ROSE, Antagonis Bereinkarnasi

ROSE, Antagonis Bereinkarnasi
chapter 25


__ADS_3

seidom datang secara tergesa gesa.


"ehhh rever ya ?"


batin seidon.


namun rever sudah tidak ada disana dalam sekejap.


di ruang tamu putri...


"Silvia selamat datang"


sambut rose.


"saya pikir anda mengundang orang lain juga, terima kasih saya jadi di istimewa kan"


senyum Silvia memberi hormat.


"ketika kita berdua, kau tidak perlu sungkan, kitkakan teman"


ajak rose.


"ah iya, apa boleh aku curhat, hatiku benar benar sakit..."


tanya Silvia.


"apa ? katakan saja ?"


tanya rose.


"itu... sebenarnya orang yang saya sukai Rosyid..."


ragu Silvia.


"woaaahhhh"


kaget rose yang sama sama malu.


"setelah mengatakan ini saya lega, tapi saya tidak berharap akan bersamanya terus, saya hanya seorang Baron, wajah saya juga tidak terlalu cantik, saya tidak punya keunggulan, masalah kecerdasan pun saya tetap kalah"


sedih Silvia.


"apakah bisa kubantu ? dan masalah kau dipaksa menarik hati seidon juga..."


ragu rose.


"saya masih dipaksa, saya beralasan bersamanya, padahal saya bersama anda, saya terus mengatakan yang mulia raja mulai memperhatikan saya, agar adik saya tidak terus di pecut"


sedih Silvia.


"haruskah aku melapor kakak ?"


kaget Rose.


"ja...jangan ! bukan hanya igi... meskipun yang mulia raja memenjarakannya, dia punya seribu cara ! maupun mereka mati... aku...dan semuanya tetap akan kena..."

__ADS_1


panik Silvia yang langsung gematar...


"apa maksudmu ?"


tanya rose.


"sa...saya tidak bisa menceritakannya... segini saja... sudah membuat saya takut... saya ingin sekali meninggalkan rumah itu tanpa membuat siapapun terluka"


panik Silvia.


"kalau begitu...ikutlah dengan ke best study ! bilang pada mereka kakakku tertarik padamu dan memberimu kesempatan belajar di best atudy ! meski sebagai teman rombongan !"


ajak rose.


"benarkah ?..."


senang Silvia.


"tentu saja !"


senang rose juga.


"tok tok"


suara pintu di ketuk...


"rose !!!"


senang rever tiba tiba masuk.


kesal rose.


Silvia langsung memalingkan wajah nya yang tadi sedih, dan berusaha tersenyum.


"haiii tuan rever !!!!"


sapa Silvia dengan semangat (kebiasaan rever)


"rose kau tidak keberatan kan !?"


tanya rever yang langsung duduk dekat rose dan mengambil camilan.


"lakukan semaumu selagi ada di sini ! di best study jangan memalukan ku !"


geram rose memalingkan wajah dari rever.


"rose..."


gumam rever.


rose pun melirik sedikit dengan tatapan masih dingin pada rever.


"kau merasa jijik padaku ya....hiks"


tanya rever dengan tatapan berkaca kaca.

__ADS_1


"rever...mau sudah besar, harusnya lebih dewasa, jangan menjadi anak 6 tahun"


dingin rose manatap tajam rever.


"apa ? heh.."


senyum rever.


"kau tidak menyukai laki laki yang lembut, dan lemah imut ? maka katakan laki laki yang kau sukai"


tajam rever yang langsung mendekatkan wajahnya dengan wajah rose.


nampak rose sangat shock karna belum pernah melihat rever yang seperti ini.


hal itu membuat rose benar benar ketakutan sehingga tubuhnya gemetaran.


"tu...tuan putri... Anda tak apa apa ?"


tanya Silvia khawatir dan langsung bangkit dari duduknya.


"ah...rose..."


khawatir rever yang langsung mengubah eskpresinya...


"apa...apa yang terjadi... rever... kenapa kau menatapku seperti tadi...? itu...menakutiku.... jangan... jangan menatapku seperti itu lagi !"


teriak rose yang mengeluarkan setetes air mata.


"tuan putri..."


khawatir Silvia.


"tatapan itu... tatapan yang pernah orang tunjukan... ketika mereka terobsesi padaku dan pada hal yang aku lakukan... mereka melakukan hal hal berbahaya untuk menyingkirkan dan mendapatkan ku...aku mengalami banyak hal mengerikan saat itu... padahal di dunia ini aku berusaha melupakan semua masa laluku... aku... tidak tahu harus bagaimana... sama seperti di duniaku dulu...aku tidak bisa melakukan apa apa sampai orang asing secara kebetulan menolongku..."


pikir keras rose yang berusaha menguatkan dirinya.


tubuhnya makin gemetar dan matanya kini mengeluarkan banyak air mata.


"*hu...hu..hukh..."


tangis rose.


"saat ini... di saat aku sedih... nama siapa yang perlu kusebut untuk menolongku ?..."


tanya batin rose*.


"haa... jadi laki laki lemah lembut marah jadi laki laki kuat makin salah-_""


pikir batin rever.


...***...


^^^para pembaca yang terhormat, maaf ya udah hampir 4 hari ga up, 🙏^^^


...saya amnesia selewat soalnya :v...

__ADS_1


mohon maaf lahir batin ya ^^


__ADS_2