Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 1


__ADS_3

Pengenalan


Namaku Kinanti Namira, ayahku sudah meninggal, dan ibuku memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang duda beranak 1  saat usia ku masih 5 tahun. suami baru ibuku salah satu orang kaya dikotanya, ibu terpaksa menikahi ayah tiriku yang bernama irfan barata karena saat kecil aku sering sakit-sakitan, seakan tidak punya pilihan ia menikahi ayah irfan untuk membantu pengobatanku.


Danira Safira, dia adalah kakak tiriku, sedari kecil kak danira tidak pernah bisa menerima keberadaan ku, dia merasa posisinya akan terancam sebagai anak tunggal setelah keberadaanku


ayahku sangat menyanyangi kak danira, bagaimana tidak, dia adalah anak kandungnya, sedari kecil aku selalu diajarkan ibu untuk selalu mengalah pada ka danira, selalu menjadi no 2 di keluarga ini, banyak sekali ketidak adilan yang ku terima dirumah ini, namun ibu selalu memberikan kekuatan untuk ku bertahan.


Rangga Prayoga, pria kaya dan berkuasa ini kekasih kakak ku danira, dia sangat mencintai kakak ku,usia nya sudah cukup matang untuk menikah, berulang kali ia melamar kakaku, namun dengan alasan mengejar karir kakak ku selalu menunda pernikahannya.


Dafitama, sepupu dari Rangga Prayoga yang baru pulang dari luar negri, dia di perbantukan oleh ayah Rangga membantu rangga di perusahaan , sifat nya yang lembut udah membuat semua orang yang ada didekatnya merasa nyaman.


Sari adalah sahabat kinan dari masa  sekolah menengah pertama hingga saat ini,


Ayah Rangga prayoga termasuk pria yang sangat tegas, segala keputusannya tidak ada satu orang pun yang bisa menghentikannya.


Ibu dari Rangga adalah seorang sosialita yang sangat cuek dengan keluarga, yang ia fikirkan adalah arisan, belanja dan jalan-jalan


Nenek Farida, nenek kesayangan  rangga, sedari kecil rangga selalu nenek manjakan, sifat nenek sedikit agak keras dan kasar, apalagi bila sudah menyangkut cucu satu-satunya itu, Tapi sebenarnya hati nenek sangat baik, hanya saja kadang selalu ia tutupi dengan sifat cerewetnya.


Ibu Kinan seorang wanita lembut yang hatinya bisa dibilang seluas samudra, dan sangat menyanyangi Kinan.


Ayah Danira dan Kinan, bisa dibilang sangat baik, namun kadang beberapa keputusan yang ia ambil nampak egois bila sudah berhubungan dengan Danira anaknya.

__ADS_1


Cerita dimulai dari moment Rangga yang sedang mencoba untuk melamar Danira untuk kesekian kalinya.


Rangga, mereservasi restoran di hotel bintang 5,  suara alunan biola,candle light yang menghiasi meja dengan indah, hidangan mewah dan sebuah cincin berlian yang ditaruh di meja nya.


"Danira Safira, Will you marry me". ucapnya dengan lembut dan penuh keyakinan.**


"Kali ini aku sangat serius, aku akan mengizinkanmu tetap berkarier asal kau terus bersama ku dan menjadi miliku, aku berjanji akan selalu mendukung setiap karier mu, kali ini tolong terima lamaranku sayang." ucapnya lembut


"Sayang, lagi-lagi kau mengejutkan ku dengan kasih sayang mu, aku sangat terharu, i love you rangga"


Rangga tersenyum mendengar kata-kata danira, "kali ini kau akan mengiyakan lamaranku kan ? tanyanya dengan rasa penasaran


"Rangga, kau tau  kan aku sangat mencintaimu, aku bahkan merasa tidak bisa bernafas tanpa mu, tapi...


"Aku ingin melakukan ya sendiri dan, aku tau kamu akan selalu mendukungku, tapi bila kau menikah sekarang, karierku akan hancur, tolong mengerti rangga."


Rangga tersenyum sinis, dia menghentikan alunan musik dan memerintakan semua orang yang ada di ruangan tersebut keluar dengan nada arogannya.


"Sampai kapan kau akan terus menyuruhku menunggu ? tanya nya lemas.


"Tunggu aku dua tahun lagi, aku akan berusaha mengejar mimpiku dalam waktu dekat"


'Kali ini sedikit berbeda, papa memintaku untuk menikah sebelum aku meneruskan seluruh perusahaannya, dan aku tidak bisa menunggu selama itu, apa yang harus aku lakukan ? aku tidak mau menikah bila tidak dengan mu, apa aku harus melepaskan perusahaan ?

__ADS_1


"Tidak, tidak boleh seperti itu, dia tidak boleh melepaskan perusahaan nya" batin danira khawatir


"Bagaimana kalau kau nikahi adikku untuk sementara" tiba-tiba sebuah ide gila terfikir oleh danira


"What? apa kau gila ? kenapa aku harus menikahi adik tirimu yang entah siapa itu namanya.


"Tidak ada pilihan lain rangga, nikahi  dia dalam waktu satu tahun, lalu ceraikan lah dia, dengan itu, kamu tidak akan kehilangan perusahaan dan aku akan merasa tenang, "ucap danira


"Kau memintaku menikahi adikmu agar kau merasa tenang? apa maksud mu ? tanya nya bingung


"Kinanti jauh dari tipemu, dengan begitu aku akan sangat yakin bahwa kau tidak akan menyentuhnya sama sekali. dan gadis bodoh itu juga tidak akan pernah berani mengkhianati ku, maka dari itu kau nikahi saja dia untuk sementara.


Rangga tersenyum sinis, "bagaimana bila aku jatuh cinta padanya?


"Itu tidak akan terjadi, aku bisa memastikan itu dengan seribu keyakinanku" jawab danira tegas


"Terserah padamu saja" jawab rangga sudah mulai putus asa.


"Lebih baik kita pulang, aku akan mengantarmu" ajak rangga lemas,


Danira menarik tangan rangga dengan lembut,  menatap rangga dengan pandangan nakal, ia melingkarkan kedua tanganya keleher rangga, pelan-pelan ia mencium bibir rangga, sampai rangga kembali tersenyum.


Begitulah cara danira untuk menyelesaikan setiap masalah dengan rangga, rangga akan selalu luluh dengan satu ciuman manis dari danira.

__ADS_1


__ADS_2