Satu Tahun Untuk Selamnya

Satu Tahun Untuk Selamnya
part 33


__ADS_3

Rangga dan kinan sampai dirumah, ada wajah baru bagi kinan selain omadan dafi, Mama papa rangga pun ada hari ini.


"Kalian sudah datang? ucap rangga dingin lalu dingin.


"Selamat malam mama, papa,"Sapa kinan sambil mencium tangan mama dan papa rangga.


"Malam oma, mas dafi"


"Duduklah" ucap rangga dingin


"Dari mana kalian? tanya mama


"Pergi" jawab rangga dingin


"Kau sudah siap memimpin perusahaan papa? tanya papa tidak kalah dingin


"Sudah dari dahulu aku selalu siap, papa saja yang selalu aneh dengan mengajukan persyaratan yang tidak masuk akal"


"Kau dan papa mu sama. kau juga tidak masuk akal, tiba-tiba menikahi adik pacarmu" ucap mama judes


/Deg// hati kinan terasa sakit mendengar ungkapan dari mama rangga


"Mama" ucap rangga ketus


"Kenapa kau marah? benar kan ? coba kau tanya istrimu, apa kah pernikahan kalian masuk akal?


Wajah kinan kian memucat, ingin rasa nya ia meninggalkan meja makan dan pergi sejauh-jauhnya. Namun rangga hanya diam, sama sekali tidak membela istrinya.


"Tante" ucap dafi yang mulai tidak tahan juga.

__ADS_1


"Kenapa dafi? kau sudah lama diluar negri sekarang kau jadi tidak sopan, kenapa menyela obrolan orang tua?


"Kau yang tidak sopan, mulutmu seperti orang yang tidak berpendidikan, membuatku tidak berselera untuk makan! ucap oma sambil membanting sendoknya dan pergi.


"Kau istri rangga, Naiklah, jangan makan bersama orang -orang gila disini" ucap oma tegas


"Iya oma" jawabnya dengan nada bergetar.


Dafi melihat kepergian kinan dengan perasaan sedih.


Kinan pun bangkit dari duduknya dan berpamitan dengan wajah pucat pasi.


"Duduk, untuk apa kau pergi ? ucap rangga ketus


"Ga? ucap dafi tidak percaya dengan perintah rangga


"Jangan ikut campur" ucapnya ketus


Kinan kembali duduk dengan ragu, perasaannya sangat campur aduk, antara kesal dengan perintah rangga yang menurutnya sangat jahat, dan hatinya yang cukup sedih mendengar ibunya rangga secara terang-terangan tidak menyukainya.


"Dasar pria tidak berperasaan" batin kinan marah


Suasana mendadak menjadi sangat canggung, tiba-tiba rangga membuka suaranya "Dia istriku, dan aku harap mama bisa menghormati perasaan istriku" ucapnya dingin


/Deg/ untuk kali keduanya kinan kaget dengan sikap rangga yang sangat tidak mudah di tebak.


"Makan lah" ucap rangga lembut


"Hahaha anaku sudah mulai gila" ucap mama sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Apa kau bisa diam ? ucap papa ketus


Mama sangat kesal mendengar ucapan papa, "Apa-apaan ini, kenapa aku menjadi terpojok, aku pergi saja, selera makan ku sudah hilang" Ucap mama lalu meninggalkan meja makan.


"Ada apa dengan orang-orang disini? kenapa semuanya sangat menakutkan? batin kinan


Makan malam selesai, kinan dan rangga naik ke kamarnya. dan semua orang pun sudah meninggalkan ruang makan.


Dafi merebahkan tubuhnya di atas ranjang, "apa kinan baik-baik saja ? aku yakin dia pasti merasa sedih dengan ucapan tante" tapi, ada apa dengan rangga?" semua orang dirumah ini membuat ku gila! batinnya


Kinan dan rangga sudah masuk kedalam kamar, Kinan menjadi sangat pendiam dikamar, "Kenapa ia sangat pendiam? kenapa ia tidak membuat kegaduhan ?"batin rangga melihat kinan yang dari tadi sangat tenang di dalam ruang ganti. Rangga yang sangat penasaran langsung membuka pintu walk in closet.


"AKKKKKKKKKKKKKKKKKK Teriak kinan sambil menutupi dadanya.


Rangga langsung menutup kembali pintunya llau menyandarkan tubuhnya di balik pintu


"Apa kau bodoh?kenapa kau tidak mengunci pintunya?!!! teriak rangga dengan nda canggung


"Kenapa kau tidak mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ! jawab kinan sambil sibuk memakai baju.


Rangga kembali membuka pintunya, "Mana aku tau kau sedang berganti pakaian?


ucapnya, namun tiba-tiba wajahnya memerah saat melihat kinan, rangga masih teringat apa yang baru saja ia lihat.


Rangga langsung memalingkan wajahnya "Ah panas sekali, minggir aku mau mandi!" ucapnya salting sambil melewati kinan


"Toilet nya ada di belakang mu tuan" ucap kinan


Rangga membalikan tubuhnya seperti orang bodoh lalu masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Wajah kinan sangat frustasi, "Kenapa ia harus masuk , apa yang ia lihat tadi? apa tadi ia melihat tubuhku ? ahh aku bisa gila" gumamnya sambil bolak-balik menpuk kasar kepalanya sendiri.


Di dalam toilet, rangga tidak kalah frustasi "Kenapa ia sangat sembrono, kenapa ia tidak mengunci pintunya dan kena apa harus melihat nya tanpa pakaian? sial, kenapa hari ini snagat panas !!!


__ADS_2