ROSE, Antagonis Bereinkarnasi

ROSE, Antagonis Bereinkarnasi
chapter 23


__ADS_3

lalu seidon mendekatkan dirinya ke arah rever dan diam diam berbisik.


"jangan lupa setelah ini keuanganku"


bisik seidon.


setelah pesta selesai...


di ruangan seidon...


nampak Rosyid dan rever seng berdiri tanpa memandang satu sama lain.


"yang mulia raja, saya benar benar minta maaf, saya tidak sadar telah melakukannya karna saya pikir saya dan putri akrab, maaf karna begitu lancang"


pinta Rosyid menundukkan kepala.


"baiklah, kuharap kau tidak melakukannya lagi"


senyum seidon.


"terima kasih telah memaafkan saya *begitu saja ?*"


kata Rosyid.


"kau boleh pergi, aku tidak bisa lama lama menahanmu di sini, kau kan harus mengurus kediaman karena tahun depan kau resmi menjadi Duke"


ucap seidon mengizinkan Rosyid pergi


mendengar hal itu Rosyid pun keluar dari ruangan dan di susul rever.


"aku tidak menyuruhmu pergi, rever"


ucap seidon menghentikan langkah rever.


setelah Rosyid benar benar pergi...


"aku ingin mengintip kamar rose"


kata rever polos.


"Brakkkkk!"


suara pukulan meja dengan keras.


"eh ? apa ?! kau kan yang bilang aku harus menjaganya"


bingung rever.

__ADS_1


"rose sekarang sudah dewasa dasar bod*h"


geram seidon mendekat ke rever.


"izinkan aku pergi, yang mulia raja seidon yang agung dan agak tampan"


senyum rever membujuk seidon.


"tidak bisa! aku membutuhkan penjelasanmu ! saat aku di tengah pesta aku merasakan ada sihir tak diundang di kamar terjadinya kebakaran ! dan saat ke sana malah keluar asap raiun ! aku tidak bodoh tau"


tanya seidon.


"iya aku yang melakukannya, sudah ya aku mau tidur"


lesu rever.


"kau kan belum pernah tidur sama sekali selama 12 tahun ini, sebenarnya kenapa bisa ada aura raiun sebanyak itu ?"


tanya seidon.


"tidak sebanyak itu kok ! sisanya asap dari sihir apiku !"


kata rever menyangkal.


"mataku tidak seminus itu"


pusing seidon.


ucap seidon membalikan badan dan berjalan menuju lemari berkas berkas.


"kau kan punya kekuatan yang lebih, apa kau bisa membantuku memperbaiki i..."


gumam seidon berbalik ke tempat dimana rever ada sebelumnya.


"rever sia*an ! malah kabur !" Brakk*


marah seidon memukul meja.


di atap jendela kamar rose.


"dia pikir aku tidak sadar kalau dia akan memberiku tugas tak penting ? merepotkan"


gumam rever yang duduk santai di atas jendela atap kamar rose,


tap...


suara hentakan kaki rever yang meloncat masuk ke kamar rose.

__ADS_1


cklek..


suara pintu terbuka yang tidak lain adalah seidon dengan wakah amarah.


"rever...kali ini kau benar benar keterlaluan"


marah seidon mengecilkan suaranya.


"kau tahu aku tidak suka pekerjaan seperti itu, kalau minta bantuan yang sopan dong"


ucap rever.


"bukan masalah itu bo*oh, kau harus mengganti kamar yang telah kau rusaki, apa kau tahu itu adalah kamar pengentin rose di masa depan setelah rose menikah ?"


tanya seidon.


Swussshhh~


suara rever pergi seperti angin di duga langsung pergi ke kamar yang di maksud seidon.


"ah dahlah"


lega seidon ingin langsung kembali.


"eumhh...."


gumam rose.


"tidak... aku tidak mau pergi ke sana lagi, aku ingin di sini ! aku tidak mau kembali ke penjara itu ! hu..huhu... aku ingin bersama kakak..."


gumam rose dalam tidurnya, yang langsung membuat seidon tersentak.


"apa maksudnya itu ?"


tanya batin seidon.


di mimpi rose.


"meski itu dunia asal ku, tapi aku tidak ingin kembali ! aku lebih betah di sini ! di sana tidak ada yang berharga sedikitpun ! keluarga, teman, semuanya, aku tidak memiliki semua yang istimewa, itu dunia yang egois, kenapa aku harus kembali, aku tidak mau. aku ingin menjadi rose di novel Silvia yang kubaca ! meski menjadi antagonis tapi aku yakin tidak akan mati diumur 17 tahun seperti dalam novel ! aku sudah berumur 16 ! lihatlah. akan kubuktikan !"


suara batin rose dalam mimpi.


namun di dunia nyata rose nampak berkeringat dingin dan menangis seperti di tekan sesuatu.


"rose ! bangunlah ! itu hanya mimpi ! rose ! jangan menangis !"


teriak seidon menggoyang goyangkan tubuh rose berusaha mengeluarkan rose dari mimpi buruknya.

__ADS_1


"kau akan kembali di umur 17 tahun sesuai novel..."


...suara seseorang yang tidak tahu siapa dia di mimpi rose...


__ADS_2