
"David?"
Nama itulah yg kusebut dan orang itulah yg kulihat dihollogram liontin.
"Ya, dia adalah penjagamu" si guru baru mengkonfirmasi.
"Wait wait wait, tapi dia kan udah bersama ku sejak aku kecil?" ucapku.
"Bahkan ada yg sudah bersama mulai dari lahir." lanjutnya .
Aku Sungguh hampir tidak percaya.
"Jadi, David tertangkap mereka ?" tanyaku dengan hati hati.
"Ya.. begitulah" ia berjalan ke belakangku dan menunjuk ke langit.
"Kau sudah liat kan.? pulau yg di angkasa sana?" tanya nya.
Aku mengangguk
"Itu adalah sebuah pulau yg hanya muncul di alam ghaib selama tiga ratus enam puluh tahun sekali" ia menerangkan. "Mulai keluar nya di wilayah India. Lalu pulau itu akan mengelilingi dunia dua kali, pertama mengikuti jalur katulistiwa. Yg kedua mengikuti arah mata angin. Biasanya yg membuat pulau ini berbulan-bulan mengelilingi dunia ini adalah ketika perjalanan ke dua" jelasnya .
"Lalu? apaa ada hubungannya dengan David ?" tanyaku .
"Kurang pasti, yg jelas. Ini adalah kejadian pertama kali dimana pulau itu dapat dilihat oleh manusia fana" aku kaget mendengarnya .
"Berarti , orang biasa liat?" si guru baru mengangguk .
"Biar ku perlihatkan kamu" ia mengambil remot dan menyalakan televisi. (Sejak kapan ada telivisi di sini ?) .
"Pemirsa, terjadi fenomena dimana awan kelabu yg gelap dan besar telah menutupi hampir seluruh kota Balikpapan. Awalnya ini hanya mendung biasa, tetapi setelah diteliti. Ini adalah awan besar colonimbus yg amat besar dengan berat dan kepadatan yg tidak wajar.. ahli astronomi mengklaim--"
Si guru baru mematikan televisi itu.
"Lihat? mungkin kabut murni sudha menutupi pandangan mereka sehingga mereka tidak melihat yg sebenarnya" seketika televisi tadi hilang.
"Kabut murni?" aku bingung. Berarti ada kabut campuran?
"Kabut murni itu adalah kabut asli yg menutupi atau menghalangi pandangan manusia biasa. Contoh tadi, aslinya itu adalah pulau. Namun Mereka melihat itu adalah awan yg amat tidak wajar. Sehingga mereka anggap itu adalah fenomena" aku baru paham.
"Istilahnya. Mata batin mereka tidak terbuka ?"
Ia mengangguk.
"Aku ingin tau , sebenarnya mengapa pulau itu sampai bisa di lihat oleh manusia ? biasanya manusia sama sekali tidak melihat apa apa walaupun hanya sekedar awan biasa." ucapnya
"Memangnya, pulau itu bisa di kendarai ? trus mengapa pulau itu ada disana ? trus apa fungsi pulau itu mengelilingi dunia?" aku bertanya panjang lebar karna penasaran .
"Pulau itu dimiliki oleh seorang Demigod kaya raya. Ia mengaku telah mendapati harta Firaun yg hilang. Dan ia membuat harta itu semakin banyak dan banyak , hingga akhirnya ia menemukan kepingan kepingan pecahan planet Jupiter." Hampir tidak percaya , tapi mau tak mau aku harus mendengar kan kronologi nya .
"Ratusan ribu tahun lalu, dimana ketika peradaban Dewa Dewi mulai tercampur aduk. Seorang demigod Romawi menemukan harta Firaun keempat , yg telah dirumorkan tidak akan di temukan . Dengan bangga ia memamerkan kekaumnya dan membagikannya. Namun setelah ia bagikan kepada kampung halamannya, harta itu masih berlimpah. Ia pun ingin membeli istana yg ada ditahta Olympus. Namun tepat sebulan setelah itu, ia mendapati bahwa orang serakah seperti dia tidak diperbolehkan menduduki atau menempati istana yg ada disana" sang guru berjalan ke belakangku.
"Dengan agak kesal ia menimbun kembali harta itu. Namun tak lama setelah itu, muncul lah perseteruan Dewa Dewi kahyangan. Antara memperebutkan peradaban milenial atau peradaban Mongol lebih dulu. Pertempuran Dewa-Dewi yg hampir melibatkan manusia fana tersebut, dipindah oleh sang Kaisar manusia, atau penguasa sejati bumi. Kaisar Giok dan Raja Paladin , Arthur. Mereka memiliki kemampuan apa pun yg ada di bumi. Gravitasi, gaya gesek, gaya magnet , dimensi, dan atom. Dengan perpaduan seluruhnya, mereka pun memindahkan pertempuran tersebut ke alam semesta di luar bumi. Pertempuran dahsyat di sana lha terjadi. Hingga akhirnya planet Jupiter terkena dampak serangan serangan mereka. Kepingan kepingan itu jatuh ke bumi, namun beruntungnya. Sang kaisar memindahkan kepingan itu dengan cara menukar dimensi padat itu dengan suatu gunung di sekitar ujung Padang Sahara. "
"Dan tanpa sengaja , orang kaya itu menemukannya ?" tebak ku
"Bukan begitu. Lebih tepatnya seorang petani yg telah miskin karna adanya musim kemarau. Musim kemarau panjang itu bukan karna musim. Tetapi akibat pertempuran para Dewa Dewi, yg bahkan membuat matahari tidak stabil dalam beroperasi. Sang Apollo , Arjuna dan Ra pun bersusah payah mengendalikan lagi seperti semula. Ketika petani itu menemukan keajaiban, bahwa Pulau itu mengambang. Maka ia melapor kepada sang Demigod. Dengan senang Demigod itu memberikan satu perempat harta Firaun. Dan petani tersebut menjadi kaya raya mendadak. Hingga sekarang keturunannya pun tak merasakan kemiskinan."
Andai aku jadi keturunannya.
"Ia dengan amat sangat bahagia mengajak marga dan keluarganya untuk tinggal di sana. Ia tau, bahwa para Dewa Dewi sedang bertempur. Jadi dengan sengaja ia menghasut Dewa Dewi minor yg sedang kebetulan lewat untuk mengambilkan kemudi otomatis ciptaan Hephaestus. Dewa api, mekanisme dan pengrajin Yunani . Ia tancapkan kemudi itu dan mereka pun mengemudikannya. Setelah mengemudi, ia di hasut oleh setan untuk mengambil pil umur panjang yg ada di lemari kulkas Dewa Dewi Olympus. Pil itu berasal dari air liur Gaya dan di produksi oleh Athena dan pengrajin peri lainnya . Setelah memakannya , clan mereka menjadi abadi. Kecuali Mereka di bunuh. setelah itu, tak puas dengan pulau terbang , harta dan keabadian. Demigod itu juga mengelilingi dunia dan membeli seluruh bangunan dan kebutuhan serta ilmuan, dokter, dan pengrajin agar mereka hidup enak di pulau itu" sang guru memperbaiki dasinya.
"Lalu dari mana ia mendapat kan bangunan bangunan seperti Taj mahal, candi Borobudur & altar istana Olympus?" tanyaku.
__ADS_1
"Ia menyuruh pengrajin dan ilmuwan untuk menciptakan ketiga itu. Tujuannya menjelajahi dunia di 360 tahun sekali adalah memiliki perkembangan teknologi dan zaman yg sama dengan era era pada masa itu."
Aku benar benar takjub dengan otak dan cara berpikir Demigod itu. Bagaimana dia bisa berpikir untuk memperlancar era zaman yg ada di pulaunya? aku yakin selain dia serakah dan memiliki keberuntungan tinggi, ia pasti memiliki otak yg encer. Namun pasti ia mempunyai penyakit malas .
"Aku mengajakmu ke sini untuk berunding masalah David yg di Sandra. Aku takut kalau dia sampai di bunuh atau di mutilasi dan di beri pangan ke monster ." ujar sang guru
" Dark jokes mu keterlaluan pak"
Aku menyedekapkan tanganku ke dada. Aku mulai berfikir bagaimana cara untuk menemukan David dengan cepat dan tanpa perlu meladeni yg namanya pertarungan maut .
"Beri aku waktu tiga hari untuk berfikir pak".
***
Dalam keadaan setengah tidur , aku memikirkan pacarku . Akhir akhir ini , aku belum ada mengajaknya untuk berjalan jalan .
"Cie.. yg lagi mikirin pacar "
Aku mendengarkan ocehan Shofia . Aku mendengar ia seperti anak kecil yg tak dibelikan mainan dan menyindir nyindir tragedi itu. Berkali-kali ia berkata seperti itu .
"Ngomongin aku dari belakang ke pembaca?" sahutnya .
"Kan aku lagi memberitahukan apa yg aku lakukan..." ujarku. Mengapa dia komen gak jelas ? kan aku lagi ... ah. Yg buat novel ini kan si author.
"Nah itu tau, ya sudah si author aja yg jalankan ceritanya." sahutnya lagi pake nada ngambek.
"Lha , MC disini siapa? aku kan ? ya udah berarti aku yang menceritakan . Masa iya si pak guru baru yang menceritakan alur tentang kehidupan ku?" ia terdiam untuk sesaat.
"Au ah terserah ." Kemudian ia menghilang entah kemana .
"Ngambek nih ?" ujarku..
"..."
"..."
Aduuh pake acara ngambek segala lagi.
"Ya udah deh nanti ku ajak kamu jalan jalan ketempat favoritku." bujukku
"Beneran?" aku tak bisa melihat ekspresi nya , tapi aku bisa merasakan bahwa ia lagi berbinar binar.
"Ia bener ., janji deh suer.." entah mengapa aku bentuk jariku menjadi simbol piece.
"Ok.." sepertinya ia kesenangan. Karna aku merasakan dia sudah tertidur di dalam alam bawah sadarku .
Aku pergi ke depan lemari baju dan berkaca. Kemudian terbesit di dalam benakku bahwa aku ingin mengontak pacarku . Ku buka lah aplikasi WhatsApp. Dan aku coba menghubungi nya. Namun tak ada jawaban , hanya berdering. Setelahnya , barulah ia mengangkat.
"Hallo syang ku ." ucapku manja..
"Iya sayangku hallo.. belum tidur ?" jawabnya .
"Iya nih.. Kepikiran kamu. Soalnya gak ada waktu untuk kita berduaan di sekolah. Pasti ada aja hambatan. Apalagi klo kamu kegiatan , aku terkadang sedikit cemburu.. Karna kamu kerja sama cowok lain. Tapi yah.. Namanya tugas kan? makanya aku mau ngajak jalan pas weekand Minggu ini .." kataku panjang lebar.
" Iyakah? mau jalan? . Hmm.. awalnya sih mau jalan sama Erica . Tapi , ok aku batalin . Ku pikir weekand ini kmu kerja .." ada terdengar suara keraguan ketika ia berkata kerja ..
"Aku ambil libur. Jadi? bisa kan?"
"Iya iya .. bisa dong iiih... aargg..." Ia kegirangan entah mengapa.
"Kalau begitu , aku mau bobo dulu ya.. besok lusa kan weekandnya ? papay sayangku.. muach.. pasti seru sama pacar weekand" aku yg mendengar kalau sesenang itu dia bersamaku, mendadak salting sendiri.
"Ya udah .. Yo bobo malam dulu.."
__ADS_1
"Ayok.." dan akhirnya malam itu kmi akhiri panggilannya. Dan tidur untuk tenaga sekolah di esok hari.
***
"Nak Rio.. jam istirahat nanti ke kantin ya.." tegur guru baru didepan gerbang sekolah .
"Tanpa kau suruh pak.."
Sang satpam gerbang kaget mendengar Saya berucap seperti itu. Dan mendatangiku.
"Apa tadi kamu bilang bocah?" ketika ia menjewer kupingku, ku tangkap lengannya dan ku putar kebawah...
"Apa apaan ini pak satpam? saya bayar SPP sini untuk pak satpam menjaga gerbang dan keamanan sekolah, bukan mengkritik hidup saya .. ngerti? " belum juga ku keraskan, pak satpam itu malah menarik kupingku lebih keras.
"Apa tadi kau bilang bocah kurang ajar?" ia kembali menjewer telingaku lebih kencang.
Aku pun tak mau kalah, ku putar kebawah dan makin kebawah sampai sampai aku bisa lihat bahwa pergelangan tangannya mulai memar.
"Belum nyerah pak?" aku kencangkan kembali cengkraman ku dan ku pelintir lengannya dengan sangat kencang. Ia yg mulai meringis pun menahan air mukanya agar tidak terlalu menetes.
Banyak siswa siswa yg melihat kejadian ini. Hingga akhirnya pacarku datang dan melepaskan kami berdua.
"Pak satpam.. udah pak.. ntar lengan bapak patah.." ujarnya sembari merelai kami berdua
"Kamu juga sayang .. kok bisa sih kamu dijewer?" aku gak bisa menahan rona di wajahku karna ia blak-blakkan memanggil aku syang .
"Ya.. anu.. itu , eng.. pak satpam tu yg deluan.. huh." aku menggosok telingaku yg lumayan panas. Aku tak tau telingaku panas karna di jewer atau karena salah tingkah dipanggil sayang di tengah umum.
"Jadi ini pacarnya eneng ?" tanya pak satpam.
"Emangnya ada masalh pak?" dengan nada halus namun sedikit meng-intimidasi , ia menatap wajah pak satpam.
"Eh.. eng.. anu neng ,mau nutup pagar dulu permisi." Dengan agak sempoyongan pak satpam menutup pagar sekolah.
Pacarku menggandeng lenganku.
Tidak sepertiku. Clara adalah anak yg berbakat dan populer. Selain ia yg ahli dalam bidang akademik, ia juga mampunyai jalur prestasi diluar itu. Seperti volli, bulu tangkis dan basket. Jujur, ia lebih tinggi dari aku sekitar empat senti. Tapi ia benar benar tidak menghiraukan masalh itu. Bahkan , mungkin ia memang wanita yg tidak memandang fisik dan menerimaku apa adanya . Padahal kasta kami jauh beda, ia perfect dan aku hanya cerdas. namun tidak teladan dan populer .
"Makasih ya yank.. kamu tadi manggil aku pake saya.." sebelum aku ingin melanjutkan, kedua tangannya dengan lembut ditangkupkannya ke pipiku dan mencium bibirku. Setelah itu tangannya berpindah ke punggung ku dan merapatkan dirinya denganku. Agak lama kami seperti itu. Dan aku reflek memeluk pinggul nya. Aku sedikit melirik ke sekitar, ada banyak sekali siswa siswi melihat dan iri.. Ada yg salting sendiri dan ada yang berteriak. Bahkan kepala sekolahpun sempat heran ketika melewati kami. Awalnya ia ingin menegur, tapi saat ia melihat itu adalah Clara.. ia tak jadi menegur dan menganggap itu hanyalah sepasang pohon.
Kami seperti itu sampai bunyi bel.
"Fyuhh.. hah..huh... hahaha.." ia mengelap bibirnya yg belepotan air liurku .
"Suka gak yank?" tanyanya .
"Suka dong.. tapi kok tumben?" tanyaku
"Aku takut aja kehilangan kamu . Makanya aku gitu . Papay , besok ya jangan lupa." ia berbalik badan dan berlari kecil.
"AKU GAK AKAN HILANG.!" teriakku..
Ia menoleh dan mengangguk dengan senyuman .
Aku berjalan ke arah kelasku yg berlawanan dengannya . Aku kelas 8 sedangkan ia kelas 9.
Aku menyusuri koridor dengan santuy tanpa perlu memperhatikan pandangan sekitar. Mereka yg telah melihat itu pasti agak iri dan syirik. Apalagi banyak yg mengincar Clara untuk dijadikan pacar. Tapi yah, rezeki anak Sholeh punya cewek secantik dan seberbakat itu.
Sebelum aku benar benar masuk kelas, aku bertemu lagi dengan guru baru itu. Aku bertanya kembali..
"Memang sepenting itu ya ?" tanyaku tentang yg ia katakan di gerbang sekolah .
"Ya.. ini tentang David. Kita harus melakukan pencarian. " ucapnya sebelum akhirnya memasuki kelas dengan salam.
__ADS_1
Aku terdiam sejenak. Lalu menghirup udara yg tak segar , lalu memaksakan melangkah kedepan tanpa harus menengok ke belakang . Karna apa ? karena aku tau ada yg mengincarku jauh dibelakang ku...