
Sepuluh detik , itu bukan lah waktu yang sebentar jika kau sedang dalam keadaan terdesak. Ricky berusaha berfikir bagaimana caranya ia menghalau satu batalion tempur yang hidup kembali dari masa lalu itu . Jujur , dalam pertempuran asli, untuk satu lawan satu saja dia sudah kelewat payah.
Ricky memutar-mutar Mjolnir dan melemparnya ke arah krumunan, Mjolnir menghantamkan dirinya ke salah satu dada dari pasukan batalion itu dan membuat ia terhempas ke kerumunannya . Alhasil mereka jatuh ke lantai, sang Mjolnir kembali ke pemilik.
Ricky mengernyitkan dahi
"Semudah itukah?" Ricky heran.
"Thunder bolt sudah siap , sistem akan meluncurkan segera!" sistem A.I mengumumkan.
Ricky mengangkat palu setinggi tingginya , lalu ada suara guntur menggelegar di angkasa .
"Rasakan ini zombie setengah jadi!" Ricky menurunkan Mjolnir seolah olah ia hendak menghempaskan seseorang dengan benda itu. Segera setelahnya, sebuah sambaran dahsyat halilintar biru menembus atap gereja dan menyambar segerombolan batalion itu dengan sangat kuat. Kejadian yang hanya terjadi sekitar kurang dari tiga puluh detik itu membuat gedung PLN yang ada di sebelah Utara gereja bereaksi ke Mjolnir. Ber-ratus ratus volt listrik mengalir ke Mjolnir itu dan menghasilkan daya listrik yang sangat banyak. Sampai sampai palu tiruan itu menyinari area petarungan .
"Lapor tuan, gedung PLN di sebelah gereja bereaksi terhadap sambaran Guntur barusan. Akibatnya menara dan tower PLN mengalirkan ratusan volt listrik ke dalam Mjolnir, di karenakan markas mendesain palu tiruan itu agar menyerap listrik, halilintar atau zat yang sama seperti sejenisnya . Sekarang Mjolnir tiruan bisa di gunakan tiga kali lipat lebih kuat dari biasanya . Laporan selesai, apakah ada lagi yang bisa di bantu tuan?"
Laporan A.I membuat Ricky tersenyum di balik helmetnya.
"Baiklah mari kita bantai-bantai mereka !"
###
Tujuh menit sebelum kejadian menimpa Ricky.
Sofia dalam wujud padatnya sangat merasakan hawa dingin mencekam. Hawa dingin ini bukan dari dia embun pegunungan dan hutan, atau pun karna cuaca. Tetapi rasa dingin ini persis seperti dinginnya wilayah perbatasan antara dunia bawah dan dunia fana . Mengingat berhari hari ketika ia ingin kabur dari dunia bawah dan merasakan dinginnya suasana saat itu, ia menjadi menggigil ketakutan akan murkanya sang Hades.
"Kenapa ? dingin banget ya? kok aku gak ngerasa ?" Rista bertanya karna sedari tadi Sofia menggigil . Rista membuka jaket kulitnya dan memberikannya ke pundak Sofia.
"Gak mempan, soalnya rasa dinginnya ini dari firasat , bukan dari syaraf " Sofia menolak pemberian jaket dari Rista , karena baginya itu tidak perlu .
"Baiklah gadis-⁰gadis muda , kita sudah sampai di rumah kaca gereja ini . Silahkan masuk dan lihat-lihat dengan teliti " si pendeta membuka pintu rumah kaca dan memberikan jalan kepada mereka berdua .
"Terima kasih ," Rista membalas dengan anggukan.
Mereka berdua berjalan masuk ke dalam rumah kaca tersebut . Di dalam nya ada banyak sekali tanaman hias yang mungkin bisa di bawa pulang Rista barang satu buah. Rista benar benar takjub kepada gereja ini karna sudah merawat tanaman hias yang sangat banyak dan bagus bagus ini menjadi sangat indah nan cantik nian.
__ADS_1
"Pak pendeta , apakah bapak yang merawatnya ?" kata Rista takjub .
Mata pendeta berbinar binar mengetahui bahwa gadis ini tak hanya sekedar mengerjakan tugas , akan tetapi ia juga paham masalah bunga .
"Jadi kamu paham ya? wah sudah lama aku gak kedatangan tamu yang suka sekali dengan tanaman hias." sang pendeta kemudian duduk di kursi dekat dengan sebuah bunga yang sedang menguncup.
" Ini tulip kan ? kok bisa tumbuh ?" tanya Rista heran .
"Hohoho.. itulah yang aku suka , dua bisa membuat eksperimen tanah yang ia campur aduk kan dan melalui penyemai yang berbeda dari biasanya. Entahlah aku tak mengerti cara dia membuat tanah tersebut, tetapi aku suka semua bunga bunga di sini ." sang pendeta merentangkan tangan dan memejamkan mata, lalu ia menghirup udara panjang panjang.
"Harum dan menyegarkan ." kata pendeta .
Selagi Rista berkomunikasi dengan sang pendeta , Shofia menelaah dengan teliti semua bunga yang ada di dalam rumah kaca ini . Ia juga menerawang jauh kedalam kebun yang ada di bagian timur gereja .
Kenapa aku merasakan hal aneh, seolah olah ada sesuatu yang membuat diriku tergerak untuk ke kebun itu.
Shofia menoleh ke arah sang pendeta dan membuat ia semakin bingung.
Tadi ketika sang pendeta baru saja keluar dari gereja , ia mendapatkan sebuah firasat dan pertanda buruk . Feeling nya ialah sang pendeta adalah kunci dari hawa negatif yang ada di sekeliling wilayah kilometer tujuh belas hingga lima belas . Hanya saja sekarang , hal itu tidak di rasakan lagi . Yang ia rasakan hanyalah kehangatan yang terpancar dari sang pendeta , jujur mata sang pendeta membuat kehangatan tersendiri bila ia menatap kepada sekelilingnya .
Kenapa kebunnya banyak gundukan tanah tapi sedikit tanamannya?.
Shofia kembali berkeliling kebun . Ia kembali menerawang jauh ke arah timur , bahkan sejauh jauhnya ia menerawang . Hingga akhirnya terawangannya mendapatkan pemberhentian , dimana ia melihat sebuah pohon yang memakai kertas segel yang sama seperti dinding gereja di depan .
Shofia mengernyit .
Kemudian ia mengingat semua yang ia temui. Pertama fenomena kejadian , genderuwo yang di belenggu , gereja dengan hawa negatif , kertas segel yang ada di depan .
Gawat! ini konsep Dark Guardian!
Shofia berlari kembali ke rumah kaca dan semuanya sudah terlambat. Shofia yang pengetahuan tentang alam ghaibnya lebih dalam di team malah mengendorkan pengawasannya .
Suara ledakan terdengar sangat kencang di gereja , tak lama setelahnya ada sinar kehijauan dari dalam gereja . Warna hijau nya berbeda dengan hijau lautnya Rio, hijau yang ini mencekam aura kematian .
"Rista ! " Shofia melihat Rista bertarung dengan beberapa monster tumbuhan pemakan serangga . Masalahnya tumbuhan itu berevolusi menjadi pemakan manusia .
__ADS_1
"Shof , pendetanya! " Rista menunjuk sang pendeta yang sedang terduduk ketakutan. Kedua tangannya di teleungkupkan ke atas kepalanya dan mulutnya berkomat kamit.
"Kenapa terjadi lagi? apa yang kamu ingin kan? kenapa kamu tidak hentikan semuanya . Aku gak mau ada korban lagi!" itulah yang ia gumamkan.
Shofia mengeluarkan pedang cahaya dari telapak tangannya dan menebas semua monster tanaman.
"Pak pendeta , apa anda yang membangkitkan monster tanaman ini?" tanya Shofia .
"Bukan aku! Tapi aku! Gak gak bukan aku! Tapi ya itu aku!" sang pendeta keadaan mentalnya kurang stabil . Kini ia hanya bisa meringkuk di pojokan .
Rista dengan bernekel yang sudah siap di tangannya menghantam seluruh monster tanaman yang di depannya . Hantamannya menimbulkan dentuman keras di udara dan membuat tubuhnya agak terhempas walaupun ia berhasil menjaga keseimbangan dari hempasan tersebut.
"Pukulan tadi, itu pasif kekuatan Gatot kaca kan?" tanya Shofia .
"Entahlah aku gak tau, pokoknya aku hanya mengeluarkan semua naluri tarung ku." kata Rista .
Dan beberapa detik setelah itu, sebuah sambaran petir menghantam gereja dan membuat atam gereja hancur separuhnya . Bahkan efek aliran listrik menjalar hingga ke rumah kaca .
"Rista , kamu bisa ke dalam gereja atau keluar gereja . Ini bukan hal yang bisa kita hadapi berdua , jujur dari dalam hutan sebelah timur sana aku merasakan guardian yang tersegel . Kita kembali ke tempat Rio dan Zahra !" Shofia memberi tahu Rista .
Rista yang melihat keadaan segawat itu, mengangguk dengan cermat dan membawa sang pendeta keluar dari rumah kaca .
Shofia memasukkan separuh kesadarannya ke dalam benak Rio . Dan ia mendapati bahwa Rio tengah bertarung melawan lima orang asing .
"Jangan yo, kami sudah mulai mendapat petunjuk . Kali ini kami sedang bertarung dengan salah satu guardian"
"Guardian? maksudmu?" tanya Rio .
"Di dalam gereja ada sesosok guardian yang di tangkap di sini , dan dia sedang di mantrai oleh seorang pendeta di sini. Bahkan ia membunuh pendeta yang lain demi membangkitkan guardian . Bagaimana situasi di situ? pasti genderuwo itu bangkit." terka Sofia , tetapi kali ini bukan asal terkaan. Ia yakin bahwa sumber masalah perkara kemarin itu pasti berada di dalam gereja ini .
"Seharusnya dalam konsep Dark Guardian ada tiga guardian gelap yang di simpan ." Shofia menelaah lagi posisi posisi segel.
"Untuk membangkitkan satu guardian perlu enam jiwa pendeta . Tetapi di sini hanya ada tiga belas segel . Jika dua belas berarti ada dua guardian di sini , kemungkinan besar guardian satunya adalah genderuwo itu . Tapi , kenapa ada tiga belas ?" misteri ini masih harus di selidiki oleh Shofia .
Dimanakah guardian yang satu lagi?
__ADS_1
***