
Di Pasar sambil menyamar...
"Kenapa harus menyamar ?!"
Tanya Charna bingung.
"Tentu saja agar tidak membuat keributan, dan ini demi keamanan juga"
Senyum Refer dengan polos.
"Dimana ya toko Parfume..."
Batin Rever menoleh ke sana ke mari.
"Rever... Kau mencari apa ? Aku ingin ke toko aksesoris di sana"
Pinta Charna dengan imut.
"Aksesoris...Apa sebaiknya aku beli itu juga ya untuk Rose..."
Pikir Rever.
"Baiklah"
Senyum Rever yang akhirnya pergi ke toko Aksesoris yang di tunjuk Charna.
"Selamat datang, Kalian pasangan serasi silahkan pilih pilih"
Salam seorang pelayan penjaga toko yang memuji Rever dan Charna.
"Kami bukan..."
Belum menyelesaikan kata katanya Charna sudah memotong..
"Ah Terima kasih, Rever jangan buang buang waktu aku ingin lihat lihat bando di sana"
Tunjuk Charna dengan senyum Riang.
"Ini adalah Bando bando yang di hiasi berbagai permata nan indah, Ini adalah model Bandana Terbagus di toko kami, Dan hanya ada 1 saja"
Seru pelayan toko yang memperlihatkan bando yang indah dihiasi permata.
"Kau menyukainya ? Aku akan membelikan ini untukmu *Aku harus segera pergi*"
Seru Rever.
"Terima kasih"
Bahagia Charna.
__ADS_1
"Aku harus ke toko parfum, parfum di kamarku sudah habis"
Pinta Rever ke toko parfum.
Sesampainya di toko parfum...
"Ini adalah parfume, Rose Gold termewah bagus untuk acara pertemuan, Ini adalah parfum Softbaby cocok untuk sehari hari, dan kalau yang ini adlaah Lovelyprince Cocok untuk berkencan dan berduaan dengan pasangan"
Ujar Pelayan toko parfum yang mempromosikan jenis jenis parfum nya.
"Lovelyprince...Yang ini saja"
Seru Rever yang telah mempertimbangkan.
"Lovelyprince, inikan untuk berkencan, Rever ingin memakai parfum ini....Apa dia akan memakainya sekarang karena sedang berduaan denganku?"
Batin Charna yang langsung merona karena merasa Rever akan memakai parfum itu karena sedang berduaan dengannya.
"Rever...Um...Apa kau akan memakai Parfum itu hari ini?"
Tanya Charna dengan malu malu.
"Hum ?... Iya, Kenapa ?"
Tanya Rever bingung atas salah tingkah Charna.
Binar Charna yang tidak percaya dan benar benar Malu, kini ia yakin Rever menyukainya.
"I...Iya.."
Ucap Rever dengan memerah karena mengkhayalkan pertemuan manisnya dengan Rose, Namun Charna malah salah mengartikan malu malu Rever dan menganggap Rever malu mengakui cinta padanya.
"Sudah jam 11:40!!!? Berangkat Sekarang pun akan terlambat, Sebaiknya aku membeli hadiah sebagai permintaan maaf"
Panik Hati Rever yang tidak sengaja melihat jam di toko itu dan langsung pergi berlari.
"Rever mau kemana ?!"
Tanya Charna.
"Aku ingin pulang, tiba tiba ingat ada sesuatu yang mungkin terjadi di kamarku, aku akan mengantarmu pulang ya"
Ujar Rever mengarang dan segera menarik tangan Charna.
Dan saat jam 12 pas akhirnya mereka berada di Best Study.
"Kau cepatlah membereskan sesuatu di kamarmu, Setalh itu kita lanjutkan berbelanja..."
Ujar Charna, Namun Rever tidak mendengarkan dan langsung berlari.
__ADS_1
"Maaf Putri, Aku ada Urusan yang tidak bisa kulewatkan, Kita lanjutkan berbelanja lain kali saja"
Teriak Rever yang langsung berlari ke Luar Best Study dengan kudanya.
"Tidak ada cara lain selain dengan kuda, setelah jauh dari Best Study aku akan menggunakan sihir teleportasi, tapi tetap saja pasti membutuhkan waktu 1 jam dengan sihir teleportasi juga, Kaki bukit yang di janjikan Rose benar benar jauh"
Batin Rever tergesa gesa.
Namun ketika Rever melewati suatu hutan yang lebat, Dan berpikir untuk meliarkan kudanya di sana tiba tiba datanglah sekelompok orang berbaju hitam tak di kenal.
"Siapa ?"
Gumam Rever dengan tenang dan yakin bisa mengalahkan mereka.
"Tuan muda, Mari ikut kami dengan tenang"
Kata salah satu dari kelompok itu.
"Lain kali saja ya membereskan kalian aku benar benar tidak bisa melewatkan kesempatan ini"
Ucap Rever yang berjalan tenang meninggalkan kelompok itu.
"Kalau anda tidak mau cara tanang, orang yang memerintahkan kami juga tidak keberatan menggunakan cara keras"
Ujar kelompok itu yang langsung menyerang Rever.
"Brukkkkk"
"Kekuatannya....Bukan orang biasa"
Batin Rever yang kaget atas kekuatan orang itu.
Dan Terpaksa Rever pun bertarung dengan mereka, Lalu karena benar benar terkejar waktu, Rever mengeluarkan sihir andalannya untuk menyerang mereka.
Namun mereka dengan hebat malah bisa menghindari dan memberi serangan balasan.
"Sial! Siapa mereka ?"
Batin Rever tergesa.
"Cepat keluarkan alat itu saja, keturunan asli energinya 10×"
Suruh seseorang dan di jawab oleh orang lain sambil menodongkan sebuah kotak bersinar permata.
"Apa itu ?"
Batin Rever yang memiliki firasat buruk.
Tiba tiba kotak itu bersinar dan langsung mengambil seluruh energi Rever sampai titik terakhir, Orang normal yang di serap energinya sampai habis dengan waktu yang singkat akan menimbulkan tekanan kuat pada tubuhnya sehingga organ dalam akan mati sesaat, apa lagi Rever yang memiliki energi 10 kali lipat dan langsung di serap sekaligus maka tekanan yang di berikan juga 10 kali lipat lebih besar dan menyakitkan.
__ADS_1