Rio Ferdinand : Perang Internal

Rio Ferdinand : Perang Internal
Wow!


__ADS_3

Aku terperangah ketika masuk kedalam bunker 99 milik mereka , ada kemungkinan besar bahwa Justin akan sangat mendominasi peperangan jika semua karya dari cetak birunya berhasil di kembangkan .


Awal aku masuk , aku menuruni tangga bersama dengan yang lain nya . Dengan kata lain bahwa kami berada di bawah tanah, aku sempat bertanya siapa yang membuat bunker ini. Justin menceritakan bahwa pada suatu hari ketika ia dan Ricky selesai di bully, mereka pergi mencari suasana baru , dan ketika mereka menjelajah di sekitar belakang rumah ku, mereka menemukan sebuah gua kecil yang di selimuti rumput liar. Pintu gua itu separuhnya juga sudah di tutupi bebatuan dari atap gua, jadi mereka berusaha keras menyingkirkan batu itu sampai sekitar lima hari . Setelah mereka berhasil membuka jalannya , mereka pun menelusuri sembari menutup lagi pintu masuk gua itu dengan bebatuan baru . Mereka menelusuri ruangan bunker hingga ketengah, dan setelah mereka memperbaiki segala yang perlu di bersihkan akhirnya jadilah markas mereka. Menurut Justin , bunker 99 masih mempunyai ruangan lebih luas dari ini .


Aku berkeliling dan melihat dengan takjub, pantas saja para kakak kelas tadi ingin memonopoli karya Justin , andai semua cetak biru yang ada di pajang di sini sudah jadi, semua negara pasti bisa tunduk di bawah mereka .


Cetak biru yang aku lihat pertama adalah cetak biru yang sangat menarik , sebuah kekuatan sihir di padukan dengan terjemahan astral (suatu metode yang bisa di transfer dari kekuatan sihir menjadi kekuatan alami manusia) di gabungkan dengan sebuah alat Henshin yang bisa membuat mereka bertransformasi menjadi sesosok yang lebih kuat . Ada banyak cetak biru yang seperti ini . Mulai dari Drive api, karet , petarung , angin , hingga baja sekalipun . Tetapi yang paling membuat ku bergetar adalah karya yang paling atas .


Cetak birunya menunjukan bahwa karya ini bukan sekali penciptaan, tetapi harus memliki tahapan dan modifikasi terus menerus. Kerangka awal adalah baju besi yang menutupi seluruh tubuh , dengan beberapa tenaga turbo dan jet yang bisa membuat kostum besi ini terbang melintasi angkasa, untuk kekuatan kostum besi ini bisa menampung berat sampai seratus tujuh puluh ton tanpa di dampingi turbo jet. Jika di tambah dengan gaya dorong dari turbo jet, ada kemungkinan maksimal yang bisa di tampung kostum besi ini sampai lima ratus ton . Dengan cetak biru selanjutnya ia pasti akan sempurna . Untuk cetak biru selanjutnya , ia menambahkan beberapa misil yang daya ledaknya setara dengan dua tank setiap perbutir misil itu . Dan itu hanya misil kecil ganda , jika ia menerapkan misil berukuran panjang tiga puluh sentimeter dan berat dua kilo, maka daya ledak yang di hasilkan tidak lain minimal sepuluh peluru tank .


Cetak biru selanjutnya ia ingin menambahkan daya kecepatan tinggi dan memory penyimpanan data petarung, analisis petarungan dan mengaplikasi daya serang . Yang berarti jika melawan musuh hebat , kostum ini akan meneliti tipe dan gerak gerik petarungan objek tersebut, dan menyimpannya sebagai data . Selanjutnya adalah kostum ini akan menjalankan teknik tersebut ke pengguna, simple nya adalah data tiruan .


Untuk data cetak biru selanjutnya masih runyam dan masih terlalu berantakan. Jadi aku masih belum bisa menjelaskan apa yang di inginkan dari hasil cetak biru berikutnya .


"Wow.. kira kira kapan kau akan menyelesaikan semuanya ?" tanyaku takjub .


"Sebenarnya , aku sudah selesai dengan cetak biru henshin . Cuman aku masih ingin meninjau apakah bisa di kendalikan jarak jauh apa tidak . Justru itu aku ingin Ricky untuk memakai driver pertama yang akan aku publikasikan ." ujar Justin . Ia terseok seok ke arah tangki sumber daya yang ada di dekat kami . Tanki ini berisi energi listrik dan beberapa energi yang tidak ku kenal .


"Jika kau belum tau Rio .." Ricky menepuk bahuku "Di dalam dunia kita ada yang namanya zat atom biru dan atom biasa . Zat atom biasa ialah zat atom yang di temukan Albert Einstein, sedangkan zat atom biru adalah zat atom biasa yang di daur ulang dan di modifikasi oleh Daedalus dan di publikasikan sekitar dua ribu tahun yang lalu ."


Aku agak kurang mengerti dari penjelasannya . "Ricky , bukannya Albert Einstein meninggal bukan ratusan tahun ?." tanyaku .


"Maksudku, sebelum Albert Einstein menemukan zat atom itu , Daedalus sudah lebih dulu menemukannya, namun demi kemajuan peradaban yang teratur sebagaimana semestinya, ia menyembunyikannya dan memodifikasi lagi zat atom menjadi zat atom biru . Zat atom biru inilah yang bisa membangkitkan kekuatan dan daya hidup yang sangat bagus untuk kemajuan teknologi di dunia kita atau pun untuk menambah kekuatan para Demigod ." Ricky menjelaskan ku apa itu pemahaman dari zat atom biru .


"Untuk sekarang, mari kita coba formula henshin itu ." Justin mengambil sebuah sabuk yang di sebut belt Drive dan memberikan dua buah kartu . Belt Drive itu mempunyai bentuk depan sabuknya yang bersegi empat dengan ujung sudutnya tumpul .


"Coba pasang" perintah Justin .


"Ok " Ricky mengambil belt Drive itu dan memasang nya. Tak perlu repot untuk memasangnya , hanya perlu menempelkan belt Drive itu ke pinggang dan otomatis sabuk di belt Drive itu melingkarkan dirinya di pinggul dan terpasang dengan sendirinya .

__ADS_1


"Kartu tiketnya kamu gesek di slot gesekan di atas ." Justin memberi petunjuk .


Ricky menggesek kartu tiket itu dan terdengar lah suara robot "Transform" seketika berdatangan lah beberapa kostum di sekeliling Ricky dalam bentuk tampilan hologram .


"Masukkan tiket yang satu lagi ke dalam slot di samping kanan . Trus tekan tombol hologram di atas belt Drive nya ." Justin menunjuk tombol kecil yang ada di sudut atas Drive belt. Ketika Ricky sudah memasukkan kartu yang lebih tipis ke dalam slot yang berada di samping Drive belt , suara robot itu kembali muncul. Ralat, lebih baik aku sebut sebagai suara system.


"Drive on, Iron suit. Magnet suit!"


Seketika setelahnya sebuah kostum yang sejak tadi berada di samping kanan Ricky dalam wujud hologram , kini menabrak tubuh Ricky dan langsung menyatu dengan Ricky. Alhasil membuat ia memakai sebuah kostum nampak persis seperti Kamen rider atau pun tokoh berkostum lainnya . Kostum dasarnya adalah suit ketat dengan armor yang berada di depan dada dan di punggung , serta berada di bahu kanan dan kiri . Helmet nya pun lumayan keren . Semua suit ini berwarna biru . Biar ku gambarkan ke kalian bagaimana bentuknya .


Armor di depan dadanya lumayan padat dan memiliki ketebalan yang unik . Bahan yang di pakai untuk armor ini kemungkinan besi yang sangat kuat dan anti panas , untuk desaign nya Justin membuat ia seperti agak kotak dan memiliki beberapa sudut runcing di bagian kanan dan kiri armor . Untuk bagian bahunya hanya melapisinya dengan tanpa desaign apapun . Untuk helmet, di bagian depan berbentuk setengah kotak dan berwarna hitam, di bagian sisi kanan dan kiri ada seperti antena kecil dan berwarna biru namun tetap berbentuk setengah kotak .


Seolah olah benar benar ingin mengesankan bahwa suit ini bertenaga magnet.


"Coba kamu pukul samsak itu ." Justin menunjuk sebuah samsak yang tergantung di tengah ruangan .


"Kok kaya keren ya kamu pake begituan Ricky?" tanya Rista .


"Pada dasarnya kita di lahirkan untuk bertarung , tetapi menyalurkannya saja yang belum kita pahami bagaimana caranya ." ungkap Justin , ya bagiku memang benar sih.


Jika para Dewata memiliki jiwa yang perkasa dan gemar bertarung , berarti kami sebagai anaknya pasti memiliki jiwa petarung . Hanya saja bagaimana cara bertarung dan bagaimana cara menyalurkannya, kami perlu arahan untuk itu.


"Aku sudah merancang setiap serangannya memiliki true damage, hanya saja aku belum menentukan apakah Drive milikmu itu memakai phisichal penetrasi atau phisichal damage." ujar Justin .


Biar ku jelaskan ke kalian , ini adalah sebuah pemahaman serangan yang berlaku di dunia pertarungan Dewata .


Damage yang kita berikan ada beberapa jenis .


Yang pertama adalah true damage, true damage itu sangat penting untuk melawan musuh. Terutama musuh yang setengah setengah seperti kami . Biasanya ini sangat berguna untuk bertarung dengan musuh yang memiliki kekuatan anti supranatural.

__ADS_1


Yang kedua phisichal damage. Damage ini sangat ampuh untuk menyerang monster atau mahluk mitologi yang berbau penciptaan . Misal kan monster monster yang tercipta permanen dari Tartarus . Dan damage ini biasanya berasal dari jurus mereka atau kekuatan mereka . Tergantung dengan tipe petarung seperti apa mereka .


Magical damage. Tipe ini ampuh untuk mengatasi monster atau mahluk yang muncul ketika di panggil . Seperti zombie, pemanggilan arwah, atau hal hal yang berbau sihir . Termasuk juga mahluk halus seperti kuntil anak dan Buto ijo atau yang lainnya.


Phisichal penetrasi, ini bukan seperti damage, melainkan ia lebih seperti pelumpuhan atas plot armor mereka . Semisal mereka yang mempunyai armor atau pertahanan tipe phisichal, berarti kalian melawannya harus menggunakan phisichal penetrasi.


Magical penetrasi, sama seperti phisichal penetrasi.


"Baiklah, akan ku coba " Ricky mengepalkan tangannya dan bersiap siap untuk meninju samsak .


"Lihat lah!" Ricky meluncurkan pukulannya ke samsak dan menimbulkan bunyi "bedebum" dan membuat bekas di samsak, dan samsaknya pun agak terombang ambing di udara.


"Wow, ini true damage yang di barengi dengan critical" ucap Justin takjub .


Oh iya aku lupa satu lagi, critical adalah tipe kerusakan . Biasanya pemilik kekuatan yang bertipe critical itu akan membuat lawan lumpuh di bagian tertentu. Semakin besar critical damage yang di berikan maka semakin besar pula peluang lawan akan lumpuh total . Contohnya putusnya urat saraf dari dalam atau bahkan membuat ia tidak bisa menggerakkan persendian tertentu.


"Wow.. Benar benar canggih " tanpa sadar aku bertepuk tangan .


"Tapi , milikku lebih bagus . Hanya saja butuh waktu untuk yang benar benar perfect." Justin berjalan ke lorong sebelah kiri . Aku mengikutinya , sedangkan para betina sibuk melihat lihat kostum baru Ricky .


Di ujung lorong aku melihat ruangan yang di selimuti lampu pendar dan beberapa penerangan dari lampu LED di sudut. Ketika aku sadar , tempat ini sudah seperti mekanisme robot .


"Ini Yo.." Justin membuka tirai yang di dekat meja cetak biru yang berada di pojok ruangan . Dan ketika aku melihat apa yang ia buka , aku sungguh takjub .


Dari semua cetak biru , inilah yang di maksud Justin. Sebuah iron suit yang bisa setara dengan satu batalion angkatan darat , dan udara .


"Aku menyebutnya , Quintus iron suit" ujar Justin .


"Wow" hanya itu yang bisa ku ungkapkan di depan maha karya Justin .

__ADS_1


***


__ADS_2