
seidon mengkrenyitkan alisnya dan menatap rever dengan tajam.
namun rever hanya tersenyum dan membuat seison kesal.
"lepaskan rose, dan cari sana pasangan, walau aku tak bisa menikahi rose karena dia seorang putri, aku bisa saja membawa rose dan mengasingkan diri ke tempat yang lebih baik"
senyum rever.
"kau pikir rose mau ?"
smirk seidon.
lalu rever menatap seidon dengan upil mata setengah ke atas.
keesokkan hariny...
"rose, tanganku sakit, bisa kau suapi ?"
tanya rever berniat jahat.
"tentu saja "
senyum rose polos.
tok tok tok...
"ini aku ingin menjenguk rever"
suara Rosyid mengetuk pintu lalu membukanya.
"haha ku pikir rose, rever dan aku teman jadi maaf ya ketidaksopanan ini bisa dimaafkan, kan ?"
senyum Rosyid memasuki ruangan dam melihat pemandangan yang menyebalkan.
"sudah kuduga dia akan memanfaatkan semua situasi *untung aku datang*"
pikir Rosyid yang tersenyum.
"aku membawa bunga untukmu rever, sangat cantik sampai suasana hatimu menjadi lebih baik"
ucap Rosyid yang mendekatkan wajahnya ke arah rever dan diam diam tersenyum puas.
"kau menghancurkan semuanya"
kesal rever bergumam kecil. sambil menatap Rosyid.
"rever ada apa dengan matamu ? *seperti ingin membunuhku*"
tanya Rosyid.
"terima kasih sudah datang, kau datang di saat rever tidak bisa makan, aku akan menyuapinya dulu, para pelayan sedang sibuk sepertinya"
senyum rose mengambil bubur di mangkuk.
__ADS_1
"Anda pasti lelah seharian menjaga anak ini, biar saya saja yang dengan tulus menyuapi dan menjaga rever"
senyum Rosyid mengambil sendok dan mangkuk, lalu berniat menyuapi rever.
"kau baik sekali, karena kalian juga teman, aku ingin ke luar sebentar ya"
pamit rose keluar ruangan dan pamit,
"tentu~ aku akan menyuapi rever, rever katakan aaaa~"
suruh Rosyid.
lalu rose pun benar benar tidak ada di ruangan itu...
"sial*an ! berikan makanannya padaku n aku akan memakannya sendiri"
kesal rever.
"woi woi ! tenang"
senyum Rosyid.
"phppp...! apa ini ? makanannya tidak enak !"
protes rever.
"orang sakit kan lidahnya memang tidak bisa mengenali rasa"
senyum Rosyid.
kesal rever.
"tapikan, kalau orang lain tau kau tidak sakit, rose mungkin curiga lho... aku yakin kau pura pura yakan ? kecelakaan kuda liar itu bohong"
senyum nakal Rosyid.
"tanyakan sendiri saja pada rose, ajukan yang menyelamatkannya dari kuda liar itu"
smirk rever.
"tidak mungkin kan ? sekuat apa rever ini ? tidak, jika dia kuat dia bisa menghindari kuda itu dengan mudahkan ?"
bingung hati Rosyid.
...***...
hari kedewasaan rose...
jam 03:00.
"tuan putri, ayo bangun"
tegas Mei song menyeret rose.
__ADS_1
"eumh.. jam berapa ini ?"
tanya rose.
"jam 6 ! cepat !"
gesa Mei song.
lalu Mei song membawa rose ke kamar mandi sehingga cahaya di luar tidak masuk,
"pertama kita mandi air hangat lalu kita mandi susu, dan untuk menghilangkan bau kita pakai air bunga, oh iya pakai mask 1 jam, jangan lupa mask mata dan bibir, meski tuan putri tidak ada komedo tapi harus tetap pakai step komedo, lalu pakai krim untuk memperputih dan melembutkan tubuh, ayo !"
gesa semua pelayan.
"biasanya yang mengurusku kan Mei song saja, sekarang banyak sekali, apa hari kedewasaan seperti ini ?"
gumam rose.
"tuan putri jangan berbicara saat perawatan "
gesa semua orang.
"setelah mandi pakai pelembab dan biarkan 20 menitan ! lalu pakaikan bedak tipis agar terlihat lebih natural atau cantik dari lahir, lalu pakaikan make up yang warnanya sesuai dengan baju tuan putri ! lalu pakau lip yang lembab kita sudah membicarakannya kan ?"
"untuk tata rambut, ikat bagian bandana saja ke belakang biarkan poni putri, potong sedikit dan rapikan saja, lalu beri pengkilai rambut dan tambahkan aksesorisnya !"
"baju tuan putri berwarna putih dihiasi Ruby Ruby, kami sudah menyiapkan sepatu, sarung tangan, dan gelang gelang yang sama, tuan putri ! jangan banyak bergerak !"
gesa semua pelayan.
jam 8 pagi kemudian.
"aku dibohongi, kukira aku bangun jam 6 ternyata jam 3 ngantuk sekali"
gumam rose.
"tuan putri, tuan rever datang"
bisik pelayan.
"eh serius itu rever ? ti...tinggi sekali, kok aku baru sadar ya ?"
"rose, ayo ikut aku"
senyum rever dengan kekanak Kanakan,
"hanya penampilan saja yang berubah ternyata"
kecewa hati rose.
"kakak dimana ? kau sudah sembuh ?"
tanya rose,
__ADS_1
"kau menanyai orang yang tidak ada ?"
senyum rever yang padahal hatinya kesal.