
"Ah senang nya, mas dafi apa kau lelah ?
"Tidak kinan, aku sama sekali tidak lelah, apa kau sudah selesai ?
"Sudah mas" Jawabnya sambil mengangguk senang.
"Bagaimana kalau kita pergi makan ? kau juga kan harus meminum obatmu"
"Oia benar, mas dafi mau makan apa ?
"Apa saja"
"Apa yah, aku bingung, aku takut selera ku tidak sama dengan seleramu"
"Tidak masalah kinan, aku juga penyuka semua makanan ko"
"Baiklah kalau begitu, kita makan cafe milik sahabatku saja, sari, bagaimana?
Dafi menganggukan kepala tanda setuju.
Mereka berjalan menuju parkiran mobil dengan sedikit obrolan receh yang membuat mereka tertawa satu sama lain.
Di lampu merah persimpangan jalan Mobil dafi bersebelahan dengan mobil rangga. Disela tawa kinan dan dafi, mata kinan dan rangga saling bertemu, begitu pula danira. danira langsung memeluk rangga, rangga terus memandang kinan, namun kinan hanya mengangguk dengan sedikit senyum di bibir tipisnya lalu menglihkan pandangan nya kedepan.
"Wanita itu, kenapa ia tertawa bersama pria lain" batin rangga marah
"Lihat, si bodoh itu, dia sedang bersama siapa ? aku tidak menyukai tatapannya, seperti baru melihat suami nya berselingkuh, padahal sudah jelas aku hanya meminjam kan mu saja, ia kan sayang? dia sangat menyebalkan. ucap danira namun rangga sama sekali tidak menggubrisnya.
"Sayang, kamu denger aku ga sih ! ucap danira
"Iya, apa tadi yang kamu bilang? tanya nya gagap
Danira melepaskan pelukannya dengan perasaan kesal "Aku tidak suka dengan mu hari ini ! kau sangat tidak fokus !
"Bukan begitu nira, aku kan sedang menyetir, paham yah ?
"Baiklah, sudah cepat jalannya, aku sudah hampir mati kelaparan ! ucapnya kesal
__ADS_1
"Baiklah" ucap rangga sambil mengelus lembut kepala danira
Di mobil lain, kinan memegang dadanya dengan satu tangannya "Apa yang terjadi denganku ? kenapa terasa sakit disini ? batinnya sedih.
"Ada apa kinan ? kau sakit lagi ? tanya dafi perhatian sambil menepikan mobilnya
"Ahh, tidak mas, haha aku merasa sangat lapar, rasa lapar nya sampai menyentuh dadaku, nampaknya seluruh isi perutku sedang berdemontrasi, hahah" jawabnya gagap
"Apa sungguh kau sudah selapar itu ? tanya dafi serius
"Tentu tidak mas, aku hanya bercanda" ucapnya datar lalu tertawa
"Dasar kau ini, apa tempatnya masih jauh?
"Tidak, lihat, di depan tinggal belok kiri saja" ucapnya sambil menunjukan arah jalan
"Oke"
Dicafe sari
Begitu kinan masuk, sari sudah menyambutnya terlebih dahulu "Hei siapa ini yang datang ? aku tidak mengenalmu, cafe sedang penuh silahkan keluar" ucapnya jutek sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Kau jahat sekali, kinan kau kemana saja ! ucap sari sambil menjitak kinan dan mereka berdua tertawa, dafi tersenyum melihat keduanya "Ternyata dia punya sesorang" batinnya.
"Ayo duduk .. ucap sari sambil menggandeng tangan kinan dan tertawa
Mereka bertiga pun duduk bersama, "Kinan ini siapa ? wah kau punya pacar ? Kinanti ku punya pacar ? hahha"Hai pacar pertamanya kinan ? wah aku sangat penasaran bagaimana kau bisa berpacaran dengan dia? tanyanya sambil menunjuk kinan dengan wajah takjub
"Tutup mulutmu sari" bisik kinan kaku
"Hehe maaf mas dafi, dia sedikit gila" ucapnya canggung
Dafi hanya tertawa melihat keduanya.
"Sari, kenalkan ini mas dafi, dia ini .. dia ... "Aku harus memperkenalkan nya siapa ? batin kinan tiba-tiba diam. Namun dafi menyadari kalau kinan terlihat bingung dan menyembunyikan statusnya sekarang.
"Aku dafitama, aku sepupunya" uccap dafi sigap memeperkenalkan diri
__ADS_1
Kinan melihat kearah dafi tanpa mengatakan apa-apa "kenapa ia berbohong?" batin kinan
"Wah kinan kau jahat sekali, kau punya sepupu tampan tapi tidak pernah menceritakannya padaku. ucap sari kesal "Aku sari mas, teman kinan" ucapnya sambil mengajak dafi bersalaman
"Hahaha, karna aku tau kau akan bersikap seperti ini kalau kau tau aku punya sepupu tampan" haha ucap kinan
"Eh ngobrol terus, kalian mau makan apa ?
"Biasa aku mau menu andalan ku saja " ucap kinan yakin
"Oke, kalau mas dafi ?
"Aku sama seperti kinan" ucapnya
"Baiklah, aku tinggal yah" ucap sari
Mereka pun tersenyum
"Memangnya kau tau aku memesan apa ? tanya kinan dengan wajah jahil
"Tidak hehe" jawab dafi dengan wajah tengil
"Hahaha dasar mas dafi" ucap kinan sambil tertawa
"Tringgg suara notifikasi dari dari Rangga
"Dimana kalian, Cepat pulang, kau sama sekali tidak punya otakk mengajak istriku pergi saat ia sedang sakit !"
Dafi hanya tersenyum malas lalu menyimpan kembali ponselnya tanpa membalas
Disisi lain rangga nampak kesal karena dafi tidak membalas pesannya,Dari tadi danira hanya sibuk memotret makanan yang ia pesan seperti Pimm's dan kumquat,Spicy tuna dengan kaviar, kepiting dengan kualitas terbaik, Caviar parfait dan sebotol Sampanye. semua danira pesan hanya untuk feed di instagramnya agar selalu terlihat mewah.
"Sayang, berhentilah memotret, lekas makan , kamu belum makan " ucap rangga lembut
"Sebentar sayang, aku ingin membuat teman-temanku iri, sayangnya aku tidak bisa memotret mu.. karena banyak orang yang tau kalau kamu sudah menikah, dan belum lagi kalau followers ku tau, aku akan di cap jelek, padahal sudah jelas sekali kau miliku" jawabnya manja
Rangga hanya tersenyum mendengar jawaban danira tanpa mengatakan apa-apa.
__ADS_1
"Kenapa aku sangat merasa bosan? ada apa denganku" batinnya
Dilain tempat kinan dan dafi malah asik tertawa dengan obrolan receh dan nasi goreng ikan asin yang mereka pesan.