
Malam ini, pertempuran sangat tidak masuk akal. Bagaimana tidak? kami yang sedang mati matian bertarung dengan monster ini harus di hadapi kenyataan bahwa kami tidak boleh membuat masyarakat awam takut akan kejadian kebakaran gereja .
Aku masih bingung , bagaimana kah kabut murni menutupi pertempuran kami di mata orang orang fana ?.
"Tak ada yang ku takuti! maju sini!" aku mendengar pekikan semangat dari seorang Ricky . Mungkin ia melihat para monster ini persis sebagai para pembullynya di sekolah. Dengan adanya back up an dari Sofia , aku berhasil menerobos khalayak monster tak jelas yang berkerumun di gereja . Hingga akhirnya dengan nafas yang lumayan terengah-engah aku berhasil masuk ke dalam gereja .
Di altar panggung patung Yesus, aku melihat sang pendeta sedang memegang black Bible dengan santainya sambil bibirnya berkomat kamit merapal rapalan kajian Black Bible . Sebenarnya menurut teori yang di beri tahu oleh Sofia , kajian Black Bible sangat melenceng dari isi kitab Bible yang asli. Black Bible ini lebih mengarah kepada pemujaan altar satan atau asmodeus. Dengan tumbal dari penganut kristiani dan pemuja Yesus, mereka bisa mengaktifkan beberapa kajian terlarang dan tabu untuk di pergunakan dalam hal tidak baik . Dan sistem dari kekuatan itu sendiri adalah dengan menyerap intisari kehidupan dari sang pemanggil atau pengguna kajian tersebut.
"Aku tak heran bahwa si budak besar itu bisa bebas karna dirimu . Toh kamu mempunyai dan akan mewarisi darah penguasa alam Dedemit. Dan aku sangat menantikan di mana ramalan dari kitab larangan larangan Beelzebub akan terwujud . Kau ingin tau apa itu?" sang pendeta mulai berjalan menuruni panggung Yesus.
"Yaitu adalah di mana saat saat kau akan memanggil sang Bahamut untuk ikut meratakan dunia Hahahaha!" tawanya menggelegar sampai rasanya dataran di gereja ini bergetar akibat tawanya yang meledak tak karuan .
"Mari mulai pertunjukkan " sang pendeta kini mulai melayang dan di kelilingi energi negatif berwarna hijau tua . Kekuatan aliran energi negatif ini sangat kuat hakekatnya di karenakan pancaran energi negatif selalu berkaitan dengan dunia bawah .
"Aku sudah berjanji kepadanya! bahwa aku akan membuat dirimu menjadi A True Vengeful King. " Sang pendeta mengeluarkan secarik mantra ghaib berbentuk aliran udara hijau . Lantunan mantra itu membumbung tinggi dan akhirnya menjatuhkan mantel raja , mahkota raja , tongkat raja , zirah tempur raja , dan bahkan kuda tempur raja . Seluruh pakaian itu secara otomatis terpasang dan menyatu dengan dengan sang pendeta .
"Mari kita selesaikan misiku ! hahahaha...!" sang pendeta merangsek maju dengan kuda tempurnya yang beraura energi negatif hijau itu.
"Aku bisa melakukan ini sepanjang hari" aku berlari dengan mantel raja laut ku dan melompat untuk menerjang dada sang pendeta . Entah ada apa dengan si pendeta , ia tidak menghindari ku dan malah sengaja mengenai dadanya untuk ku tendang . Alhasil ia tersungkur kembali ke altar .
__ADS_1
"Bagus , seperti itu! Ayo tendang aku lagi , ayoo" ia berdiri dengan menggenggam pedang raja nya , kali ini ia menyerang dengan sayatan dan keterampilan pedang yang berantakan . Bahkan bisa di bilang sangat brutal.
Aku mundur beberapa langkah , kemudian ketika di rasa jaraknya sudah memadai, aku pun memanggil trisula air ku dan melemparkannya ke sang pendeta . Sang pendeta pandai berkelit dan menghindar , sekalipun pipinya tergores trisula tiruan itu , ia masih tetap berdiri tegak dan bahkan ingin membuat suatu serangan lagi dari Black Bible.
"Dengan kesucian bapak dan kotornya satan . Aku menggabungkan keduanya ! muncullah Dark Romulus Guardian !" teriak sang pendeta.
Segera setelahnya aku mendengar suara berdebum dari hutan nan jauh di sana , dan bahkan ada getaran gempa kecil di tanah hingga sampai sini .
"Walaupun ia tak sebesar Genderuwo mu itu, tetapi kekuatannya tiga kali di banding Genderuwo" sang pendeta kembali melayang dan merapal rapalan sihir . Selagi ia merapal, dengan perlahan muncul lah lingkaran magis di belakangnya yang di penuhi pedang kecil lengkap dengan racun jiwa di ujungnya.
"Gekiryu" aku memutar lingkaran jam ku dan aku menarik keluar jarum jam nya . Maka keluar lah perisai dengan berpusing sesuai poros, bersamaan dengan keluarnya pedang Gekiryu ku. Tanpa harus menunggu ia menyerang ku lebih dulu, aku menerjang untuk menghabisinya secepat mungkin .
Aku yang memiliki secuil dari kekuatan ibuku kini mulai melihat pergerakan para pedang dengan lumayan tepat, walaupun tak se-akurat pandanganku ketika bersama dengan Sofia . Tetapi aku harus bisa terbiasa tanpa Sofia untuk menghadapi lawan lawan remeh seperti ini .
Lusinan pedang pedang itu berhasil aku hindari dengan berkelit kelit dan melompat sekiranya tidak mengenai tubuhku barang sedikit . Karna aku tau jika aku tertusuk maka jiwa ku semakin lama akan semakin terkikis habis dan akhirnya aku mati .
"Hebat juga kau bisa menghindari serangan itu . Bagaimana kalau ini !" sang pendeta membuka lingkaran magis lagi tepat di atas kepalaku . Aku tak tau apa yang akan keluar dari lingkaran magis tersebut .
"Tidak bisa kah kamu memberikan aku celah barang sedikit?" aku melompat ke samping dan melemparkan perisaiku tepat ke kepala pendeta , dan itu berhasil . Ia terhuyung ke belakang dan tersungkur , lingkaran magis pun juga ikut hilang .
__ADS_1
"Anak kurang ajar!" ia kembali bangkit. Namun sebelum ia benar benar bangkit , aku menerjang lagi lehernya dan menebas lengan kanannya . Black Bible yang sedari tadi ia pegang terjatuh ke lantai .
"Aaaarghhh.. tangan kuuuu" ia menjerit akibat tangannya yang aku potong . Ia meringkuk mundur untuk menghindari ku yang lagi berjalan ke arahnya .
Perisaiku kembali otomatis ke pergelangan tanganku . Aku menginjak jubah pendeta dan ia pun tak lagi bisa menghindari ku, aku tekan dadanya dengan perisaiku dan ku tekan kuat kuat ke dadanya hingga ada bunyi retakan pada tulang dadanya .
"Aaarghhhh" teriaknya tak tertahankan.
"Aku mau bertanya , bagaimana caranya kami bisa melewati jalanan magis itu?" ku hunuskan Gekiryu ke lehernya .
"Aku ini mayat hidup , hahahaha sekalipun kau memenggal ku aku akan terlahir kembali dengan mantra pengekangan abadi Black Bible. Lakukan lah sesuka mu . Intinya aku sudah memberikan benih iblis di jantung mu ! hahahaha, perjanjian ku dengannya sudah terpenuhi.. kau akan menjadi raja kami ! hahahaha..." setelah tertawa sang pendeta meludah ke dadaku.
Jujur itu menjijikan .
"Jadi kau tak mau memberi tahu kan ku?" tanyaku .
"Ya! bunuh aku! maka jalanan magis akan normal . Tetapi untuk mahluk mahluk yang ada di jalanan magis, mereka tetap akan menghabisimu!"
Tanpa basa basi aku menebas kepalanya dan menghancurkan kepalanya dengan menghantam hantamkan perisaiku. Aku melihat ada kalung giok yang tersangkut di lehernya , karna ku anggap itu adalah harta rampasan jadi aku ambil kalung giok itu.
__ADS_1
***