
Hari Pelantikan...
Rever telah mengerjakan belajarnya, Dan penobatan pun di percepat.
Pesta meriah di adakan di seluruh Negri, Rose juga ikut di nobatkan menjadi Ratu Raxacius.
Pesta pun di selenggarakan 7 Hari 7 Malam.
"Selamat Yang mulia~"
Ucap Zhumi menemui Rever.
"Aku cukup senang kau datang, Tapi kenapa belakangan Ini sepertinya kau menghindari ku ?"
Tanya Rever.
"Iya, Aku ingin minta maaf atas kejadian di Best Study waktu itu, Seharusnya aku tidak kembali ya ?"
Pinta Zhumi.
"ini bukan salahmu, Lagi pula Rose sudah kembali juga, Tapi tetap saja aku tidak akan memaafkan mu dengan mudah"
Senyum Rever.
"Ka... Kalau begitu aku dan kerajaanku akan selalu di pihakmu sampai turun temurun"
Canggung Zhumi.
"Kau kira aku orang yang mempedulikan hal itu ?"
Bisik Rever sambil membawakan sebuah minuman.
"Kalau orang lain mendengarnya, anda tahu itu buruk kan ?"
Tanya Zhumi.
"Ya... Untuk saat ini sih, Tapi aku akan tetap menerima kebaikanmu, Terima kasih ya, Ishani tolong layani Zhumi dengan baik"
__ADS_1
Pamit Rever berjalan ke arah Rose.
"Bagaimana Pestanya ?"
Tanya Rever pada Rose.
"Ini adalah malam pertama pesta, Tentu saja masih seru"
Jawab Rose.
...---...
"Jadi Pangeran Zhumi, Silahkan ikut saya bila anda tidak ada pekerjaan lain"
Ajak Ishani.
"Ya ? Tentu saja"
Jawab Zhumi mengikuti Ishani ke suatu tempat yang Sepi dan damai.
"Ini adalah jajaran Ruangan khusus teman teman Tuan Rever, Anda bisa masuk Ruangan ini"
Zhumi pun duduk layaknya orang normal, Dan dengan sigap Ishani menuangkan teh hangat yang cocok di minum di malam hari.
"Kau bilang teman teman Rever pasti ada di ruang sebelah sini kan ? Kau tidak melayaninya ?"
Tanya Zhumi.
"Teman teman laki laki tuan Rever sepertinya hanya kamu dan Rosyid, Dan alasan aku tidak menemani Rosyid tentu saja karena beliau sudah punya Silvia sebagai Istri"
Jelas Ishani memberikan secangkir teh.
"Owh... Kukira karena aku spesial bagi Rever dia sampai menyuruhmu melayaniku (ternyata karena aku tidak punya pasangan)"
Gumam Zhumi.
"Eh, ngomong ngomong, Kau tadi menyebut Rever sebagai Tuan ? Kau sudah tahu tentang dirinya ya ?"
__ADS_1
Tanya Zhumi baru sadar.
"Sebagai murid nya Tuan, Kamu tidak sopan menyebut tuan dengan namanya"
Bentak Ishani.
"Kau sudah tahu hubungan asliku dengan Master ? Aku juga sebenarnya tidak mau memanggil master dengan nama aslinya, Tapi Master sendiri yang menyuruhku"
Jawab Zhumi.
"Sebentar lagi kamu juga akan bebas menyebut tuan dengan sebutan master, Ratu Rose sudah tahu jati diri tuan, Jadi tidak ada alasan lagi bagi Tuan menyembunyikannya kan ?"
Jelas Ishani.
"Benar juga.."
Setuju Zhumi.
"...."
"...."
"...."
"...."
"Maaf, Aku tidak berpengalaman dengan melayani orang, ada yang bilang dengan menuruti permintaan, menyajikan teh dan basa basi hangat, Setelah ini aku tidak tahu"
Jelas Ishani menjelaskan situasi.
"Permintaan ya... Kalau begitu aku ingin melihat lihat Kerajaan ini saja, Bolehkah aku keluar Istana melihat bagaimana Rakyat merayakan penobatan Rever ? Aku dengar Rever memberikan satu keluarga 100 koin emas, Mereka pasti merayakan Festival yang lebih besar dari sebelumnya"
Pinta Zhumi.
"Baiklah, Kita minta Izin dulu pada Tuan"
Ajak Ishank lewat jendela yang besar di kamar itu.
__ADS_1
"Kau sering lewat sini dari pada pintu ya ? Sepertinya kita sama"
Senyum Zhumi mengikuti Ishani.