
15 menit kemudian...
Di taman...
"Eh panas ya ? Aku akan mengambil payung"
Ujar Ishani langsung pergi.
"Bagaimana ? Kau masih ingin jalan jalan mengelilingi taman ?"
Tanya Rever.
"Aku dengar besok kakakku akan menjemput, Ayo habiskan hari ini dengan sangat baik"
semangat Rose menarik Rever untuk mengajaknya mengelilingi istana.
"Ada kolam kecil di taman ini, mau lihat ikan di sana ? Tempatnya benar benar indah tau!"
Tanya Rever.
"Aku agak Trauma dengan kolam sih, Apa kolamnya dalam ?"
Tanya Rose ragu.
"Kalau keberatan tidak usah"
Kata Rever terburu buru karena baru sadar kejadian akhir akhir ini.
"Kau bilang tempatnya bagus, Ayo ke sana !"
Semangat Rose.
Akhirnya Rever membawa Rose ke sebuah kolam ikan yang dangkal, Dihiasi oleh batu batu di keliling dan bawahnya, terlihat ikan berwarna warni dari mulai ikan mas yang juga ada di zaman modern sampai ikan ikan bercahaya yang hanya ada di dunia fantasi ini.
"Ayo celupkan kakimu, Kita jalan jalan di air"
Ajak Rever memapah Rose.
"Lah emang gapapa kan ?"
Tanya Rose memastikan.
"Sebebarnya ini kolam untuk main anak anak, Tapi di sini sedang jarang ada orang lewat"
Jawab Rever.
__ADS_1
"Dingin...."
Batin Rose yang tubuhnya sudah lama tidak terkena air dingin membuatnya sulit lagi beradaptasi.
Seketika kaki Rose gemetar dengan dinginnya air ketika jempol kakinya menyentu permukaan air.
"Ayo Rose"
Aja Rever yang sudah mencelupkan kakinya duluan.
Untung saja saat itu Rose sedang memakai dress simple yang roknya tidak mengembang, Jadi sangat ringan berjalan di air pun dan tidak ribet.
Rose segera menurunkan stocking dan mengangkat rok nya itu sebelum masuk ke dalam air.
"Hiiiii"
Gemetar Rose kedinginan, Rever langsung menggenggam tangan atas Rose untuk memapahnya.
"Dasar kolamnya dari batu batu, meski tidak tajam tapi tetap hati hati, kalau jatuh sakit sekali"
Peringatan Rever pada Rose.
"Kalau itu aku juga tau !"
Ucap Rose sedikit tidat terima pemikirannya di remehkan.
Tegas Rever masih memegang tangan Rose.
"I...Iya...E ..Eh!!!!?"
Panik Rose terpleset di kolam dangkal itu namun untung Rever dari tadi waspada dan langsung menggenggam tangan atas bahkan seperti berpelukan agar Rose tidak terjatuh.
"Kan ! Sudah kubilang hati hati!"
Ucap Rever menasehati Rose dalam posisi masih sama Karena Rose masih ke sulitan bangun.
"Ya santai saja !"
Marah Rose kesal.
"Putri Rose, Anda mau pakai payung ?"
Tanya Ishani tiba tiba datang.
"Iya sebentar ya"
__ADS_1
Ucap Rose melepaskan tangannya dari Rever dan berjalan mengitari kolam.
20 menit kemudian, Akhirnya Rever dan Rose bangkit dari Kolam air.
"Rok Ku basah karena mu, padahal sudah ku angkat"
Kesal Rose termanyun.
"Lah !? Kau sendiri yang mencipratku dengan air "
Bantah Rever tidak terima di salahkan.
"Sudahlah, Aku tidak mau menghabiskan hari terakhir, Besok aku benar benar akan pulang ke Raisty"
Ucap Rose memalingkan badan.
"Tidak usah terburu buru, Kau tahu kau bisa di sini lebih lama"
Ucap Rever.
"Tidak deh, Lagi pula kau vesk juga harus mulai belajar jadi seorang raja kan ?"
Tanya Rose.
"Ya terus ?"
Tanya Balik Rever.
"Aku tidak mau mengganggumu, Dan aku juga ingin minta maaf, Sepertinya Saat di Raisty aku dan kakakku tidak mengajarimu dengan baik, Aku benar benar malu, Maaf ya"
Jawab Rose terpaksa tersenyum.
"I...Iya, Tapi jangan kembali ya"
Pinta Rever.
"Tidak bisa"
Jawab Rose.
Langsung saja Rever menatap Ishani dan meminta Ishani untuk membantunya membujuk Rose.
"Putri, Lagi pula saat kembali ke Raisty anda tidak berguna, Andakan hanya anak ke 2 yang kekuasaannya juga tidak seberapa, terlalu tanggung untuk kembali, Anda hanya beban yang mulia Seidon saja, Coba kalau anda tinggal di Kerajaan Raxacius, Rever akan sangat bahagia atas keberadaan anda Dan juga pasti bersemangat untuk cepat pulang menemui anda setelah belajar, dengan begitu Rever akan belajar lebih keras dan ce..."
Jelas Ishani terus membujuk Rose Sampai kalimatnya di hentikan oleh tatapan Rever yang sangat tajam.
__ADS_1
"Hum ??"
Tanya Ishani bingung atas maksud tatapan Rever.