ROSE, Antagonis Bereinkarnasi

ROSE, Antagonis Bereinkarnasi
Chapter 28 Season 2


__ADS_3

"Panti asuhan ini sedang kumuh ya ? Ingin sekali memberi banyak koin emas dengan kekuatanku, tapi akan memunculkan kecurigaan...."


Pikir Rever ingin mencari Rencana membayar Jasa wennie.


Tiba tiba Rever melihat lembaran tentang pencariannya sendiri, Kemudian mendapat kan ide untuk membalas jasa Wennie.


"Benar juga..."


Senyum Rever langsung mencari tempat sepi dan menghilang.


Ternyata Rever menghilang untuk masuk ke dalam Dimensi sihir pribadinya, disana begitu banyak barang, Tempatnya begitu luas selias mata memandang, tempat yang damai dan tenang, Dan disana juga ada kereta kuda para kelompok yang berusaha menculik Rever.


"Hei, Aku punya penawaran untuk kalian"


Panggil Rever pada 3 kelompok yang sedang melamun dalam Stresnya.


"A....Anda.... Cepat keluarkan kami dari Sini!!!!"


"Siapa Kau sebenarnya!!!!? Beri kami makanan Cepat!!!!"


"Cepat keluarkan kami, Kami Mohon!!!!!!"


Teriak ketiga penculik itu, Mau tidak mau Rever terpaksa memberi mereka makanan dari sihirnya agar bisa berbicara tenang dengan mereka.


Mereka langsung memakan dengan lahap, Meski sebenarnya makanan yang terbuat dari Sihir rasanya benar benar tidak enak (-100 rasanya), Namun karena benar benar butuh mau tidak mau mereka memakannya.


Rever pun memberi mereka air dan untung rasa air itu hanya hambar.


Setelah tenang Akhirnya Rever mengajak Mereka bicara.


"Apa kalian pintar membuat drama ?"


Tanya Rever dan mulai menyusun Rencana...


 


Malamnya...


"To....Tolong!!!!"

__ADS_1


Teriak Rever memasuki Panti asuhan Wennie.


Dan kebetulan sekali yang Rever terobos adalah kamar Wennie.


Wennie yang kaget langsung menghampiri Rever dan bertanya apa yang terjadi.


Rever saat itu dalam keadaan basah kuyup dan berantakan, sambil di tangannya memegang sebuah kertas.


"Anda siapa ? dan kenapa bisa di sini ?"


Tanya Wennie tergesa gesa.


"A...Aku baru saja kabur dari penculikan ! Aku mohon tolong aku"


Pinta Rever menggenggam erat.


Kemudian munculah 3 orang Yang telah melakukan perjanjian dengan Rever tadi.


Lalu datang seseorang memukul 3 orang tersebut yang merupakan Salah satu anak panti asuhan Wennie.


 


"A...Aku ingin pulang..."


"Emang Rumah kamu dimana ?"


Tanya Wennie, dan langsung saja Rever memberikan kertas yang tadi ia bawa.


Setelah menerimanya ternyata itu adalah kertas pencarian Rever dan akan memberikan 10.000 koin pada yang menemukannya, Wennie membaca dengan jelas ciri ciri pangeran yang di cari kerajaan sama dengan pemuda yang ada di hadapannya meski tanpa gambar, karena Rever belum pernah di lukis di Raxacius.


"I....Istana ?!"


Kaget Wennie yang peka bahwa rumah Rever adalah Istana.


 


Paginya, Akhirnya Rever di antar Wennie dengan kereta kuda sederhana, Rever menjelaskan bahwa ia di culik oleh 3 Orang yang sekarang sedang di ikat.


Sesuai Janji Wennie di berikan 10.000 Koin emas untuk merenovasi Panti Asuhan.

__ADS_1


"Mamaaa.....! 3 orang itu menculik dan menyeretku....hiks..."


Isak Rever memeluk mamanya yang juga sangat khawatir.


"Kapan aku di peluk begitu ya ?"


Batin Ranga yang iri pada Raisha karena mendapat perhatian Rever.


"Dan Kalian ! 3 Orang yeng telah berani menculik cucuku..."


Geram Ranga pada 3 Orang yang sedang di ikat,


Diam diam 3 Orang itu melihat Rever yang sedang berpelukan, Rever dengan kode mata menyuruh mereka untuk tidak khawatir karena sekarang sebenarnya Rever dan Mereka sudah sepakat kemarin.


"Prajurit, Siapkan Mereka Untuk Di Penggal besok"


Titah Ranga dengan geram, Meski alasan aslinya ingin menunjukan kepedulian nya pada Rever agar Rever bisa sedikit memperhatikannya, karena entah kenapa Rever seperti membenci kakeknya itu.


Begitu pun sekarang, Saat Ranga melirik pada Rever setelah menitah untun membunuh 3 penculik itu, Rever malah membalas dengan tatapan tajam dan dingin.


Malamnya...


Rever dengan diam diam menerobos penjara, Kesulitan yang ia hadapi adalah tidak bisa memakai Sihir karena akan terdeteksi, Jadi usahanya lumayan berat untuk menemui 3 Penculik yang sudah menjadi anak buahnya itu.


Akhirnya Rever bisa menemui Mereka dengan memakai Seragam Prajurit.


"Ini Aku, Aku akan memasuki kalian ke dimensi sihir pribadi ku agar kalian selamat dari kejaran Prajurit, Tapi karena Ini di istana, Aku tidak bisa memakai Sihir apa pun karena akan terdeteksi, Jadi untuk itu bawa permata ini dulu"


Suruh Rever pada 3 Orang itu.


"Terima kasih, Tapi ini apa ? bagaimana cara memakainya ?"


Tanya salah satu dari 3 orang itu.


"Saat kalian akan keluar dari Istana untuk Di penggal, maka jarak Istana dengan temapt pemenggalan cukup jauh Dan Istana tidak bisa mendeteksi sihir lagi, Kalian makan Permata ini maka kalian akan otomatis ada di dimensi Sihirku"


Jelas Rever memberikan 3 Buah permata pada 3 Orang itu.


"Pangeran, Sebelum pergi kami harap anda mengingat nama kami, Aku adalah Roky, Dia Saje dan Ini Erik"

__ADS_1


Ucap Roky memperkenalkan semuanya.


"Ya, Akan kuingat. Sudah tidak ada waktu, Kalian Siap siap lah"


__ADS_2