
Beberapa hari kemudian di ruangan kepala sekolah...
"Kau tahu apa yang telah kau lakukan Charna !? Karena Proyekmu aku mendapatkan kerugian yang begitu besar !!! Ini semua karena teman bodohmu itu Rever !!! Sial sekali aku tidak bisa meminta ganti rugi kepada kerajaannya karena ini semua salahmu telah menghasutnya !!!"
Teriak kepala sekolah yang merupakan ayah dari Charna.
"Apa uang itu lebih berharga dari anakmu ? Kenapa ? Apa yang salah ? Yang aku inginkan dekat dengan Rever ! Dia akan segera menjadi menantumu ! Hiks...."
Tangis Charna tersedu sedu.
"Bukan itu maksud ayah...Berhenti menangis aku akan memberikan semua yang kau inginkan"
Ucap Kepala sekolah yang menghentikan tangisnya Charma karena tidak bisa menolak permintaan anak kesayangannya.
"Benar ayah akan membantuku !? Janji ya !"
Binar Charna yang masih mengeluarkan air mata dengan senyuman yang memilukan, Tentu saja membuat ayahnya tidak sanggup menolaknya.
"Ya aku akan membantu sebisaku mencapai apa yang kau inginkan"
Senyum sang ayah itu.
"Aku ingin Rever ! Aku menginginkannya !!! Berikan dia padaku ! Jangan sampai ada yang merebutnya ! AKU INGIN DIA!!!!!"
Teriak Charna dengan penuh obsesi dan hampir menjadi Gila, Itu membuat ayahnya tidak sanggup melihat anaknya seperti itu dan langsung memeluk Charna.
"Aku akan memberikan anak itu padamu, Kau tenang saja"
Ujar Sang ayah.
"Ya....Hahaha.... Aku menginginkan.... Ohok...Ohok... Urghh"
Obsesi Charna yang tiba tiba batuk berdarah dari mulut dan hidungnya.
"Charna !!! Penyakitmu !!!"
__ADS_1
Teriak Ayah Charna yang tidak heran alasan Charma batuk berdarah.
...
"Tubuhnya sedang tertekan, Jika terus seperti ini organ organnya akan mati dan umurnya makin dekat, Dia sepertinya sudah mulai kurang beristirahat, itu juga penyebab utama"
Jelas Seorang Dokter yang telah memeriksa kesehatan Charna.
"Ini pasti gara gara dia selalu menghabiskan waktu dengan pria bodoh itu, Aku harus segera menyerahkan pria itu padanya agar Charna tidak usah mengejar ngejarnya terus, Dan lagi penyakit Charna tidak ada yang boleh tahu"
Batin ayah Charna yang memijat mijat dahinya karena pening dengan kelakuan bodoh putrinya.
"Yang mulia, Charma sepertinya juga sering batuk berdarah sekarang dia sedang kekurangan darah"
Ujar Dokter yang menyadari sesuatu.
"Apa !? Apa sekarang Charma sering batuk berdarah tanpa memberitahuku !?"
Tanya Ayah Charna dengan keras.
Pinta Dokter itu.
"Bawa Erez kesini"
Suruh Ayah Charna pada pelayan kepercayaan.
Tidak lama datanglah seorang pria berekspresi lemah lembut datang.
"Kenapa darah Charna harus mengikuti ibunya yang sudah meninggal ? Kenapa tidak darah ku saja agar lebih praktis?!"
Ujar sendiri Ayah Charna.
"Tidak apa apa yang mulia, Darah Charna memang langka aku akan memberikan darahku padanya"
Ucap Lembut Pria yang langsung menyerahkan tangannya untuk di ambil darahnya.
__ADS_1
Karena Zaman ini bukan zaman modern terpaksa pria bernama Erez ini harus merasakan sayatan pisau di tangannya untuk diambil darahnya.
"Sudah, jagalah kesehatanmu sekarang, Hidup mu adalah hidup putriku juga"
Suruh Ayah Charna, Lalu beberapa pengawal membawa Erez pergi ke sebuah ruangan yang benar benar tertutup tanpa jendela namun di dalamnya sudah ada fasilitas yang lengkap dan cahaya yang cukup, Erez langsung di suruh masuk di sana dan tidak boleh keluar tanpa perintah.
"Salamku pada Putri Charna"
Lambai Erez dengan senyuman lembut sampai pintu menutup kamarnya dengan rapat.
"Ya"
Jawab pengawal itu dengan omong kosong dan tidak melakukan permintaan Erez selama ini.
Paginya...
"Rever~"
Seru Charna yang merangkul tangan Rever.
"Charna ada apa ?"
Tanya Rever tanpa menoleh sedikitpun pada Charna.
"Kau tidak perlu bersedih karena Proyek pertama gagal, Hari ini kita harus..."
sambil tersenyum Charna ingin mengucapkan sesuatu namun terpotong oleh perkataan Rever.
"Maaf, Hari ini aku ada janji, Kau sebaiknya membuat janji denganku lebih awal"
Ucap Rever dengan polos dan membuat Charna terdiam.
Rever pun kembali ke kamarnya karena ada yang ketinggalan, dan terlihatlah sepucuk surat yang di kirim di bawah pintu kamarnya dengan kertas yang imut dan indah.
"Dari siapa ini.....Eh Rose ?!!"
__ADS_1
Kaget Rever yang melihat sepucuk surat itu dikirim oleh Rose.