
"rose, ayo ikut aku"
buka pintu seidon.
"mau kemana ?"
tanya rose.
"pemakaman Duke qilies dan istrinya"
jawab seidon.
"eh ?! bukannya mereka orang tua... Rosyid ?! jangan bercanda !"
panik rose.
"sudahlah, waktunya mepet"
tekan seidon.
di pemakaman...
"apa Rosyid sedih ? ah pasti... padahal baru kemarin kami bersenang senang kenapa dia langsung di timpa musibah sebesar ini ?"
pikir rose.
"aku ingin menghiburnya..."
gumam hati rose.
lalu rose menepuk pundak Rosyid dari belakang.
"siapa kau ?! berani sekali ! ah... ma.. maaf ! tu..an putri.."
panik Rosyid.
"tak apa apa... apa kau tidak jadi marah karena aku seorang putri ?"
ragu rose.
"bagaimana mungkin... Anda teman saya, kan ?"
tanya Rosyid.
"benar"
tepuk rose.
Rosyid ingin sekali tersenyum namun ia keadaannya begitu duka, rosyid hanya bisa memalingkan pandangan dari rose untuk menutupi kesedihannya.
kembali ke istana...
"roseeeeeeeewe!.... kenapa kau tidak mengajakku?... *meski aku mengikutimu dari belakang sih*"
rintih rever.
"rever.. aku pergi ke pemakaman bukan taman hiburan"
__ADS_1
jelas rose.
"tetap saja... apa aku tidak layak ?"
tanya rever.
"rever, bisa keruanganku sebentar ?"
tanya seidon.
"baiklah"
jawab rever.
di ruangan...
"she, kau pergi dulu ya"
usir seidon.
"baik"
jawab she..
"apa kejadian ini juga terjadi di masa lalu ? atau kau yang membunuh orang tua Rosyid ?"
tanya seidon.
"hiiiiy, apa apaan ? mana aku tahu ! di masa lalu kan aku ke sini di umur rose yang ke 9 tahun ! Duke qilies juga sudah meninggal saat itu"
jelas rever.
usir seidon.
"itu saja !? kau memanggilku untuk bertanya ini !?"
shock rever.
"aku punya banyak pekerjaan setelah kematian Duke qilies dasar bodoh !"
kesal seidon.
"benar, tapi setelah ini kerajaan mu akan sulit lho, kau masih belum jadi raja karena umurmu, di tambah Duke qilies, mungkin kediaman qilies akan di serang dalam waktu dekat, setelah itu menyerangmu"
jelas rever.
"ya aku sudah tau, meski aku tidak selemah dulu tapi aku juga tidak tahu seberapa besar kekuatan lawan... kau mengatakan ini ingin minta izin menggunakan kekuatanmu di kerajaanku kan ?"
curiga seidon.
"ya benar... tapi aku hanya ingin melindungi rose, istana juga tenang saja, namun aku sepertinya tidak ada waktu melindungi kediaman qilies"
jelas rever.
"tapi qulies telah berperan penting dalam mempertahankan kerajaan ini, aku akan tetap membantunya, selain itu qilies juga punya kekayaan yang 9 turunan pin tidak akan tersisa, itu membuat orang orang ingin memilikinya"
kata seidon.
__ADS_1
"itu urusanmu ya, aku tidak peduli"
santai rever.
keesokan...
kamar rose.
"banyak berita kalau kediaman qilies di serang beberpaa kali, meski qilies dapat mengatasinya tapi mungkin akan tambah besar masalahnya, aku harus menemui Rosyid bagaimana pun dia temanku ! Mei tolong bawa aku ke kediaman qilies !"
suruh rose.
"Anda yakin ? kediaman qilies mungkin sedang tidak aman,"
khawatir Mei.
"aku akan pergi dengan beberapa pengawal pun,"
suruh rose.
"saya akan izin ke pangeran ya"
izin Mei.
ternyata seidon mengizinkan asl rever ikut singkatnya...
di kediaman qilies.
"rever, kau tunggu di luar ya, aku akan berbicara secara pribadi"
suruh rose.
di ruang...
"saya senang bisa bertemu anda, apa yang ingin Anda sampaikan ?"
tanya Rosyid.
"saya hanya ingin memberi pendapat agar kediaman mu aman, bagaimana ? ini hanya pendapat tidak usah di lakukan"
jelas rose.
"dengan otak masa depan sepertiku, kurasa ini membantu"
pikir rose.
"tentu saja, saya merasa terhormat"
jawab Rosyid.
"kediaman Duke qilies sangat luas, meski menggali sungai atau membuat dinding di sekitarnya orang orang bisa masuk lewat atas, tanah atau menyamar, untuk itu aku berpikir, bagaimana jika anda memelihara hewan di setiap sisi ? Anda tahu kan di kerajaan raisty ada hewan bernama rolax, yang di kenal kejam tapi sangat setia pada majikannya, jika anda membuat hewan hewan itu dan melatihnya dia akan menjadi perajurit penjaga"
jelas rose.
"ah kenapa saya tidak kepikiran, tapi siapa yang bisa menjinakkan hewan sebesar rolax ?"
tanya Rosyid.
__ADS_1
"dengan merawatnya dari kecil, namun itu akan membutuhkan waktu, jadi anda harus bertahan sebelum waktunya"
jawab rose