
Kinan sudah berada di kampus, dia duduk malas sambil menyandarkan kepala nya di meja seperti orang yang sangat frustasi.
"Permisi, Nona Kinanti Namira ? " sapa seseorang yang sangat terdengar jelas di telinga kinan
Kinan menanggahkan kepalanya yang nampak sangat berat saat itu, dengan rambut yang di cepol asal nampak berantakan dan wajah yang terlihat bodoh dan bingung. "ya, itu aku, kamu siapa? tanyanya bingung.
"Perkenalkan saya sandy, ada sesorang yang ingin menemui nona, harap nona bisa ikut dengan saya"
"Siapa yang ingin menemuiku? bilang padanya saat ini aku sedang merasa frustasi, lain kali saja" ucapnya datar lalu kembali menyandarkan kepala nya diatas meja.
"Maaf nona, namun ini sangat penting" ucapnya sambil memngangguk memberikan kode pada dua pria ber jas rapi untuk meyeret kinanti keluar dan memasukan kinanti kedalam mobil.
Kinan merasa sangat kaget dan mencoba berontak "Apa yang kalian lakukan ? kalian siapa ? aku tidak memiliki hutang pada siapapun, kenapa kalian melakukan hal ini padaku !! teriak nya kesal
sandy memberika kode untuk kedua bodyguard melepaskan pegangan nya dan mereka pun melepaskan nya.
sendy tersenyum kecil karena ia merasa lucu dengan fikira kinan yang menyangka mereka penagih hutang.
"Kita sudah sampai, silahkan nona" ucapnya ramah sambil mempersilahkan kinan keluar,
mereka turun di sebuah restoran mewah yang telah mereka resevasi.
Kepala kinan dipenuhi rasa curiga dan bingung, namun kaki nya terus melangkah mengikuti sandy, sampailah didalam privat room, kinan memegang lengan sandy "Pak, tolong jangan jual saya, tubuh ku tidak bagus, wajahku juga tidak cantik, anda akan rugi karena pembeli itu akan merasa di rugikan. ucap nya dengan nada gemetar dan wajah yang ketakutan
Kali ini sandy benar-benar tidak bisa menahan tawanya, " haha apa yang anda fikirkan nona? kami tidak ada niat menjual anda" ucapnya geli
Kinan nampak lebih bingung mendengar jawaban sandy, "apa mungkin anda salah orang ? tanya nya polos
Tiba-tiba terdengar suara seseorang yang memecah kebingunan kinan.
"Dijual murah pun tidak akan ada yang mau membelimu" ucapnya Pedas
Kinan berbalik mencari sumber suara, sandy dan kedua bodyguard yang ada disitu langsung menunduk hormat begitu rangga masuk.
"Mas rangga ? gumamnya
"Kau mengenalku? tanya nya sambil duduk di kursi yang sudah di tarikan oleh sandy.
"Kau pacar mba danira, bagaimana mungkin aku tidak mengenalimu" ucapnya polos
"Baguslah kalau kau mengenaliku, aku tidak usah repot memperkenalkan diri" ucapnya sinis
"Tidak usah memperkenalkan diri, karna aku pun tidak perduli" ucapnya kesal
"Kau !!! ucap rangga kesal sambil menunjuk kearah kinan tapi akhirnya rangga menahan diri lalu kembali duduk.
"Duduklah" ucapnya sinis
__ADS_1
Dengan ragu kinan pun duduk di hadapan rangga, jarak mereka cukup jauh namun wajah menyebalkan rangga sangat bisa terlihat jelas oleh kinan.
Rangga menjentikan jarinya kearah sandy, dan sandy nampak nya sudah sangat faham dengan perintah dari rangga.
sandy berjalan dan menunjukan sebuah berkas kearah kinan.
"Apa ini ? tanya nya polos
"Itu kontrak, menikah lah dengan ku selama satu tahun, setelah satu tahun aku akan menceraikanmu, dan kamu akan mendapatkan uang dengan jumlah yang sangat besar, dan kau bisa berhenti mengemis pada keluarga pacarku" ucap rangga kasar dan langsung ke point nya
Kinan tersenyum sinis, "mengemis ? aku dan ibu tidak pernah mengemis.
"Sudahlah, jangan banyak bicara, tandatangani saja, jangan coba untuk menolak, aku tau ibumu sedang menjalani pengobatan, aku bisa membantunya juga, dan kau tau sendiri konsekuensi kalau kau menolak pernikahan ini kan ?
/Deg/
"lagi-lagi nasib kembali memoermainkanku" batinnya
"Kenapa kau melamun? cepat tandatangani, jangan berfikir macam-macam ini hanya pernikahan sandiwara. lihat dan pelajari setiap point yang tertulis.
Menuruti semua perintah pihak pertama (kau fikir kau seorang kaisar? batinnya)
Tidak ada kontak fisik (Siapa juga yang ingin melakukan kontak fisik denganmu? melihat wajahmu saja aku sudah cukup muak)
Tidak banyak bertanya (kau fikir aku bodoh? untuk apa aku banyak bertanya pada manusia setengah monster sepertimu)
Tidak saling mencampuri urusan pribadi masing-masing. (aku sangat suka dengan point ini, aku juga tidak tertarik dengan kehidupanmu)
Hanya bersikap sebagai suami istri dihadapan keluarga besar dan rekan bisnis. di luar itu bersikap lah seperti tidak saling mengenal. ( baguslah, aku sangat setuju)
Setelah bercerai pihak pertama akan memberika uang sebesar 2 Milyar pada pihak kedua, dengan syarat pihak kedua tidak boleh muncul lagi dalam kehidupan pihak pertama ( 2 milyar ? uang ini bisa dipakai sampai pengobatan ibu selesai, tidak bertemu lagi ini lebih bagus, aku bisa menghilang dan pergi memulai hidup baru bersama ibu)
matanya langsung terbelak melihat nominal yang akan di berikan padanya, melihat expresi kinan, rangga tersenyum sinis "dasar wanita mata duitan" batinnya ."Bagaimana nona ? tanya sandy
Tanpa berfikir panjang kinan langsung menyetujuinya "Baik lah, aku setuju" ucapnya ragu dengan suara begetar
"Tapi ....
"Apalagi ? apa nominal itu masih belum cukup ? tanya rangga kesal.
"Bukan, mas rangga bukan itu maksudku" ucap kinan gugup
"Oia beri point tambahan, jangan panggil aku mas, panggil aku tuan muda" ucap rangga datar
__ADS_1
"Apa yang ingin kau tanyakan ? tanya nya kesal
"Apa aku masih boleh kuliah dan bekerja? tanya nya ragu
"Itu terserah padamu, aku tidak peduli, asal setiap pukul 18.00 sore kau sudah ada di rumah. jawab rangga
kinan tersenyum lega
"Lihat, dia malah tersenyum seperti orang bodoh" bisik nya pada sandy
Rangga hendak pergi, namun kinan lagi-lagi bertanya "tuan muda, apa aku di izinkan punya pacar ? tanya nya polos
Bukan hanya rangga, namun sandy dan yang lainnya ikut kaget mendengar pertanyaan kinan.
"Nona, sebaiknya anda menjaga sikap anda" ucap sandy sopan.
"Kenapa ? aku hanya bertanya" jawabnya
"Dasar bodoh" ucap rangga lalu hendak pergi.
"Baiklah"
"Nona, kami akan pergi, bagaimana apa kau mau menandatangani nya ? tanya sandy.
"Tentu, aku akan menandatanganinya , aku hanya tinggal menurut saja kan, tidak ada kontak pribadi dan aku masih bisa kuliah dan bekerja, apalagi yang harus aku fikirkan? hanya mungkin satu tahun kedepan aku akan menjadi janda? iya kan, tapi ibuku akan segera sehat. itu bukan masalah bagiku. ucapnya. dimana aku harus tanda tangan?
"Disini nona, ucap sandy sambil menunjuk diatas mama kinan dan tersenyum.
"Terimakasih nona,saya pamit dulu" ucap sandy sambil mengangguk
Hmmm tuan, apa aku boleh memakan makanan ini ? tanya nya bodoh
Lagi-lagi sandy tersenyum melihat tingkah polos kinan "habiskan saja nona, bahkan kau bisa membawa nya pulang bila kau mau"
"Tentu saja aku mau" jawab nya dengan semangat, dan kali ini sandy benar-benar pergi.
Didalam mobil rangga.
"Kenapa kau lama sekali ? apa si bodoh itu sudah menandatangani kontraknya ?
"Sudah tuan muda, semuanya sudah aman"
"Baguslah, san apa kau lihat tadi ? penampilannya sangat buruk, sangat jauh dengan penampilan pacarku, apalagi rambutnya, aku baru melihat ada wanita yang sangat berantakan sepertinya, nampak nya ia memang sangat cocok menjadi pengantin pengganti Danira, untuk melihat nya saja aku malas, apalagi menyentuhnya.
"oia apa kau dengar tadi saat ia bicara ? suaranya terdengar sangat gemetar, hahaha dia pasti sangat ketakutan. dia benar benar terlihat bodoh. hahaha ucap rangga seolah mendapatkan mainan baru.
"Kau sebaiknya hati-hati tuan, wajahnya tidak terlalu buruk" ucap sandy
__ADS_1
"Haha jangan bercanda, bahkan bila di berikan secara cuma-cuma pun aku malas mengambilnya" jawaban kasar sudah menjadi ciri khas rangga
Sandy hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar ucapan sang tuan muda.