ROSE, Antagonis Bereinkarnasi

ROSE, Antagonis Bereinkarnasi
Chapter 29 Season 2


__ADS_3

...---...


"Kau memanggilku ?"


Tanya Rever dengan dingin menghadap Ranga yang ada di ruang kerjanya.


"Aku lupa menanyakan beberapa hal, karena sibuk, Ya maklum lah belum pensiun"


Jawab Ranga dengan sedikit candaan namun tetap saja tidak membuat Rever berekspresi.


"Bisa langsung ke intinya saja ?"


Tanya Rever tidak sabaran.


"Baiklah, Aku ingin bertanya, Bagaimana bisa Kau menyembuhkan Ibumu dalam hitungan Hari Saja ? Kau juga bisa membuat obat yang akan membuat Ibumu benar benar pulih ?"


Tanya Ranga mendadak.


"Kenapa ? Kau tidak suka Mama Sembuh ?"


Tanya Rever balik kini dengan tatapan tajam.


"Tentu saja aku menginginkannya juga, Tapi untuk Dirimu yang masih berlevel Raior Rendah..."


Ucap Ranga melihat dari sisi pribadinya.


"Aku memang Pintar dalam hal obat obatan, Aku selalu mendapat Rangking tertinggi, Termasuk di Ekskul Meracik obat obatan Saat Di Raisty"


Jawab Rever.


"Oh ya ? Tapi bagaimana ya, Tidak ada yang tahu kau jujur... Maka dari itu, Persilahkan Dia masuk"

__ADS_1


Suruh Ranga tiba tiba.


Dan langsung saja muncul Seidon dari balik pintu.


"Maaf Raja Seidon, Padahal anda kesini untuk melakukan bisnis saja"


Ucap Ranga.


"Tidak apa apa Yang mulia, Sekarang saya tidak Sibuk"


Jawab Seidon.


"Kau Di sini, Apa Dia ikut ?"


Tanya Rever.


"Tidak"


Jawab Seidon.


Tanya Ranga menyerang Seidon dengan pertanyaan pertanyaannya.


"Sebenarnya Rever bukan hanya menguasai obat obatan, Pelajaran tambahan lain, Seperti Sihir sihir dalam perang, Akupuntur, Sejarah Kelemahan Raja, Tak Tik Ilusi, Meditasi Sihir dan masih banyak lagi, Kalau tidak percaya saya bisa memberikan Surat nilai nilai Rever, Semuanya Sempurna"


Jawab Seidon dengan panjang Lebar.


"Ya aku mendapat Juara terus, Karena Umurku yang asli bukan seperti ini, Di tambah pelajaran masa kini pernah ku pelajari di masa lalu, Aku hanya lupa beberapa detail jadi belajar lagi"


Batin Rever memaklumi semuanya.


"Oh ya ? Ternyata Cucuku benar benar hebat. Tapi.... Kenapa Kamu memiliki Level Raior yang begitu Rendah ? Aku benar benar tidak percaya, Atau mungkin Kau menutupi Level Raior aslimu ? Tapi itu mustahil kan ? Karena Jika ingin menutupi Level Raior maka Level Raior aslimu harus 15+ ? Orang jenius bahkan Raja sekalipun hanya mendapat Level Raior 12-13 an, Aku sudah hebat Mendapat Level Raior 14 Tapi itu juga di dorong Umur yang kupakai untuk belajar dan karena aku adalah keturunan asli Raxacius juga, Bagaimana Bisa kan kau lebih tinggi ? Kau memiliki Level Raior 4 ? Kok bisa sih ?"

__ADS_1


Tanya Ranga panjang Lebar.


Meski kaget Namun Rever menyembunyikan nya dan bersikap santai agar yang ia jawab lebih mudah di percayai.


"Level Raior ku Rendah, Padahal Aku sudah belajar pelajaran tambahan seperti sihir sihir dalam perang, Sejarah kelemahan Raja dan lain lain, Begitu ? Ya Justru itu lah jawabannya, Aku terlalu sibuk mengasah otak Jadi tidak punya waktu meningkatkan Raior ku, Aku hanya pintar di otak"


Jawab Rever.


"Cucu dan kakek ini benar benar Orang hebat, Bagaimana bisa aku menjadi penengah di antara mereka ?"


Batin Seidon ingin segera keluar dari ruangan itu.


"Tapi kenapa kau begitu tidak punya adab atau Etika ? Kau juga malas sekali belajar menjadi Raja."


Tanya Ranga lagi.


"Karena aku suka belajar dengan bebas, Tidak suka di tekan, Aku ingin melakukan Etika atau adab itu kemauan ku"


Jawab Rever lagi, Kini Ranga bagai tida tahu harus bertanya apa lagi, Semuanya itu di jawab dengan Masuk akal namun mengesalkan.


"Baiklah, Pertanyaan Terakhir..."


Senyum Ranga, Inilah Pertanyaan yang paling ia tanya, Rangka langsung mendekatkan bibirnya agar hanya Rever yang mendengar.


"Kenapa Kau seperti membenciku ? Padahal aku tidak salah apa apa semenjak pertama bertemu denganmu"


Tanya Ranga dalam bisikannya.


"Yang mulia Seidon, Sekarang Anda boleh pulang kok"


Senyum Ranga, sebelum mendengar perkataan Rever ia pastikan ini hanya Pribadi.

__ADS_1


"Baiklah Terima kasih atas hari ini *Aku selamat*"


Ucap Seidon memberi Hormat kemudian pergi.


__ADS_2