Reinkarnasi Menjadi Vampire Membawa Perdamaian Di Dunia Lain

Reinkarnasi Menjadi Vampire Membawa Perdamaian Di Dunia Lain
Chapter 22 : Invasi Iblis


__ADS_3

Pada saat berada di ruang tahta, suatu kejadian tak terdugapun terjadi. Pelayan dari Gery ternyata adalah iblis yang menyamar, begitu pula dengan ke-4 dark elf. Gery yang tak mengetahui hal itu merasa begitu kebingungan dan panik.


Orang yang ia cintai dari waktu kecil menjadi sandera dari bawahannya yang merupakan iblis. Ia mencoba melawan namun iblis itu begitu kuat, dalam ke putus asaan Gery hanya bisa berharap akan ada orang yang menolongnya dan keluarga kerajaan elf.


Ketika ia sudah mulai di ambang batas, tiba-tiba ada seseorang yang menghantam kerang Liver hingga menghancurkan dinding dan terlempar keluar. Orang itu juga memulihkan Gery serta membuat semua iblis yang menyandra keluarga kerajaan lumpuh.


"S~siapa kau...?". Gumam Gery.


"Diamlah, aku harus menyembuhkan mu terlebih dahulu". Ujar orang itu.


Saat setelah Gery sudah sembuh, ia kaget melihat orang yang menyelamatkan nya adalah orang yang selama ini ia ingin bunuh.


"Fe~Ferisu-sama?! bukannya anda tadi sudah..". Ujar Gery dengan kaget karena beberapa saat yang lalu jantung Ferisu sudah di tusuk oleh Liver.


Ferisu tak menjawab ucapan Gery, karena ia merasakan jika Liver mendekat kembali dengan kecepatan yang hebat.


"Kukuku, tak kusangka kau masih hidup manusia". Ujar Liver sambil berjalan masuk dari dinding yang hancur.


Tak menghiraukan ucapan Liver, Ferisu pun berjalan mendekati Licia. Ia pun mengisap darah Licia karena sudah hampir seminggu Ferisu tak meminum darah. Semua orang yang berada disana pun terkejut karena hal itu.


"Tenanglah, aku bukan musuh kalian". Ujar Ferisu sambil melepas penyamarannya dan kembali ke wujud vampirnya.


"Hahaha, tak kusangka ras yang sudah punah 200 tahun yang lalu masih ada yang hidup". Ujar Liver sambil tertawa.


Ferisu pun berjalan perlahan mendekati Liver.


"Haha, ayo kita gabungkan kekuatan kita. Negara ini pasti bisa kita hancurkan". Ujar Liver dengan percaya diri.


Liver beranggapan bahwa Ferisu adalah iblis yang sama seperti dirinya, yang ingin membalas dendam pada ras elf karena kejadian masa lalu.


"Seperti nya kau sudah salah paham disini. Siapa yang akan bergabung dengan mu? apa kau lupa akulah yang menghantam mu dengan keras hingga keluar?". Ujar Ferisu dengan tersenyum sinis.


"Huft, kukira kita punya tujuan yang sama. Ternyata berbeda, aku tak peduli kau itu ras vampir atau apapun! aku akan membunuh mu disini!". Ujar Liver sembari bergerak menyerang Ferisu.


Pertarungan antara 2 iblis itu pun begitu hebat, gerakan keduanya sulit untuk dilihat karena sangat cepat. Ferisu pun menyeret Liver keluar istana agar tak perlu memikirkan hal lain seperti melindungi.


...----------------...


Selagi Ferisu bertarung dengan Liver di luar Alfred dan raja elf pun menanyai Licia dengan serius perihal Ferisu yang merupakan ras iblis.


"Licia, apa kau tau soal Ferisu-kun adalah vampir?!". Ujar Alfred dengan serius.


"Itu benar nak, seharus kau beri tahu hal sepenting ini pada kami". Ujar raja elf.

__ADS_1


"Maaf, aku bukan bermaksud menyembunyikan nya tapi....". Ujar Licia dengan kebingungan.


"Huft, Alfred. Bukannya kau sudah pernah mendengar kalau Ferisu-kun itu seorang vampir". Ujar ratu elf, karena melihat Licia yang bingung untuk menjelaskan nya.


"Eh? aku tak pernah mendengar nya". Ujar Alfred dengan tampang kebingungan.


"Kau pasti tak mendengarkan cerita adikmu ini saat di halaman depan, karena kau sibuk memarahi Ferisu-kun karena menjadi kekasih adikmu ini". Ujar ratu elf.


"Ahahahaha. Seperti nya begitu ahahha...". Ujar Alfred dengan tertawa sambil menggarut rambutnya.


"Yah ini salah ku juga karena tak menjelaskannya pada mu sayang". Ujar ratu elf pada raja.


"Tapi, bisa kita simpulkan jika Ferisu-san tak punya niat jahat pada kerajaan elf bukan?". Ujar raja elf.


"Yah, Licia bilang jika para roh benar-benar senang saat berada di dekat Ferisu. Itu menunjukkan jika Ferisu adalah orang yang bisa di percaya". Ujar ratu elf.


"Tidak-tidak, dari pada memikirkan hal itu. Kita harus membantunya menghadapi iblis itu dan menahan 4 iblis yang sudah di lumpuhkan". Ujar Alfred.


Walau pun si Alfred ini siscon, tapi kalau soal urusan pemerintah ia sangat hebat. Ia cepat dalam memberi sebuah keputusan dan analisisnya hampir selalu tepat.


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Sial, sia menghilang lagi?!". Gumam Ferisu sembari melihat sekeliling.


"Tuan di belakang anda!". Ujar Kuro dengan telepati.


Berkat hal itu Ferisu berhasil menghindar dari serangan Liver, hal tersebut terjadi berulang-ulang. Ferisu tetap saja diam berdiri sembari memikirkan sebuah sela dari skill yang di gunakan oleh Liver.


"Hoho, kukira kau sangat hebat karena berasal dari clan vampir". Ujar Liver meledek Ferisu.


"Berisik, keluar kau dasar pengecut!". Teriak Ferisu dengan ketus.


Liver pun keluar dan menyerang Ferisu dari depan dengan sebuah rapier berkecepatan tinggi. Karena kecepatan nya sama, Ferisu bisa menghindari serangan dengan kecepatan tinggi itu walau masih terkena beberapa.


"Tch! jika terus begini aku akan kehabisan tenaga". Gumam Ferisu sembari mengelap darah di pipinya.


"Ayolah, apa hanya segini saja kemampuan dari clan vampir?!". Ujar Liver dengan sombong.


Swoofftt..! bamm..! clank!!


Pertarungan itu terus berlanjut di halaman depan istana hingga membuatnya begitu berantakan. Air mancur, kursi dan berbagai tanaman rusak akibat pertarungan itu.

__ADS_1


Tak hanya itu, dari kota terjadi sebuah ledakan besar. Di langit-langit terlihat sekumpulan iblis bersayap yang siap menyerang ibu kota.


"Hei, apa yang sebenarnya kau rencanakan hingga membawa banyak pasukan begini?". Ujar Ferisu sambil melihat ke arah langit.


"Kukuku... Hahahaha, tentu saja demi balas dendam!". Ujar Liver sambil tertawa.


"Apa ini dendam dari perang di masa lalu?". Tanya Ferisu.


"Yah, kami semua akan membantai para elf ini sebagai bentuk pengorbanan demi membangkitkan yang mulia raja iblis. Seharusnya kau juga ikut membantu kami, jika kau adalah demond yang setia pada raja iblis". Ujar Liver.


"Hmph, aku tak ada hubungannya dengan balas dendam ini. Terlebih lagi aku tak pernah bertemu atau pun mengenal raja iblis yang kau bicarakan". Balas Ferisu.


"Haiz, aku lupa. Clan mu sudah di bantai sebelum perang itu terjadi, maafkan aku karena lupa hal itu". Ujar Liver.


Selagi berbicara dengan Liver, Ferisu menggunakan skill analisisnya untuk mengetahui skill yang di gunakan Liver dan mencari tau cara untuk mematahkannya.


...Begitu yah, jadi itu adalah skill shadow step....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


TO BE CONTINUE...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nama : Furuhashi Ferisu


Ras : Vampir


Age : 21 Tahun


Gender : Laki-laki


Title : ★Orang Dunia Lain ★Monster Hunter ★Killing Machine ★Sword Master


Skill Spesial : ★Blood Control ★Regenerasi ★Apprasial ★Dimension Storage ★Curse Blood ★Summon Familiar ★Absorb


Life Skill : ★Blacksmite ★Leather ★Fisherman ★Coocking ★Enchant


Skill : ★Boost ★Acceleration ★Night Vision ★Berserk ★Swordmanship ★Swordtecnique ★Saber Aura ★Tsukuchi ★Detection ★Poison Resistance ★Deadly Poison ★Intimidasi ★Sense Of Beast ★Martial Art ★Phisical Resistance ★Magic Resistance ★Comuflage ★Leadership ★Sneak ★Hide Presence

__ADS_1


Magic : ★Dark Magic ★Wind Magic ★Earth Magic ★Fire Magic ★Water Magic ★Illusion Magic ★Magic Converse ★Combination Magic ★Healing Magic ★Binding Magic ★Dispel Magic


__ADS_2