ROSE, Antagonis Bereinkarnasi

ROSE, Antagonis Bereinkarnasi
Chapter 38


__ADS_3

Keesokan harinya...


Gedung Best Study tepatnya di kelas Rose.


"Apa kamu sudah dengar ? Katanya Rever pria tertampan itu sedang sakit"


"Iyakah ? ingin sekali ku jenguk"


"Aku juga tapi katanya Rever sedang mengurung diri dan tidak menerima tamu"


Kasak kusuk tentang Rever langsung menyebar dengan beberapa jam, Dan Rose akhirnya juga mendengar kasak kusuk itu.


"Aku yakin Rever tidak sakit, Apa dia marah karena aku menamparnya ? Saat itu aku sedang gila..."


Pikir Rose dengan sedih.


"Putri Rose, Kami ingin menjenguk Rever, karena anda dekat dengannya bisakah..."


Pinta seorang putri dari kerajaan lain pada Rose.


"Sepertinya tidak bisa, maaf ya"


Ucap Rose dengan ekspresi acuh.


"Uhh... Sombong sekali, Aku yakin dia sengaja agar kita tidak punya kesempatan mendekati Rever"


Bisik seorang putri tadi pada teman temannya, Namun meski dari jauh Rose mendengar semua itu dan masih acuh.


"Rose, kau belakangan ini melamun, apa yang terjadi ?"


Tanya Silvia yang berada di sebelah bangku Rose.


"I..Itu... Belakangan ini nilai ku menurun, Jadi aku melamun..."


Jawab Rose mengarang Cerita.


"Ah...Begitu Rupanya..."


Ucap Silvia percaya pada Rose.


"Brakkk!"


suara meja di pukul sangat keras.


"Hei, Bisa engga Kau bawa aku menemui Rever ?!"


Tanya Seorang putri yang berbeda dari putri tadi, dengan paksa.


"Tidak..."


Jawab Rose masih dengan ekspresi acuh karena mood harinya memang sedang buruk.


"Hei ?! Kau berani menolakku ?!"


Teriak putri itu dengan ekspresi marah.


"Habislah Rose... Dia pikir dirinya siapa ?"


"Meski di negara nya memukul orang bermarga tinggi tidak boleh, tapi ini di Best Study... Meski kurang sopan tapi hal ini bisa saja dilakukan"


Kasak kusuk orang yang ada dibelakang putri itu.


Namun Rose tetap diam menatap jendela.


"Apa yang akan kalian lakukan ?"


Tanya Silvia yang langsung bangun dari tempat duduknya.


"Kau hanya rombongan, , bukan seorang putri,"


Smirk Putri itu yang mendorong Silvia dan berjalan mengarah ke Rose.


"Aku beri satu kesempatan lagi, Cepat Katakan...Hehehe..."


Tawa kecil Putri itu yang mengambil sebuah botol minum dan memngguyur Rose dengan kejamnya.


Namun Rose masih Acuh, dan melihat Jendela, Karena di balik Jendela itu adalah gedung asrama tempat tinggal para siswa siswi termasuk Rever.


"Masih diam saja ?!"


Kesal Putri itu yang langsung mengangkat tangannya dan hendak menampar Rose.

__ADS_1


"Plaakkk"


semua orang kaget...


Zhumi datang tepat waktu dan menampar putri itu sampai terjungkal.


"Kyaaa pangeran... Meski katanya kejam namun dia sangat tampan..."


Kasak kusuk semua orang melihat Zhumi menerobos masuk kelas.


"Rose... Kau tidak apa apa ?!"


Tanya Zhumi yang langsung menghampiri Rose.


"Zhumi..."


Gumam Rose namun matanya masih mengarah ke kamar Rever.


"Silvia ! Bisa kau bawa selimut ?"


Tanya Zhumi yang secara tidak langsung menyuruh Silvia mengambilnya.


"Baik.."


Jawab Silvia yang peka langsung berlari ingin membawa Selimut.


"Apa ini ? pangeran khawatir pada Rose ?"


"Ternyata putri dari Rasty seorang penggoda ya"


"Tidak kusangka, dibalik wajah polosnya begitu mengerikan"


Kasak kusuk terdengar lagi.


"Hai semuanya !"


Sapa seorang yang baru masuk kelas yang tidak lain adalah Charna.


"Waw... ada apa ini ?"


Tanya Charna.


"Putri... tadi putri ini di tampar Zhumi..."


Namun tak beberapa lama Silvia datang sambil membawa Selimut...


"Kenapa ? Emangnya masalah ini awalnya dari mana ?"


Tanya Charna.


"Rever sedang sakit dan mengurung diri, tidak mau menerima tamu, sedangkan Putri Rose tidak membantu kami menjenguknya"


Jawab seseorang.


"Apa ? Sakit ? Bukannya Rose pergi beberapa Hari karena perintah Raja Seidon ?"


Tanya Charma balik yang langsung membuat Semua orang geger,


termasuk Zhumi yang langsung menggerakkan gigi nya.


"Hah !?"


Kaget Rose mengetahui yang sebenarnya, dan langsung menepis tangan Zhumi yang tadinya ingin memberinya selimut.


"Dilihat dari ekspresi mu, Sepertinya kau tidak tahu ya ? Benar kok, kemarin Rever izin, Dan malamnya aku berpamitan dengan Romantis dengannya"


Senyum Charna menceritakan kejadian semalam.


"Wah.... Putri saya iri..."


"Anda hebat,..."


"Rever tidak mungkin menolak"


kasak kusuk orang lagi.


"Romantis apa ? Dia bahkan tidak dianggap oleh Rever... Tapi yang terpenting sekarang Rose telah mengetahui kebenarannya"


Batin Zhumi yang langsung melirik ke arah Rose yang ekspresinya tidak dibaca.


Merasa terus di perhatikan Rose pun melirik kepada Zhumi dengan tatapan penuh kecurigaan.

__ADS_1


"Tapi kenapa Rever menyembunyikan kepergiannya ?"


"Ya karena..."


"Rose, Apa kau terkena Flu karena disiram air ? Mau izin saja ?"


Tanya Zhumi yang berusaha mengeluarkan Rose dari situasi ini.


"Tidak, Aku ingin tetap Belajar, Tapi aku harus mengganti bajuku sebentar"


Ucap Rose yang tersenyum lalu melangkah keluar...


Namun belum sampai di depan pintu Zhumi langsung memegang tanga Rose.


"Ada apa ?"


Tanya Rose.


"Putri Rose cocok juga ya dengan Pangeran Zhumi"


Senyum Charna.


"Aku tidak tahu ini, Tapi Rever begitu dekat dengan Rose, Bila Rose menikah dengan Zhumi sainganku akan berkurang"


Batin Charna.


"Hei, Aku tidak tahu kau putri dari mana, Tapi sebaiknya kau minta maaf"


Suruh Zhumi pada seorang putri yang tadi menyiram Rose.


"Apa ?! Itu Ti..."


Belum menyelesaikan keluhannya, Zhumi langsung mengeluarkan pedang dan mengarahkannya pada putri itu.


"Meski ini di Best Study tapi jika anda melukai atau membunuh saya, Akibatnya akan mengerikan"


Jelas putri itu yang secara tidak langsung mengancam Zhumi.


"Kenapa ? Ingin berperang dengan negara Xixi ?"


Tanya Zhumi Yang secara tidak langsung menggetarkan mental putri itu begitu pun dengan orang yang mendengarnya langsung.


"Ah serius ? Pangeran tidak tanggung tanggung demi Rose mengajak Perang karena hal sepele"


"Negara Xixi terkenal dengan jurus jurus dan sihir yang hebat dan mematikan, selalu menang ketika perang"


"Putri itu sekarang dalam bahaya, karena salahnya semua negara nya terkena akibat"


Kasak kusuk terdengar meski mencerminkan Xixi mengerikan tapi secara tidak langsung mengatakan demi Rose Zhumi rela perang.


"Aku minta maaf, Putri Rose maafkan aku !"


Teriak putri itu yang memohon maaf pada Rose.


Lalu Zhumi pun menatap Rose seolah bertanya apa dia memaafkan putri itu ?


"Terserah, Aku kedinginan..."


Acuh Rose yang langsung berjalan menjauh dan Zhumi pun dengan sigap menyelimuti Rose, tidak lupa Silvia juga ikut menyusul Rose.


"Aku harus menjaga Rose, Sesuai perintah Rever, tapi aku tidak bisa menyenangkan Rose... Kuharap Rever cepat kembali, Benar benar tidak enak melihat orang berekyseperti ini"


Batin Zhumi sambil berjalan mengikuti Rose.


Namun di tengah perjalanan.


"Oi ! cepatlah guru sedang mengarah ke sini ! Zhumi segera masuk !"


Suruh Zhuma memanggil manggil Zhumi.


"Aku bolos hari ini !"


Teriak Zhumi balik.


"Silahkan kembali, Anda tidak mungkin ikut saya kedalam kamar kan ? Tapi sebelumnya terima kasih"


Hormat Rose yang langsung berjalan.


"Tidak bisa, Takutnya sesuatu terjadi pada Rose, Aku bisa saja menggunakan sihir alarm pada Rose agar setiap Rose kenapa napa aku bisa merasakannya, tapi karena ini di Best Study yang dindingnya dilapisi alarm sihir juga..."


Batin Zhumi bingung dengan keputusannya.

__ADS_1


"Aku jaga Rose diam diam saja, seperti yang dilakukan Rever"


Batin Zhumi telah menemukan jawabannya.


__ADS_2