Reinkarnasi Menjadi Vampire Membawa Perdamaian Di Dunia Lain

Reinkarnasi Menjadi Vampire Membawa Perdamaian Di Dunia Lain
Chapter 70 : Hutan Ilusi Season 1 End


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju ke wilayah para dark elf, mereka harus melewati sebuah hutan yang penuh dengan kabut tebal. Saat sampai di pintu hutan Ferisu turun dari kereta dengan tatapan tajam ke arah hutan tersebut.


"Kalian semua jangan keluar dari kereta"


Setelah mengucapkan itu Ferisu menggunakan teleportasi jarak jauh dan memindahkan Licia dan yang lainnya kembali ke Land Of Moonlight.


"Maaf, tapi aku tak ingin kalian dalam bahaya"


Ferisu mulai berjalan perlahan memasuki hutan yang penuh dengan kabut tersebut seorang diri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Eh?"


Licia dan yang lainnya kaget karena tiba-tiba di teleportasi kan ke tengah-tengah kota Land Of Moonlight.


Mendengar laporan jika Licia dan yang lainnya sudah kembali, Sui langsung berlarian dengan cepat untuk menyambut mereka. Namun, ketika sampai disana ia melihat kesana kemari mencari keberadaan Ferisu.


"Ferisu-kun ada dimana?"


Saat Sui kebingungan karena tak melihat Ferisu dimanapun. Yuku menjelaskan tentang apa yang terjadi dan kenapa mereka bisa kembali ke Land of Moonlight.


"Dia menteleportasikan kami secara paksa saat sampai di depan sebuah hutan berkabut. Aku tak tau apa yang di pikirkan oleh nya saat melakukan hal ini"


Lily pun menjelaskan mengenai hutan berkabut tersebut.


"Hutan berkabut itu merupakan hutan ilusi, tempat dimana banyak monster berbahaya tinggal"


"Etto siapa dia?"


Karena tak mengenal Lily, Sui pun bertanya kepada Licia karena penasaran. Licia pun menceritakan tentang apa yang terjadi ketika mereka berada di wilayah dryad.


"Jadi, dia orang kelima?"


Sui hanya bisa menghela nafas karena dia juga sudah mengetahui hal ini akan terjadi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Di hutan ilusi Ferisu memasuki hutan dengan pelindung sihir di sekujur tubuhnya. Namun, saat memasuki pertengahan hutan, kabut semakin tebal dan pelindung sihir mulai melemah akibat kabut tersebut.


Ferisu mencoba terbang ke atas, namun hal itu sia-sia karena semua area tersebut di selimuti oleh kabut yang sangat tebal.


"Sial, kalau begini aku hanya bisa terbang ke depan tanpa menghiraukan kabutnya"


Ia terus terbang ke satu arah, namun tetap tidak bisa melihat ujung dari kabut tersebut. Karena merasa tak bisa melihat ujungnya, Ferisu memutuskan untuk turun kembali fan beristirahat.


Saat kakinya menginjak permukaan tanah, terdengar suara yang familiar memanggil namanya.


"Ferisu-sama"


"Fe~risu-kun"


"Ferisu"


"Ferisu-sama"


"Sayang~"


Karena mendengar suara tersebut ia merasa kebingungan dan menoleh ke segala arah. Tanpa ia sadari, dirinya berada di tengah-tengah kota di Land of Moonlight.


Tak tahu apa yang terjadi, dirinya sudah masuk kedalam sebuah ilusi. Di dalam dunia ilusi itu Ferisu di penuhi oleh kehidupan bahagia yang damai. Disisi lain di hutan tersebut sudah ada monster dengan tubuh singa bersayap kelelawar dengan ekor kalajengking.


Monster itu bernama Manticore, seekor monster rank-S dengan racun yang mematikan. Saat Ferisu sedang terlelap dalam dunia ilusi Manticore menyuntikkan racunnya. Tetapi, karena Ferisu memiliki resistance terhadap racun, hal itu tak mempengaruhi tubuhnya.


Walaupun begitu manticore itu menyanyikan lagu yang menyeramkan sembari membuka mulutnya lebar-lebar untuk memakan Ferisu. Pada saat itu Meian bergerak menghentikan mamticore itu dengan berubah ke wujud manusianya.


"Tuan! sadarlah!"


Suara teriakan itu tak terdengar oleh Ferisu, ia tetap tertidur di tanah akibat ilusi dari kabut tersebut. Karena Meian hanyalah sebuah roh pedang, ia tak terpengaruh oleh kabut tersebut.


Meian terus bertarung melawan manticore untuk melindungi tuannya yang terlelap dalam dunia ilusi. Saat sedang bertarung melawan manticore, tiba-tiba datang monster lain yang mendekati Ferisu.


Monster itu berpenampilan layaknya wanita dengan rambut berapi, memiliki kaki keledai dan berparas cantik. Monster itu bernama Empusa, bisa di bilang dia merupakan salah satu ras iblis tingkat tinggi. Biasanya dia akan merayu laki-laki dan menghisap energi kehidupannya.


"Tuann!!!"

__ADS_1


Saat Empusa itu hendak menyerap energi kehidupan Ferisu, tiba-tiba sebuah anak panah melesat mengenai mata kiri monster tersebut.


"Haha, kita beruntung ada dua monster dengan harga tinggi muncul secara bersamaan"


Ujar seorang wanita yang memanah mata Empusa. Bukan hanya satu orang, namun ada 12 orang yang mengelilingi area tersebut. Mereka adalah dark elf yang tinggal dekat dengan hutan ilusi. Berkat sebuah jimat, para dark elf itu tak terpengaruh oleh ilusi yang di berikan oleh kabut tersebut.


Para dark elf sangat hebat dalam pertarungan, mengingat mereka merupakan ras dengan kemampuan membunuh yang hebat. Bisa di bilang profesi yang dimiliki kebanyakan dark elf adalah assasin.


Para dark elf itu bertarung secara berkelompok melawan manticore dan empusa hingga berhasil mengalahkan keduanya. Setelah mengambil batu sihir dan material dari kedua monster tersebut, mereka mendekati Ferisu.


"Ketua, bagaimana dengan pria ini?"


"Dia seorang iblis, bunuh saja"


Saat salah seorang dark elf hendak menusuk jantung Ferisu, Meian menghentikannya dengan sihir pelindung.


"Menjauh dari tuan ku!"


Para dark elf yang tak menyadari hawa keberadaan Meian karena dia adalah roh, terkejut hingga membuat jarak darinya. Saat mereka melawan manticore, mereka cukup kebingungan karena melihat manticore itu menyerang angin.


Karena wujud dari Meian tak bisa di lihat oleh orang-orang yang tak di izinkan. Para dark elf kebingungan karena mereka hanya mendengar sebuah suara tanpa ada seorang pun di dekat mereka.


"Apa kita terkena ilusi?"


"Tidak, mana mungkin kita terkena ilusi"


Meian pun menunjukkan wujud nya kepada para dark elf. Melihat hal itu para dark elf berlutut dan memberi hormat kepada Meian. Karena bagi mereka roh / spirit adalah makhluk agung.


"R~roh...?"


"Maafkan atas kelancangan kami roh agung-sama"


"Angkap kepala kalian, apa kalian bisa membawa tuanku keluar dari hutan?"


Meian meminta bantuan para dark elf untuk membawa keluar Ferisu dari hutan. Mereka pun menyanggupinya dan membawa nya keluar dari hutan ilusi. Di luar hutan itu ada sebuah desa kecil para dark elf, mereka meletakkan Ferisu di sebuah kamar salah satu rumah di desa.


Sedangkan Meian pergi menemui kepala desa dark elf untuk meminta tolong agar mereka di izinkan untuk tinggal di desa sementara waktu sampai Ferisu pulih. Saat seseorang masuk kedalam dunia ilusi, energi sihir mereka akan diserap secara perlahan oleh kabut di hutan itu.

__ADS_1


Saat ini Ferisu dalam ke adaan lemah akibat energi sihirnya yang tersedot oleh kabut cukup banyak. Karena keberadaan Meian, para dark elf merawat Ferisu dengan sangat baik mengingat dirinya merupakan tuan dari sebuah roh tingkat tinggi. Walaupun dirinya seorang iblis, jika sebuah roh dekat dengannya maka bisa di bilang iblis tersebut bisa di percaya.


__ADS_2