ROSE, Antagonis Bereinkarnasi

ROSE, Antagonis Bereinkarnasi
Chapter 9 Season 2


__ADS_3

Rever dengan segera langsung membaca isi surat itu dengan sangat serius.


ISI SURAT : Sepertinya ada sesuatu yang harus ku katakan padamu, Hari Minggu temuilah aku di pohon besar di kaki bukit Fleresh, Jam 12 siang saja karena sedang musim dingin, Bila tidak bisa datang balas suratku


~Rose~


"..."


Gumam Rever tanpa kata dengan wajah yang memerah.


Rever pun langsung berjalan menuju toko khusus peralatan Best Study dan membeli sebuah kertas yang indah, pena dan tinta yang berkilau.


Setelah itu langsung Rever pergi ke kamarnya dan menulis balasan surat itu.


Setelah menulisnya Rever langsung mengirim Surat itu lewat celah bawah pintu kamar Rose seperti yang Rose lakukan, kemudian pergi.


Sementara Rose akhirnya kembali ke kamarnya dengan Ishani setelah belajar.


"Ishani dimana kunci kamarku?"


Tanya Rose namun di jawab dengan senyuman dan langsung mengeluarkan kunci dan akhirnya mereka masuk.


"Surat ?"


Batin Rose dan Ishani yang melihat Surat di bawah dekat pintu mereka.


"Apa ini balasan dari Rever ?"


Binar Rose yang langsung mengambil Surat itu.


Ishani langsung menjauh dan tidak sedikitpun berpikir mengintip surat itu meski ia penasaran.


ISI BALASAN SURAT : *Aku pasti akan datang, Tunggulah di sana.


~Rever*~


"Apa Rever bisa datang ?"


Tanya Ishani.


"Dia akan datang"


Senyum Rose.


"Tapi kenapa Isi suratnya pendek sekali ?! benar benar menyia nyiakan kertas bagus saja !"


Batin Rose yang kebingungan.


Malamnya ketika Rose tidur, Seperti biasa Rever akan mengunjungi Rose ke kamarnya.

__ADS_1


"Kira kira apa yang akan di bicarakan Rose hari Minggu ini ?"


Tanya Rever bergumam.


"Akhir akhir ini Rose selalu bergumam tentang anda, Mungkinkah.....Pernyataan Cinta ?"


Tebak tebak Ishani yang langsung membuat Rever memerah parah dan tersipu malu namun nada bicaranya tetap tenang.


"Begitukah ?"


Tanya Rever sok arogan padahal jelas sekali ia sedang menahan diri.


"Hari Minggu ya....Di Best Study setiap hari Minggu para siswa bebas keluar, Biasanya pergi ke pasar pasar dengan menyamar dan bermain kemana saja, Namun saat jam 6 harus sudah pulang, sedangkan ke kaki bukit Fleresh itu membutuhkan waktu 5 Jam dengan kuda, dan paling cepat 3 Jam.


Kuda itu terlalu lambat, Aku bisa sampai dengan 1 jam, tapi malas jadi tidak apa dengan kuda saja aku ingin menikmati perjalan ini"


Batin Rever bergumam gumam sambil memandang Rose.


"Aku hanya akan mengantar Rose, Setelahnya akan pergi menjauh agar tidak menganggu Namun Tuan tenang saja, Aku akan memasang Alarm sihir"


Ujar Ishani yang menjelaskan dengan singkat Rencana Minggu ini.


"Ya begitu saja"


Senyum Rever merasa puas dan berpikir sudah tidak ada yang perlu di khawatirkan.


...Minggunya......


"Akan di curigai jika memakai parfum sekarang, Sebaiknya aku memakainya di perjalanan sambil melewati toko parfum, Apa bajuku sudah rapi untuk menunggang kuda ? Ah bisa di rapihkan saat dekat...."


Batin Rever yang menginginkan semuanya sempurna.


Di jam setengah 9 Rever mulai berjalan menuju kuda untuk bertemu Rose di tempat yang di janjikan, Namun di tengah jalan tiba tiba Charna datang dengan ayahnya.


"Rever~"


Panggil Ishani yang mulai berjalan cepat ke arah Rever dan merangkul tangannya.


"Hehe..."


Gumam Charma dengan senyum imutnya.


"Kau mau kemana ? Mau ikut aku pergi berbelanja tidak ?"


Tanya Charna dengan wajah berbinar binar.


"Aduh bagaimana ya.... Aku ada janji"


Ucap Rever.

__ADS_1


"Bohong ! Meski ada apa itu lebih penting dari pada kebahagiaanku ?!"


Gerutu Charna.


"Benar, Kebahagiaan Putriku memang yang terpenting, Setidaknya bagiku, Rever bisakah kau meluangkan waktu sebentar saja ? Aku tidak sanggup melihatnya"


Pinta kepala sekolah memohon pengertian Rever.


"Ukh....Kalau situasinya tidak mendukung...."


Batin Rever yang kesal.


"Ba...Baik"


Senyum Rever dengan terpaksa.


"Ah Terima kasih ! Karena sekarang sedang musim dingin aku akan membawa mantel untukmu dan untukku!"


Seru Charna yang langsung kembali ke kamarnya dan segera mengambil mantel.


Ketika Charma sudah mulai menjauh.


"Aku tahu dia merepotkan, Tapi kumohon bantulah aku juga, Emosinya bisa membunuhnya, sedangkan aku harus bekerja"


Pinta kepala sekolah dengan lembut.


"Apa maksudmu ?"


Tanya Rever.


"Aku tidak bisa membicarakannya ke sembarang orang, tapi kumohon bantulah aku dan dia"


Pinta kepala sekolah lagi dengan wajah serius dan tatapan pasrah.


"Aku akan membantu, Tapi ada batasnya juga"


Ujar Rever dengan wajah serius.


"Ya aku tahu, aku akan mengusahakannya"


Jawab Kepala sekolah.


"Rever~ Aku sudah siap, kau pakailah mantel juga, bagaimana bila hujan ? sekarang kan sedang musim dingin hujan"


Ujar Charna yang memakaikan Rever mantel hangat.


"Baiklah ayo kita berbelanja !"


Semangat Riang Charna yang menarik Rever berbelanja dengannya.

__ADS_1


"I...Iya..*Toh aku juga harus membeli parfum baru untuk bertemu Rose*"


__ADS_2