
p"Sudah larut, aku ingin tidur..."
Ucap Rose meminta Rever berhenti.
Rever pun melepaskan Rose dan untuk terakhirnya di malam itu ia mencium pipi Rose bagai anak kecil.
...---...
1 Minggu kemudian...
Kerajaan raxacius tentu mengirim surat lamaran pada Rose untuk segera melaksanakan pernikahan.
Namun karena Rever belum selesai Belajar menjadi Raja dan sebagainya, maka pernikahan itu di gantikan dengan Pertunangan terlebih dahulu.
Tentu saja kedua belah pihak Saling setuju, Berbagai kerajaan pun di undang termasuk kerajaan Putri charna.
"Grrrh.... Pertunangan apanya ?! Semua orang bahagia ! Kenapa aku tidak !? memang apa sih bagusnya Rose dengan diriku !!!!!?....Uhukk..."
Amuk Charna dan di akhiri dengan penyakitnya yang kambuh kemudian terhuyung dan hasilnya ambruk dan pingsan.
"Putri !! Cepat panggil Dokter!!!"
Teriak Dayang Charna yang langsung khawatir.
...---...
"Uhmm...."
Gumam Charna mulai menyadarkan diri dari pingsannya dan sudah berada di atas kasur.
Di hadapannya ada Ayahnya yang Khawatir dari tadi, langsung saja Charna bangun dengan cepat dan menggenggam kerah tangan ayahnya.
"A.. Ayah..... Aku..."
Rintih Charna dengan air mata yang sudah mengalir derasnya.
"Ada apa...? Katakan saja..."
__ADS_1
Tanya Ayahnya Khawatir.
"Aku tidak sanggup lagi....Hiks.... Jika memang tidak bisa memilikinya maka mati saja... Aku sudah menderita dengan penyakit ini... Hiks... Aku Tidak terima... Hiks...."
Rintih Pilu Charna membuat ayahnya hancur hatinya.
"Dayang bilang, Charna pingsan ketika membaca Undangan Pertunangan Rose dan Rever, Aku harus bagaimana ?"
batin Ayahnya bingung.
"Ayah... Aku suka Rever, Berikan Rever untukku"
pinta Charma dengan Senyuman yang ia paksakan namun tetap saja tidak menutupi kesedihannya.
"Tapi aku membenci Rose... Bunuh Rose demi aku ayah..."
Senyuman itu tiba tiba berubah menjadi Senyumah jahat dengan tatapan yang berharap mangsanya segera ia lahap.
"Dia gila... Tapi untuk menenangkannya aku harus berbohong kali ini saja"
Batin Ayah Charna.
Senyum sang ayah menenangkan Charna.
Charna pun dengan tenang membaringkan badannya lagi.
"Permisi mengganggu yang mulia..."
Panggil seseorang dari balik pintu, Ayah Charna pun langsung membukakannya dan nampak lah seorang dengan pakaian dokter khas kerajaan itu.
"Kabar buruk yang mulia, Boleh saya katakan ?"
Tanya Dokter itu sedikit ragu.
"Katakan saja"
Jawab Ayah Charna penasaran.
"Saya memeriksa keadaan Putri, Dan organ organ penting dalamnya mulai rusak, organ luarnya juga melemah, Lambung, paru paru, hati dan jantungnya mulai tidak stabil, dan yang paling parah otaknya menyebabkan putri kesulitan mengatur emosi dan Pikirannya akan sedikit.... Iya pokoknya sebaiknya tenangkan dia dulu, Selain itu Putri juga tidak bisa hidup lebih dari 1 Tahun, dan bila penyakitnya kambuh lagi maka Umurnya juga semakin dekat"
__ADS_1
Jelas dokter itu dengan penuh keyakinan.
"Apa Tidak Ada Obat lain lagi !!!!?"
Tanya Ayah Charna mulai khawatir dan marah.
Dokter menggelengkan kepalanya.
"Yang mungkin bisa menyembuhkan adalah Diri sendiri, Selagi ia bisa memiliki tujuan hidup yang kuat maka akan bertahan, Tapi bila sekali saja ia Putus asa dengan masa waktu yang terlewat (1 tahun) maka akan langsung kambuh kemudian 5 menit nya akan meninggal"
Jelas lagi Dokter itu.
Ayah Charna hanya bisa pasrah meski ia benar benar sedih, satu satunya yang bisa ia lakukan hanya membahagiakan Charna di sisa umurnya.
...Hari pertunangan yang di tunggu...
"Selamat Untuk kalian berdua, Semoga lancar sampai pernikahan~"
Ucap Selamat orang orang pada Rose dan rever terus terucap.
"Terima kasih semua..."
Jawab Rose senang.
...---...
"Rever Selamat~"
Ucap seorang dengan pakaian paling mewah di antara tamu tamu yaitu Charna.
"Terima kasih"
Jawab Rose dan Rever bersamaan.
...---...
"Ayah bilang aku bisa mendapatkan Rever kalau aku menunggu Pertunangan ini selesai saja kan ? Setelah itu biarkan ayah yang mengobrol dengan Rever"
Batin Charna tersenyum tidak sabar.
__ADS_1