


"Apa yang terjadi?". Ujar petualang 5 kebingungan.


Petualang 2 dan 5 pun melihat kebelakang mereka, yang sudah ada Ferisu yang berdiri sembari menarik Kuro keluar dari sarungnya. Dengan muka yang menyeringai dan tatapan mata yang tajam.


Dengan begitu cepat Ferisu pun bergerak dan menghajar kedua petualang itu tanpa menggunakan pedangnya dan hanya memberikan serangan seperti tendangan dan pukulan, atau menggunakan punggung pedang.


"Ugh... jangan sombong dasar bocah vangsat!". Teriak petualang 1 sambil menyerang Ferisu dengan kapaknya.

__ADS_1


Tinggg..!!!


Ferisu menahan kapan petualang itu dengan pedangnya. Secara terus menerus petualang itu menyerang namun tetap bisa di tangkis oleh Ferisu.


Clank...! Clinkk..! Ting..!


Aku mengerti cara nya bertarung, dibanding dengan 3 lainnya dia cukup kuat.


Swooftt!!


Ferisu pun mengayunkan pedangnya dan membuat petualang itu mundur menjauh dan membuat sebuah jarak.


"Huh.. hu.. huh.. sial!". Ujar petualang 1 dengan nafas terengah-engah.


"Apa hanya itu saja kemampuan kalian?, apa aku boleh menyerang duluan?". Provok Ferisu.


"Tutup mulutmu bocah sialan!!". Teriak petualang 1 sambil bergerak maju menyerang Ferisu.


Ferisu pun bergerak maju juga dan menghantam perut petualang itu hingga membuatnya pingsan.


"Wooooo!!!!! hebat nak!!". Teriak orang yang menonton.


Eh.. Sejak kapan mereka semua ada disini?


"Baiklah, bagaimana dengan itu?. Apakah aku bisa menaikkan peringkat ku?". Ujar Ferisu sambil melirik ke pria yang merupakan staff guild.


"Aku tak melihat masalah apapun, sebagai pemeriksa peringkat guild aku akan mengupdate peringkatmu". Balas Pria itu.


Pria itu pun menyuruh Filia untuk mengubah peringkat milik Ferisu dari H menjadi G. Setelah selesai mengubahnya Filia pun memberikan kartu guild nya pada Pria itu.


"Aku tak pernah berfikir, pada hari pertama seorang mendaftar. Seorang pemula akan mengalahkan party rank D". Ujar Pria itu sambil memberikan kartu Ferisu.


"Yah, aku juga tak akan mempercayai itu jika tak melihat dengan mata kepala ku langsung". Ujar Filia.


Setelah selesai dengan urusan di guild Ferisu pun menjual material monster yang ia simpan di penyimpanan dimensinya untuk di jual agar mendapatkan uang untuk menginap.


Aku akan menjual material monster yang paling lemah saja...


Ferisu pun mengeluarkan 1 mayat monster, yakni monster harimau yang ia temui untuk pertama kalinya.


"I~itukan, Blade Tiger!!!". Teriak Filia dengan kaget.


"Yah itu benar. Aku bisa menjualnya disini kan?". Ujar Ferisu.


Kenapa dia terlihat sangat terkejut? setelah ku analisa di bandingkan monster lain yang ku lawan di hutan itu. Blade Tiger ini adalah monster terlemah yang ku lawan. Gumam Ferisu dalam hati.


"A~apa kau mengalahkannya seorang diri!?". Ujar Filia.


Hmmm... Apakah monster ini langka? Gumam Ferisu dengan heran.


"Tidak tuan, monster yang anda keluarkan itu adalah monster yang di kategorikan sebagai monster rank-B, jadi wajar saja jika ia terkejut melihatnya". Ujar Kuro dengan telepati.


Begitu yah..


"Tidak, sebenarnya ini adalah buruan dari guruku, dia memberikannya pada ku sebagai hadiah dan bekal dalam perjalananku". Ujar Ferisu dengan senyum simpul.


"Be~begitu yah...". Ujar Filia.


Filia pun mengurus monster itu dan menyuruh staff pembongkaran untuk membawanya. Harga dari material monster itu cukup mahal karena ranknya yang tinggi terlebih lagi, Ferisu membunuhnya dengan rapi sehingga materialnya berkualitas tinggi.


Dengan begini, uang untuk menginap sudah di dapatkan..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


TO BE CONTINUE


__ADS_2