
"hiiiiiiiy"
"ha... untung pedangku hanya memotong rambutmu saja, jika masih tidak menurut maka selanjutnya adalah leher"
ujar zhumi.
"a....ada apa ini ?!"
kaget rose melihat pemandangan yang ada di luar kamarnya.
"emm... itu..."
gugup zhumi.
"mau ga kau berdansa dengan ku malam ini ?"
smirk zhumi.
"ha ?! kau rela menyakiti penjaga kamarku karena ini ?"
tanya rose yang membantu 2 penjaga kamarnya berdiri.
"terima kasih putri, sungguh sebuah kehormatan bisa mendapat perhatian anda"
ucap syukur 2 penjaga yang jatuh itu.
"kau menolakku karena para penjaga ini yang tersandung ?"
tatap tajam zhumi.
"Bu...bukan begitu !"
jawab rose cepat takut zhumi menyerang penjaga kamarnya lagi.
"kau tidak pandai berboho..."
belum menyelesaikan kata katanya, rose telah memotong pembicaraan zhumi.
"aku belum bilang menolaknya !"
gesa rose panik karena baru sadar zhumi orang yang menakutkan.
"jadi kau menerima ?"
smirk zhumi.
"i...iya !"
panik rose tidak peduli apa yang ia ucapkan.
"heh, baiklah kalau begitu aku tunggu malam ini"
smirk zhumi.
__ADS_1
"rose... kau tidak apa apa ?"
tanya Silvia khawatir yang tadi diam saja karena takut.
"Silvia...."
rintih rose berkaca kaca karena gemetaran.
*dan sedikit info, kalau baju adat atau baju yang mencerminkan ciri khas kerajaan raisty itu sebenarnya bebas, tapi yang menjadi khusus adalah sebuah selendang panjang yang di belit pada pundak dan kedua ujungnya diuntaikan ke belakang, biasanya memakai Bros khusus untuk menjadi penahanan ikatan, lalu ada juga sejenis cadar/masker dari kain untuk menutupi hidung dan mulut, masker ini sering di kenakan oleh masyarakat raisty pada sebuah pertemuan, pesta dan acara acara penting lainnya, namun tidak terlalu di wajibkan untuk memakai masker setiap saat, dan kebanyakan orang (masyarakat raisty) memakai masker jenis ini dari bahan transparan, yang gunanya agar pesona wajah mereka masih bisa terlihat*
...~pesta~...
"rose, kau mau menuju pesta ?"
panggil rever yang menghampiri rose.
"iya..."
jawab rose singkat.
"apa kau sudah..."
belum selesai berkata, rose telah memotong pembicaraan rever.
"aku sudah mendapatkan panther"
jawab rose datar yang sudah tahu pertanyaan rever.
"apa ?! siapa ?"
"pangeran zhumi dari xixi"
jawab rose datar.
"baru... kali ini rose bersikap acuh padaku... tampak jelas bahwa dia sedang tidak ingin bicara padaku... kenapa ?!"
panik hati rever yang sekaligus juga sangat sedih.
"ah itu pangeran zhumi"
panggil rose.
"selamat malam rose, baru saja aku ingin menjemputmu dari kamar, maaf sedikit terlambat"
ucap zhumi dengan penampilan yang luar biasa benar benar layaknya pangeran terhormat.
"selamat malam pangeran"
ucap rose memberi hormat dengan senyuman yang dari tadi baru keluar sekarang.
tentu saja rever yang melihatnya benar benar kaget, marah dan juga sedikit sedih, setelah menyadari situasi akhirnya rever melangkah maju meninggalkan rose dan zhumi, namun di saat rever melewati zhumi, ia menatapnya dengan tatapan membunuh, dan hampir saja aura hitam keluar.
lalu rever terus melangkah, dan ketika sudah mulai menjauh, ia sedikit melirik dan melihat rose yang tubuhnya makin dekat dengan zhumi tanpa melirik sedikit pun pada rever.
__ADS_1
rever mulai melangkah lebih cepat sampai ia berada di taman belakang, di tempat sepi Diamana orang jarang lewat saat malam hari, apa lagi saat ini ada pesta.
di tempat sepi itu, rever mengeluarkan aura hitam kebencian yang cukup banyak, ia benar benar bingung dan frustasi kenapa ia bisa semarah ini ?.
sementara di pesta.
"aku benar benar takut... aku tidak bisa banyak bicara ataupun bergerak, aku takut... ketika ada zhumi aku langsung tersenyum dan berusaha tidak menyinggungnya, zhumi... dari kerajaan besar xixi, di sana terkenal dengan daya tahan tubuh dan jurus jurus yang kuat, apa lagi zhumi adalah seorang pangeran, pasti mendapat pelatihan khusus"
batin Rose.
"dari tadi kau diam saja, kenapa ?"
tanya zhumi.
"kau menakutkan..."
gumam rose yang tidak menyadari ucapannya.
sontak zhumi kaget dan membulatkan matanya,
"apa ?!"
tanya zhumi yang langsung membuat rose sadar atas apa yang ia katakan.
"ah...i..iya ! makanya ! jangan melakukan sesuatu yang menakutkan ku ! kau tahu bagaimana paniknya aku bila melihat kau hampir membunuh orang ? aku sangat takut!"
ucap rose yang terlanjur mengungkapkan isi hatinya.
"....kenapa takut... aku tidak akan menyakiti mu... hanya orang lain saja !"
ucap zhumi yang sesaat tidak bisa bicara.
"melukai orang lain juga tidak boleh ! jangan meremehkan nyawa dan rasa sakit ! orang lain juga ingin hidup tenang, jangan hanya karna kau seorang pangeran, kau tidak peduli keadaan orang yang ada di bawah mu ! merusak itu mudah, tapi menyembuhkan itu susah... hmph !!!"
gesa rose yang menutup mulutnya sendiri karena baru sadar apa yang ia katakan barusan.
sedangkan zhumi hanya bisa diam terbelalak.
"aku... dalam bahaya ? telah menyinggungnya... bagaimana ini... aku takut...
...kabur !"...
pikir rose yang langsung berlari meninggalkan zhumi.
"tunggu !"
panggil zhumi yang mengejar rose.
"huwa... saat ini... saat aku dalam bahaya... siapa yang akan menolongku ?! kakak tidak ada ! Silvia sedang bersama Rosyid... siapa yang selalu bersamaku ???... saat ini... aku butuh dia !"
pikir rose yang hampir menangis.
"Reverrrr!!!!"
__ADS_1
panggil rose.