
"Bagaimana kau tahu ?"
Tanya Ranga dengan serius.
"Jawaban yang sebenernya adalah, Dimasa lalu aku Sering menyelinap ke sini tentu saja bukan hanya bola kristal yang aku ketahui, Berkas sihir sihir rahasia juga sudah kubaca semua"
Batin Rever mengingat ingat masa lalu lagi.
Namun pertanyaan Yang ada didalam pikiran Ranga terpaksa di kesampingkan setelah beberapa pemuda yang umurnya lebih muda dengan Rever datang.
"Maaf baru memberi selamat atas mu kakak, Perkenalkan aku Angga Pangeran kedua sekarang *dulu pangeran pertama*"
Ucap Seorang pemuda memberi hormat dan memperkenalkan diri.
"Salken juga, Kedepannya aku akan menyapa kalian"
Ucap Rever dengan tersenyum, Lalu ia pun melihat pemuda pemudi yang lain di belakang pemuda itu.
"Oh, Kakak pasti bingung siapa mereka, Bisa aku perkenalkan, Ini Anggi adikku putri ke 3, Ini Rijal Pangeran ke 4, Ini Damis Pangeran ke 5 Dan ini Ehan Pangeran ke 6, Sebenarnya masih banyak pangeran lain, Namun sepertinya tidak ada di sini"
Jelas Angga memperkenalkan saudara saudaranya yang lain.
"Mereka Anak selir ya"
Batin Rever memperhatikan mereka dengan wajah polosnya.
"Aku senang bertemu kalian, Kuharap kita bisa akrab"
Ujar Rever Tersenyum.
"Waaah ! Kau tampan sekali, Sayang sekali kau adalah kakakku"
Gerutu Anggi sedikit kecewa.
"Hahaha Kau imut ya, Meski Rose lebih imut"
Ucap Rever sedikit tertawa.
__ADS_1
"Rose ? Siapa dia ?! Mana ada orang yang lebih imut dariku ?"
Tanya Anggi sedikit cemberut membuatnya sedikit imut.
"Tuan Rever"
Panggil seseorang yang membuat semua orang melirik.
Dan terlihatlah Sosok Ishani yang begitu cantik dengan tubuh Sempurnanya, Membuat semua pangeran terbelalak dan semua putri Iri.
"Apa kau Rose ?!"
Tanya Anggi sedikit marah.
"Rose ? Tentu saja bukan ! Dia majikanku, Tuan Rever putri Rose sudah tidur, Hanya ingin melaporkan ini saja"
Ucap Ishani memberi laporan.
"Tidur ? Apa itu perlu ya dilaporkan ?"
Tanya Anggi lagi.
"Oh iya, Kakak Seorang putri bernama.... Char...Charma kalau tidak salah mencarimu"
Ujar Rijal kali ini berbicara.
"Kakak kita kan paling tampan, Hal ini pasti sudah biasa"
Ujar Anggi mewakili perasaan Rever.
Namun entah karena Charna kehabisan kesabaran ia berjalan sendiri menghampiri Rever dengan pesona lamah lembutnya.
"Rever, Selamat ya ! Ternyata kau adalah pangeran utama kerajaan Raxacius, Kerajaan hebat ini, Aku yakin Kau bisa menjadi raja yang baik, Maaf juga bila saat belajar di Best Study aku kurang memberimu Ilmu, Tapi tetap saja, Semangat ya !"
Senyum lebar Terpancar Di wajah Charna.
"Kerajaan ku memiliki hubungan sangat baik, Tidak seperti Raisty yang letaknya saja sangat jauh, Hanya Aku yang pantas menjadi Istri Rever"
__ADS_1
Batin Charma Tersenyum dan yakin bisa mendapatkan Rever.
"Wahaha, Ini benar benar menyenangkannya, Kakak bahkam belum menjadi Raja, Tapi sudah bisa mencari...Eh tidak ! Selir selirnya sudah berdatangan"
Tawa kecil Angga dan membuat Rever, di sekelilingnya tiba tiba muncul wanita wanita dari berbagai kerajaan mengelilingi nya, meski dengan jarak begitu jauh namun tampak terlihat mereka membuat lingkaran dan di tengahnya ada Rever.
Namun tidak ada di antara mereka yang seberani Charna bisa berhadapan dengan Rever, Mereka sedikit malu melewati pangeran lain yang juga berhadapan dengan Rever.
"Apasih ?! Selir ?! Aku itu hanya pantas sebagai permaisuri !!!"
Batin Charna merajalela.
"Maaf Adik adikku~ Tapi aku berencana tidak memiliki Selir"
Ucap Rever dengan polos.
"Kakak bisa saja, Kakak butuh kekuatan dari berbagai kerajaan tentu saja simbolnya adalah pernikahan"
Ucap Ehan pangeran ke 6 mengucapkan komentarnya.
"Apa hubungan kerajaan harus dengan pernikahan ya ? Aku hanya akan menikahi satu orang"
Hal itu membuat semua orang penasaran, Charna yang mengingat dulu Rever begitu perhatian padanya yakin bahwa orang yang di maksud Rever adalah dirinya, Hal itu membuat Charna merona dan malu melihat tingkah laku Rever yang terang terangan.
"Rever.... Kenapa bilang di suasana seperti ini aku kan jadi malu..."
Batin Charna merajalela.
"Ahaha, Sepertinya kakakku sudah punya wanita yang di sukainya, Siapa tuh ?"
Tanya Angga penasaran.
Belum sampai 2 Detik Angga menanyai itu tiba tiba Rose datang ke lantai perayaan dengan tangga sambil tentu saja memandang Rever.
Entah kebetulan juga, Rever langsung melirik ke arah Rose, Sehingga mata mereka saling bertatapan.
Karena sudah terlanjur menyadari keberadaan masing masing, Rose tentu saja turun sedikit lebih cepat dan memberi hormat pada Rever dan orang orang yang ada di dekatnya.
__ADS_1
"Salam Hormat dari Saya Rose de Alger Raisty Untuk Semuanya"
Ucap Rose memberi salam dengan postur tubuh memberi hormat.